Lamun kaayaan nagri anu cenah adiluhung teh, jiga kieu
terus, kasus 'brain runing' jiga kieu teh bakal terus
nambahan. Loba anu sakola ka luar emung balik ka
lembur. Loba ahli anu kapaksa ngincid ka luar. Conto
na wae, pan tukang nyieun papatong teh, IPTN tea, teu
saeutik para ahlina. Ayeuna tatangga keur ngamimitian
ngembangkeun panalungtikan kunanon papatong bet bisa
hiber, ari hileud bet kakarayapan. Eta anu nalungtik
paripolah papatong di tatangga teh, teu saeutik nu
asalna di nagri adiluhung tea.
MH
--- Budhi Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aya babaturan anu pindah ka UTM di Malaysia, karek
> sataun geus bisa assosiate profesor, da memang ti
> baheulana oge geus loba hasil
> pananglutikanna ... basa di ieu nagreg mah geus opat
> kali usulan kenaikan
> pangkatna ditolak, pedah teu sapaogodos jeung tim
> penilai ...
>
> wallahualam ..
>
> wassalam,
> BS
> oritate permai
>
>
> ----- Original Message -----
> From: MANG N'JUH
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, June 10, 2004 11:06 AM
> Subject: [UrangSunda] (OOT) Nelson Tansu, Profesor
> Termuda asal Indonesia
> di Lehigh University, AS
>
>
> Nelson Tansu, Profesor Termuda asal
> Indonesia di Lehigh University,
> AS
>
> Jago Seminar di Mancanegara, tapi Dikira
> Mahasiswa S-1
> Banyak orang di berbagai penjuru dunia yang
> berusaha menggapai mimpi
> Amerika. Salah seorang yang berhasil
> merengkuhnya adalah warga
> negara
> Indonesia. Dia bernama Nelson Tansu. Di AS,
> dia termasuk ilmuwan
> ternama
>
> dengan tiga hak paten di tangannya.
>
> RAMADHAN POHAN, Washington DC
>
> NAMA lengkapnya adalah Prof Nelson Tansu
> PhD. Setahun lalu, ketika
> baru
> berusia 25 tahun, dia diangkat menjadi guru
> besar (profesor) di
> Lehigh
> University, Bethlehem, Pennsylvania 18015,
> USA. Usia yang tergolong
> sangat belia dengan statusnya tersebut.
>
> Kini, ketika usianya menginjak 26 tahun,
> Nelson tercatat sebagai
> profesor termuda di universitas bergengsi
> wilayah East Coast, Negeri
> Paman Sam, itu. Sebagai dosen muda, para
> mahasiswa dan bimbingannya
> justru rata-rata sudah berumur. Sebab, dia
> mengajar tingkat master
> (S-2), doktor (S-3), bahkan post doctoral.
>
> Kemampuan dan penguasaan ilmu yang tinggi
> memang sering bisa sangat
> berperan mengangkat prestasi serta prestise
> bangsa dan suatu negeri.
> Sebab, ilmu merupakan salah satu instrumen
> eksplorasi perabadan dan
> kebudayaan. Sehingga, dengan itu, suatu
> bangsa dan negeri akan cepat
> menggapai kemajuan sosial.
>
> Karena itu, negeri-negeri tempat ilmuwan
> besar dilahirkan dan selama
> hidupnya mengabdikan ilmunya untuk orang
> banyak serta kemajuan
> sosial
> sering identik dengan negeri-negeri industri
> maju.
>
> Misalnya, AS, Prancis, Inggris, dan Jepang
> identik dengan negara
> iptek
> karena banyak melahirkan ilmuwan besar yang
> semasa hidupnya
> mengabdikan
> ilmunya untuk kemajuan negerinya.
>
> Seharusnya, Nelson dengan ilmunya juga
> memberikan kontribusi bagi
> kemajuan bangsanya. Tetapi, karena negeri
> ini tidak kondusif bagi
> pengembangan iptek, orang-orang muda seperti
> Nelson harus hijrah
> atau
> menetap di negeri orang. Tinggal di AS.
> Negeri yang memberikan lahan
> subur bagi pengembangan ilmunya.
>
> Seharusnya pula, dengan prestasi Nelson
> secemerlang itu, banyak
> perguruan tinggi besar di sini yang mau
> memanggil dirinya untuk
> pulang
> kampung. Lalu, dia diberi lahan garapan agar
> ilmu yang dimilikinya
> segera bisa bermanfaat bagi bangsa serta
> anak-anak negeri yang masih
> ketinggalan jauh.
>
> Tetapi, perguruan tinggi mana yang sanggup
> memulangkan Nelson?
> Selain
> tidak memiliki sarana yang memadai untuk
> memberikan tempat bagi dia,
> lembaga tersebut tidak mampu memberikan
> isentif yang setara dengan
> kemampuannya.
>
> Persoalannya ada pada perspektif itu. Di
> satu pihak, ternyata bangsa
> ini
> bisa melahirkan anak-anaknya yang berotak
> cemerlang. Namun, di pihak
> lain, karena kemiskinan dan keterbelakangan
> yang masih luas, ketika
> anak-anak yang cemerlang tersebut lahir,
> mereka tak betah bertahan
> di
> negerinya. Karena itu, yang bisa diperbuat
> adalah menumpang prestasi
> cemerlang si anak bangsa.
>
>
>
__________________________________
Do you Yahoo!?
Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger.
http://messenger.yahoo.com/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/