|
Dari
UI Poskota,
Kamis, Saking
susahnya nyari kerjaan, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa menerima tawaran
untuk bekerja di Kebun Binatang Ragunan. "Apa boleh buat daripada
nganggur, kerja beginian juga bolehlah, yang penting halal!" begitu
tekadnya. Maka
sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja sebagai "monyet
monyetan". Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng
monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus terusan. Dan harus
jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya
tak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi
pengunjung Kebon Binatang Ragunan membludak lantaran mau ngeliat si
monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit tetapi juga cerdas, Wong
ITB kok... Sayang
sekali yang namanya sial itu sulit dielakkan ... dan akhirnya bisa datang juga.
Sedang enak enaknya jempalitan, tiba tiba: gedebuk... Byurrrrrrrrr... Sang
monyet terjatuh ke dalam kandang buaya. "Waduh,
mati aku!" pikiran sebelon dimangsa oleh buaya-buaya ganas itu. Tapi
ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit,,,,,, dari dalam terdengar
suara berbisik: jangan takut mas..... kami dari UI" http://www.poskota.co.id/poskota/ketawaah_contents.asp?id=75&page=&file=selingan_index |
