Sapagodos sareng Bah Willy.
Kajadian Mei mah teu kedah dialing2 mun leres kitu kanyataanana. Abdi satuju sadaya palakuna dicandak ka pangadilan tur dihukum. Ngarah jelas, kapok jeung masalah ieu teu dilebarkeun kamamana dipake tudah-tuduh teu pararuguh.
Mung aya sakedik kabingung abdi ku seratan Ariel Heryanto teh, terutama di tilu paragraf terakhir. Ningali kalimat2 anjeuna, aya kesan kajadian Mei dipake pikeun ngritik usaha sabagean masarakat nu gaduh nilai konservatif (anti Inul etc)? Janten kerung: naon hubunganana? Sabab upami logika ieu konsisten, ieu artina anjeuna yakin yen mun Inul/ciuman di muka umum dibebaskeun jrrd, kajadian siga Mei 1998 leutik kamungkinana kaalaman deui! Naha leres kitu? hmmmmm .....
Baktos
y
*********************
Lupa secara nasional pada peristiwa Mei 1998 memungkinkan kita mabuk pada kebanggaan luhurnya moralitas dan adat istiadat kita sebagai bangsa. Kita bangga karena para penegak hukum berhasil menangkap sebagian besar peledak bom yang dituduh "teroris". Dan pendekar hukum mulai meringkus kaum koruptor besar.
Bermodal kepercayaan pada tingginya moralitas bangsa, ada yang marah ketika Inul berdangdut karena dianggap tidak sesuai dengan sopan santun bangsa. Perkosaan sebagai tontonan massal di pusat Ibu Kota boleh diabaikan atau dilupakan, tapi tidak ada maaf untuk sebuah film nasional yang menampilkan remaja berciuman!
Sedahsyat apa pun kekejaman Mei 1998, peristiwa itu mungkin tidak
punya tempat di pikiran para tokoh penegak hukum yang sibuk mengesahkan pasal pidana bagi kekasih yang berciuman di muka publik. Menurut salah seorang perumus pembaruan KUHP: perilaku itu merupakan sebuah kejahatan. Mengapa? Karena itu tidak sesuai dengan adat dan
kesopanan kita sebagai bangsa Timur.
Setengah tiang.
Bermodal kepercayaan pada tingginya moralitas bangsa, ada yang marah ketika Inul berdangdut karena dianggap tidak sesuai dengan sopan santun bangsa. Perkosaan sebagai tontonan massal di pusat Ibu Kota boleh diabaikan atau dilupakan, tapi tidak ada maaf untuk sebuah film nasional yang menampilkan remaja berciuman!
Sedahsyat apa pun kekejaman Mei 1998, peristiwa itu mungkin tidak
punya tempat di pikiran para tokoh penegak hukum yang sibuk mengesahkan pasal pidana bagi kekasih yang berciuman di muka publik. Menurut salah seorang perumus pembaruan KUHP: perilaku itu merupakan sebuah kejahatan. Mengapa? Karena itu tidak sesuai dengan adat dan
kesopanan kita sebagai bangsa Timur.
Setengah tiang.
--------
Yudi,
engkau hanyalah kumpulan dari hari-hari yang terhitung, bila berlalu satu hari, hilanglah pula sebagian darimu [Hasan al Bashri]
Discover Yahoo!
Get on-the-go sports scores, stock quotes, news & more. Check it out!
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

