upama nitenan pesen tersirat dina eta wacana, kalintang saena eta artikel teh. kangge papadang ati, rehna mangsa ka hareup tong boro sajam-duajam, dalah memenitan teu tiasa diduga tianggalna.
mung aya sakedik catetan, anu ceuk kuring mah rada 'paradox'. geura tinggal, dina eta wacana aya tilu pihak anu cumarita, dialog, antara 'aku', 'jasad', sareng 'benda' anu ilang dibawa ku jirim make jubah bodas. perkara 'jasad' kahartos anu nangkarak baeud handapeun sofa. 'benda' anu ilang dibawa ku numake jubah bodas, meureun maksudna 'roh' tea. tapi palebah 'aku', saha atuh 'aku' teh? naha kembaranana roh kitu? wallahu a'lam. salam, mh --- kang_boim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Haturan baraya sadaya...ieu sim abdi kenging noong > ti milis tatangga, > mudah-mudahan aya hikmahsareng manfaatna. > Mung punten teu sempet di sundakeun (tarjamaahkeun), > mangga wilujeng > maca....!!! > > Cag...ah, > > BM'69 > > Message: 9 > Date: Tue, 24 Aug 2004 18:24:36 -0700 (PDT) > From: smith cholle <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: BILA MAUT MENJEMPUT `Bahan renungan' > > Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi > kita. kita > seolah > lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan > kedatangannya. > sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan. > > Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita??? > > "KISAH YANG MUNGKIN NYATA" > > Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba > dirumah langsung duduk > bersantai sambil melepas penat.sepertinya saya > sangat enggan untuk > membersihkan diri dan langsung sholat sementara > anak2 & istri sedang > berkumpul diruang tengah. > > Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya > angin dingin > sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya. selang > beberapa lama > seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih > dengan tongkat > ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku. > > Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 > itu. > Sebelum sempat bertanya.....siapa dia...tiba2 saya > merasa dada saya > sesak... sulit untuk bernafas.... namun saya > berusaha untuk tetap > menghirup udara..sebisanya...... > Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang > berjalan pelan2 dari > dadaku......terus berjalan......kekerongkonganku.... > > sakittttttttt........sakit........rasanya. > > keluar airmataku menahan rasa sakitnya,.... oh tuhan > ada apa dengan > diriku...dalam kondisi yang masih sulit bernafas > tadi, benda tadi > terus memaksa untuk keluar dari > tubuhku...kkhh.........khhhh..... > kerongkonganku berbunyi. seolah tak mampu menahan > benda tadi..badanku > gemetar... peluh keringat mengucur deras....mataku > terbelalak.....air > mataku seolah tak berhenti....tangan & kakiku > kejang2 sedetik setelah > benda itu meninggalkan aku. > > Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius > itu pergi berlalu > begitu saja hilang dari pandangan. > Namun setelah itu aku merasa aku jauh lebih ringan, > sehat, segar, > cerah... tidak seperti biasanya. > > Aku herann... istri & anak2 ku yang sedari tadi ada > di ruang > tengah,,,,tiba2 terkejut berhamburan kearahku.. > Disitu aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku > ada tepat di > bawah sofa yang kududuki tadi . badannya dingin > kulitnya membiru. > siapa dia????????........ > > mengapa anak2 & istriku memeluknya sambil > menangis... > mereka menjerit...histeris ...terlebih istriku > seolah tak mau > melepaskan orang yang terbujur tadi siapa > dia.............???? > > Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya > dibalikkan.....dia...dia... > dia mirip dengan aku....ada apa ini Tuhan...???????? > > Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak > mampu..... > ku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa ...Aku > coba jelaskan > kalau itu bukan aku. Aku coba jelaskan kalau aku ada > disini.. > Aku mulai berteriak.....tapi mereka seolah tak > mendengarkan > aku.........seolah mereka tak melihatku... > > Dan mereka terus-menerus menangis....aku sadar..aku > sadar...bahwa > orang misterius tadi telah membawa roh ku.. Aku > telah mati...aku > telah mati. > > Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku > menangis.......... > berteriak......aku tak kuat melihat mereka menangisi > mayatku. > Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang > kulakukan untuk > > membahagiakan mereka.Belum banyak yang bisa > kulakukan untuk > membimbing mereka. > Tapi waktuku telah habis.......masaku telah > terlewati........aku > sudah tutup usia pada saat aku terduduk di sofa > setelah lelah > seharian bekerja. > > Sungguh bila aku tau aku akan mati, aku akan membagi > waktu kapan > harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll. > > Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati > dalam keadaan belum > siap. > Oh....Tuhan, Jika kau ijinkan keadaanku masih hidup > masih bisa > membaca E-mail ini. sungguh aku amat sangat bahagia. > > Karena aku masih mempunyai waktu untuk bersimpuh, > mengakui segala > dosa & berjanji bila maut menjemputku kelak. aku > telah berada pada > keadaan yang siap. > > Saudara2ku marilah kita saling mengingatkan dengan > saudara2 ataupun > sahabat kita dengan menyebarkan E-mail ini. > > Wassalam > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

