PELUANG KI SUNDA JADI PRESIDEN RI.
Oleh
H.Rachmat M.A.S
Tampaknya wacana tentang kemungkinan urang Sunda men-jadi presiden RI belum selesai.
Kalau pembicaraan itu bukan tentang presiden periode 2004-2009, melainkan untuk
periode-periode yang akan datang mari kita lanjutkan, mumpung masih banyak waktu.Dan
itu akan sangat bermanfaat sepanjang pembicaraan itu menjadi bagian dari ihtiar
mewujudkannya.
Tatkala Ali Sadikin yang orang Sumedang merubah wajah DKI Jakarta dengan gebrakannya
yang spektakuler, pasti dimulai dengan keluarganya sendiri, kemudian keluarga besar,
disusul dengan orang Sumedang tempat ia berasal dan terakhir semua urang Sunda merasa
bangga karena salah seorang dari padanya berhasil membuat prestasi yang mengagumkan di
pentas nasional. Ali Sadikin berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan Ibu Kota
Negara, paling sedikit secara fisik. Contoh lain, ketika Habibi menjadi presiden RI
ke-3, walau harus turun dengan tragis.Bukan hanya keluarganya sendiri, atau orang
Gorontalo, dan bukan pula hanya orang Sulawesi, bahkan rakyat Indonesia yang bermukim
di Indonesia Bagian Timur pun ikut merasa bangga
Kalau seorang atlit menjadi juara dunia, bangsanya pasti akan bangga.Kalau ada
seseorang diangkat mejadi- katakanlah Sekjen PBB- bangsanya pasti akan merasa bangga
juga.Kalau ada seorang Sunda menjadi presiden RI kebanggaan orang Sunda juga akan
seperti itu. Kebanggaan demikian itu milik semua bangsa. Karena itu, bukanlah suatu
dosa kalau orang Sunda� kalau tidak boleh dikatakan merindukan atau memimpikan �
mendambakan salah seorang dari suku Sunda suatu ketika menjadi Presiden RI. Namun,
bagaimana pun juga, pasti yang dimaksud seorang Presiden RI urang Sunda yang berhasil,
bukan yang mengecewakan, apalagi ngerakeun. Na�udzubil-lahi min dzalik ! Urang Sunda
akan merasa bangga dan berkeinginan kuat untuk melihat seorang Presiden RI dari suku
Sunda yang berhasil memberikan kesejahteraan, keamanan dan kedamaian lahir-batin
kepada seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, sekurang-kurangnya yang
berhasil meletakkan dasar-dasar fundamental ke arah itu. Orang Sunda yang
ketika naik tahta, bukan orang yang bermasalah, dan ketika turun tidak meninggalkan
masalah, apalagi masalah-masalah besar yang sangat kronis yang akan menjadi beban
generasi-generasi berikut-nya. Presiden dari suku Sunda yang dicatat dalam sejarah
nasional dengan tinta emas sebagai salah satu presiden RI yang meninggalkan karya
besar dan penting dalam membangun Indonesia Jaya.
Kalau presiden yang pikareueuseun seperti itu yang menjadi dambaan, maka kehadirannya
akan sangat tergantung sekurang-kurangnya kepada bagaimana jawab Ki Sunda kepada
tiga pertanyaan ini. Pertama, hak siapakah jabatan. Presiden RI? Kedua, apa kriteria
mutlak yang harus dimiliki setiap Presiden RI pada setiap periode? Dan ketiga, apa
yang harus dilakukan Ki Sunda untuk mendapatkan kursi itu?
Saya berpendapat, jawabannya begini :
Pertama.
NKRI ini meliputi wilayah kurang lebih 17.000 pulau dengan penduduk lebih dari 200
juta, terdiri dari berbagai etnis dengan segala persamaan dan perbedaan kebudayaannya.
UUDnya memberikan hak kepada setap warga RI untuk menjadi presidennya melalui
cara-cara sesuai kesepakatan seluruh rakyat. Tetapi yang akan dipilih hanya
seorang, yaitu putera bangsa terbaik yang bisa menggerakkan rakyat bekerja
bersama-sama menuju ke arah kesejahteraan, keamanan dan kedamaian lahir batin rakyat
Indonesia di seluruh peloksok negeri. Jabatan itu, bukan hak sukubangsa yang mana
pun,bahkan bukan pula milik sukubangsa yang mengklaim terbesar , melainkan hak setiap
individu warga Indonesia, apa pun sukubangsa dan agamanya. Dan jabatan itu harus
diperjuangkan oleh setiap yang berminat dengan bersaing adu prestasi individual.
Individu itu akan memperoleh peluang yang besar sekali bila selain kepercayaan
sukubangsa lain juga mendapat dorongan dan dukungan dari sukubangsanya sendiri.
Logikanya, putera bangsa terbaik itu peluang terbesarnya akan datang dari propinsi
yang paling signifikan peranannya dalam menegakkan kejayaan NKRI.
Jabatan RI 1 bukan untuk dipegilirkan di antara sukubangsa. Bayangkan, kalau setiap
sukubangssa mendapat giliran satu periode saja, berdasarkan jumlah propinsi di NKRI.
masing-masing akan mendapatkannya lebih dari seabad sekali. Keburukannya lebih banyak
dari kebaikannya.Tidak ada jaminan mendapatkan putera bangsa terbaik dan bisa
menghilangkan kesabaran menanti dan bisa berakhir dengan risiko terbesar,yaitu
terhapusnya NKRI dari peta dunia.
Kedua.
Untuk menjawab pertanyaan kedua , saya harus bertolak-karena titik tolak itu
merupakan sumber dari segala nalar- dari dua acuan yang kita tidak boleh dan tidak
bisa terlepas daripada-nya.Sungguh sangat celaka kalau kita melepaskan diri
dari-padanya.Bisa menghancurkan segala-galanya.
Acuan kesatu, mau tidak mau kita harus mengakui bahwa segala sesuatu dalam dunia ini
dengan semua isinya adalah diciptakan dan berada dalam genggaman kekuasaan
Tuhan.Tidak satu pun yang terkecuali, bahkan yang terkecil sekali pun.Oleh karena itu
setiap persoalan yang timbul di hadapan setiap individu, setiap keluarga, setiap
sukubangsa atau bangsa, dan umat manusia harus diselesaikan , dan hanya bisa
diselesaikan dengan baik dengan cara-cara yang sejalan dengan ketentuan Tuhan.Dan
cara-cara ini hanya bisa ditemukan dan dijalankan oleh mereka yang percaya kepada
Tuhan. Tidak bisa tidak, itu pasti! Hal ini sangat perlu ditekankan, karena sekali pun
kita semua mengaku beragama, tetapi tidak sedikit yang merasa dirinya rasional berkata
: � Jangan bawa-bawa Tuhan.Sebaiknya kita selesaikan secara rasional dengan ilmu dan
kemampuan kita sendiri.�Padahal sikap begitu adalah irasionalitas paling awal dan
paling besar.
Acuan kedua, para pendiri NKRI menyadari hal ini.Itulah sebabnya, NKRI didirikan di
atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu berarti bahwa semua persoalan negara dan
kehidupan bernegara harus didasarkan kepada ketentuan Tuhan.Berarti juga, bahwa NKRI,
kalau mau berjaya harus dipimpin oleh seorang Presiden dan para pembantunya yang
memiliki kriteria-kriteria yang bersumber dari dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Dari
pemikiran itu muncul tiga kriteria mutlak dan abadi yang harus dimiliki setiap RI 1
untuk setiap periode.Ketiga kriteria itu adalah : memiliki kepercayaan dan ketaatan
yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa, mampu menetapkan tujuan yang sejalan dengan
kehendak Tuhan dan akhirnya mampu menggerakkan sekaligus memimpin rakyat mengejar
tujuan itu dengan cara-cara yang juga tidak menyimpang dari ketentuan Tuhan. Setelah
ini barulah ditetapkan kriteria lainnya yang diperlukan pada setiap periode.
Umpamanya, untuk saat ini diperlukan seorang presiden yang selain memiliki tiga
kriteria mutlak tadi perlu memiliki kriteria-kriteria lain, yaitu mampu melepaskan
Indonesia dari keterpurukan.
Ketiga.
Walau bukan negara serikat kekuatan NKRI berada dalam kuatan setiap propinsi (
sukubangsa). Kekuatan itu tercipta dari adanya kejujuran dan kesantunan berpolitik,
keadilan sosisal, kemakmuran ekonomi, dan kekokohan budaya masing-masing. Propinsi
yang paling kuat, akan memberikan saham paling besar dalam membangun NKRI yang jaya,
dan karena itu pula menjadi propinsi yang paling berpeluang untuk memegang peranan
menentukan dalam NKRI.
Propinsi Jawa Barat yang bagian terbesar penghuninya suku-bangsa Sunda memiliki
peluang dan modal yang sangat besar - untuk tidak mengatakan paling besar � untuk
menduduki tempat itu. Sebabnya, karena memiliki kekayaan alam yang sangat besar,
memiliki SDM secara kwantitas dan kwalitas yang sangat memadai, terletak secara
geografis paling dekat ke Pusat Pemerintahan. Dengan ketiga faktor dominan itu, yang
tidak dimiliki propinsi lainnya secara lengkap, ditambah lagi dengan tekad kuat
menjadikan Jabar propinsi terkuat du tahun 2010, maka Tatar Sunda bisa memainkan
peranan yang menentukan dalam percaturan kehidupan berbangsa dan bernegara di
Indonesia.Karena itu, yang harus dilakukan oleh Ki Sunda adalah membuat Prop. Jabar �
idealnya digerakkan dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jabar,didukung �raja kecil� di
semua Daerah Tingkat II-menjadi kuat, dalam arti ada kejujuran dan kesantunan
berpolitik, ada keadilan sosial, ada ke-makmuran ekonomis dan ada ketangguhan budaya
Sunda.Kalau posisi ini berhasil diraih, pasti berkat adanya pemimpin Ki Sunda yang
memiliki tiga kriteria mutlak tadi, dan kalau raihan itu konsekwen dipertahankan,
maka Jabar Insya Allah akan senantiasa memiliki peluang sangat besar untuk setiap
periode �memperla-gakan � putera-putera terbaiknya bertarung merebut kursi RI 1.
Jadi, target perjuangan Ki Sunda harus dibalik. Jadikan dahulu Tatar Sunda menjadi
propinsi yang sejahtera lahir dan batin. Dari masyarakat yang demikian akan
bermunculan putera-putera daerah yang tangguh untuk dipersaingkan merebut posisi
putera bangsa terbaik untuk menjadi RI 1. Itu yang harus didahulukan. Bukan berjuang
dahulu mendapatkan kursi RI 1, karena itu terlalu sempit. Dengan berbagai taktik
politik licik atau siasat tidak sehat bukan mustahil kursi itu mudah dibeli.
Hasilnya, pertama tidak memberikan jaminan Jabar akan menjadi sejahtera lahir dan
batin. Hal ini akan mengecewakan Ki Sunda.Atau,sebagai Presiden, karena saking ingin
memuaskan Ki Sunda, memberikan bagian terbesar perhatiannya kepada Tatar Sunda.Ini
tak ada bedanya dengan seorang penguasa yang dengan kekuasaan dan fasilitas yang ada
padanya, memperkaya diri serndiri, keluarga dan golongannya sendiri. Ki Sunda harus
bisa mempersembahkan presiden yang berfikir dan bekerja untuk kejayaan seluruh
Indonesia,
karena dengan begitu, Tatar Sunda pun pasti terbawa jaya. Bukan yang berfikir dan
bekerja hanya untuk kejayaan sukubangsa dan daerah asalnya sendiri karena dengan
begitu NKRI tidak akan pernah bisa berjaya dan sukubangsa dan daerah lain akan
dirugikan. Presiden begitu adalah presiden yang korup dan tidak adil dan akan sangat
memalukan bangsanya sendiri di pentas dunia.
Prung ah!
Penulis, seorang Sunda pituin, tamatan SMA-Bag.B ( I.Pasti)
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/