-----Original Message-----
From: Kang Oeyanz [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, February 23, 2005 6:30 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [kota-bogor] Fwd: TIKET PESAWAT SURABAYA-BANDUNG



Tiket Pesawat Surabaya - Bandung

"Tiket pesawat Surabaya - Bandung Rp. 600 ribu, Kalo Surabaya-Jakarta
Cuma Rp. 160 ribu......apa engga bingung tuch......matematika siapa
yang salah.... " quote Juddy Ang

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan harga-harga tiket tersebut.
Walaupun secara matematika saya tidak tahu pasti karena terus terang
saya jeblok di mata pelajaran ini, tapi perlu diketahui bahwa ada
beberapa pertimbangan yang diambil oleh airline operator dalam
menentukan 'airfare' yang berlaku, misalnya :

KONDISI GEOGRAFIS.
Sesuai data yang ada, Bandara Juanda (WRSJ-SUB) terletak pada
elevasi/ketinggian 3 meter diatas permukaan laut (MSL), Bandara
Soekarno-Hatta (WIII-CKG) di ketinggian 10 meter, sedangkan Lanud
Husein Sastranegara terletak di ketinggian 740m. Jadi jelas bahwa
jalur dari Surabaya ke Bandung itu lebih 'nanjak dan tentu saja
membutuhkan lebih banyak bahan bakar dibandingkan jalur Surabaya -
Jakarta yang relatif datar sehingga lebih 'ngirit' bahan bakar.

JARAK.
Tarif pesawat dihitung dari besaran 'average fare per mile' yang
berbanding lurus terhadap jarak; semakin jauh semakin mahal. Maka
tarif tiket Surabaya-Jakarta tentu jauh lebih murah karena jaraknya
yang saling berdekatan dengan pantai dibandingkan Bandung yang
jaraknya relatif jauh dari pantai.

PROFIL PENUMPANG.
Berdasarkan survey terhadap penumpang pesawat dari Surabaya, mereka
yang berangkat dengan tujuan ke Jakarta adalah dalam rangka 'Bisnis'
(baca: cari duit), sedangkan mereka yang berangkat ke Bandung
sebagian
besar dalam rangka 'Shopping' (baca:buang duit) seiring makin
menjamurnya Factory Outlet di kota kembang tersebut. Maka diadakanlah
program tarif bersubsidi silang untuk meringankan ongkos penumpang
yang sedang kesusahan cari duit.

OPERATIONAL COST.
Biaya pelayanan penumpang tujuan Bandung biasanya lebih mahal, karena
mereka menuntut nasi timbel panas, sayur lalaban segar, gurame
goreng,
pete bakar, sambal cobek terasi dan es kelapa muda lengkap dengan
batoknya. Hal ini tentu menimbulkan biaya tambahan karena
mempersiapkan dan memasak hidangan ini di pesawat tentu lebih sulit
dibandingkan katering siap-saji biasa yang cukup dihangatkan dalam
microwave.

LOAD FACTOR.
Kapasitas angkut penumpang terpaksa dikurangi hingga 30-40% agar
dapat
memuat set cobek sambal, kelapa dewegan, panggangan ikan, kobokan
tangan dll tanpa melebihi batas Maximum Take-Off Weight. Passanger
seat pun terpaksa dicabut karena penumpang lebih memilih duduk
lesehan
di tikar, "Ameh sarasa di saung" kata mereka.

NAVIGASI.
Dibandingkan Jakarta, papan penunjuk arah jalan di kota Bandung
sering
tidak jelas dan membingungkan. Sering terjadi pilot salah belok dan
kemudian terjebak jalan satu arah yang ternyata dipadati oleh angkot.
Apalagi kemacetan yang terjadi setiap akhir pekan, menuntut pilot
bekerja extra untuk menahan pedal kopling lebih lama. Oleh karena itu
jangan heran bila banyak pilot yang tidak mau menggunakan argometer
dan lebih memilih sistem borongan.

SUKU CADANG.
Faktor ketersediaan suku cadang turut berpengaruh terhadap besaran
tarif. Bila pesawat mengalami kerusakan di Jakarta, terdapat
alternatif pasar suku cadang dengan harga miring di Asem Reges,
sebaliknya di Bandung besar kemungkinan justru suku cadang dan
komponen pesawat itu yang dipreteli untuk mengisi stok onderdil di
pasar Sumur Bandung. Jadi mungkin saja pesawat B737 yang terbang ke
Bandung pulangnya berubah wujud menjadi Gantole.

FLIGHT CREW.
Prosedur standar penerbangan di Indonesia biasanya menerapkan 2-man
cockpit crew. Tapi untuk penerbangan ke Bandung diperlukan crew
tambahan selain Captain dan First Officer, yaitu Translator. Hal ini
diperlukan untuk mengatasi kendala bahasa yang mungkin terjadi ...

PILOT : "Bandung Tower, selamat siang ... Japati 601 with Bravo,
inbound for landing"
TOWER : "Japati 601 ... rek naon maneh ka dieu?"
PILOT : "Bandung Tower, Japati 601 request permission to land ..."
TOWER : "Gelo ... Teu bisa! Ayeuna Persib keur tanding euy ...."
TRANSLATOR :  "Sok siah ... lamun teu di bere lending, urang baledog
ti luhur ..."
TOWER : "Anjrit ...nya sok atuh lah ... klir to len, mangga Japati
601
......"
PILOT : "Affirmative ... Japati 601 cleared to land, Roger ..."
TOWER : "Rojer nu mana deui ... ngaran aing mah Asep ... Asep Surasep
ti Babakan tea ..."

--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005


Milis kota-bogor ... media interaktif untuk 'orang Bogor' dan yang pernah 
tinggal di Bogor.

Jika ingin keluar dari milis ini, harap kirim e-mail kosong ke : [EMAIL 
PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links



 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

<<winmail.dat>>

Kirim email ke