Memang leres, ceuk istilah umumna, istilah naon nya namina, istilah gaulna we nya...Pameget mah masihan perlindungan pami ceuk bahasa gaulna mah cinta. Pameget memberikan cinta untuk mendapatkan seks, tapi samulihna wanita memberikan seks untuk mendapatkan cinta (punten teu disundakeun). Mung sapertos nu di dugikeun dihandap dorongan ieu mah leuwih kana naluri. Tapi hubungan suami istri mah sanes ngan saukur penyaluran nafsu/gairah wae, tapi hubungan anu sakral, mangrupi ekspresi perasaan duriat sareng kanyaah dua jalmi, mangrupi komunikasi unik cenah, anu ngan saukur tiasa dialaman ku dua jalmi (deuh kumaha rasana nya.....he he he)
Mung dihandap dicarioskeun dina hubungan intim, istri langkung enggal ( lebih cepat) ngalaman kapuasanna. Naha ieu teh sanes tibalik? Anu sakaterang abdi mah justru pameget. Mung pami istri anu langkung lami ngalaman kapuasan, eta mah sigana leres. Henteu dina teori umum, dina agama islam ge sami. Dina hadis disebatkeun kieu "Wanita memiliki kelebihan kenikmatan sebanyak sembilan puluh sembilan bagian atas laki2, tetapi Allah SWT menanamkan rasa malu pada kaum wanita"
Janten ku Alloh ditutupan rasa kaera, kaisin sahingga hal ieu henteu katingal.
Agama islam nyaeta agama anu ngatur kahirupan manusa ti sagala aspekna sahingga masalah hubungan suami istri ge diatur ku islam ku cara anu leres.
"Apabila seseorang diantara kalian menggauli istrinya, maka janganlah ia menjauh sebelum ia menunaikan hajatnya, sebagaimana ia pun suka menunaikan hajatnya"
Hartosna pami saurang ngalakukeun hubungan intim sareng istrina ulah muncul rasa egois, nyaeta mung ukur meunang kapuasan sorangan, tapi puaskeun oge istrina sabab istri oge hoyong kapuasan anu sami sareng manehna (pamegetna). Malihan dina hadis anu sanesna deui mah disebatkeun hal ieu teh mangrupa sedekah.
Sabda Rasulullah "Di dalam kemaluan salah seorang diantara kalian terdapat sedekah"
Sahabat Nabi pernah naros kieu "Wahai Rosul apakah salah seorang diantara kami bila menunaikan nafsu syahwatnya mendapat sedekah? Rasul ngajawab kieu "Ya benar, bagaimana pendapatmu apabila hal itu diletakan kepada hal yg diharamkan,apakah ia mendapa dosa?" teras maranehna ngajawab ku kasadaran "Ya, memang benar"
Hadis ieu nganjurkeun ka urang supaya dina hubungan suami istri (hususna menggauli istri) ku cara anu leres. Sami oge dijelaskeun dina hadis sejenna nyaeta Rosul ngalarang seseorang ngalakukeun hubungan suami istri samemeh panas2an heula (sareng istrina)
Pami ditingal deui hartosna istri mah peryogi proses/tahapan heula anu meryogikeun waktos dina ngalaman kapuasan, henteu siga pameget. Kitu panginten nya. Punten baraya abdi nyarioskeun perkawis anu kieu, sapamendak abdi mah da peryogi oge sanes pendidikan seks teh. Sawios nya da tos arageung ieuh....:P
Sakitu heula pamendak ti abdi, pami aya anu lepat panglereskeun. Mugi aya mangpaatna. Amin.
Baktos,
Neng Iva
oman abdurahman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kenging ti milist tatanga, hapunten henteu disundakeun, pamugi aya manfaatna.manAR
---------- Forwarded message ----------
From: oman abdurahman <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jul 18, 2005 11:49 AM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Melajang, komentar ?
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Filosofis rumah tangga, kata ahli perkawinan, adalah penyatuan dua pihak yang memiliki daya dorong bersatu yang berbeda: "ketegangan" antara yang "fokus pada perlindungan" dan "fokus pada seks" (meskipun, mungkin, dengan maraknya gerakan feminisme, basik alamiah dari dasar dorongan penyatuan ini banyak ditolak). Lelaki, katanya, mengiming-imingkan perlindungan untuk lawan jenisnya guna memperoleh seks, sebaliknya, perempuan, menawarkana kemampuannya dalam memenuhi aspirasi lelaki itu guna memperoleh perlindungan. Tentu saja, basik dorongan dasar penyatuan ini sifatnya lebih ke naluri meski tidak mesti ditinggalkan seluruhnya dalam praktek (kita bicara yang generalnya saja).Kepuasan dalam berhubungan intim, karena itu, tentu akan berbeda antara persepsi laki-laki dan perempuan. Dalam beberapa kasus, perempuan akan lebih cepat mengalami kepuasan, apabila aspirasi naluriahnya (untuk dilindungi) aktual dalam hubungan tsb. Demikian juga paralel untuk laki-laki.Manusia sebagai makhluk yang potensial untuk "melebihi malaikat" tentu dapat mengambangkan lebih jauh filosofis "kepuasan" ini sampai ke tingkat "langit". Seorang sufi besar bahkan mengidentifikasikan bahwa justru dalam berhubungan badan suami-isteri itulah manusia mendapat kesempatan untuk melihat "realitas yang haq". Melihat realitas sungguh merupakan "kepuasan" tertinggi, karena kita sampai pada hakekat kebenaran. Tentu, achieved bertahap-tahap. Bagaimana caranya? itulah yang kita cari, diantaranya, dalam berumah tangga, bill khusus hubungan suami isteri.Salam,manAR
On 7/18/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED] > wrote:Pagi ini saya lagi ada waktu untuk memberikan komentar atas bagian tulisan Mbak Herni.
1) Kepuasan seks.
Sebenarnya, orgasme itu satu bagian saja dari kepuasan seks. Jadi, kepuasan seks itu bukan semata-mata orgasme. Mengapa? Karena, kalau diukur dari orgasme maka yang bisa berorgasme itu hanyalah orang laki-laki yang masih bisa ereksi atau perempuan yang belum/tidak mengalami frigiditas.
2) Orgasme
Tidak setiap keluarnya cairan sperma dari seorang lelaki menghasilkan "ekstase" atau orgasme. Dan, kualitas orgasme pun tergantung pada kebugaran dan kesehatan pikiran maupun jasmani. Kita tahu bahwa umumnya orgasme diikuti oleh lepasnya cairan sperma bagi laki-laki atau lepasnya tegangan otot dan saraf bagi perempuan. Khususnya bagi perempuan tingginya kualitas orgasme itu bisa ditandai dengan getaran kuat (maaf, vagina) dan getaran kejut pada seluruh permukaan tubuh (dari kaki hingga sebatas leher), serta lamanya getaran tersebut.
Wassalam,
chodjim
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto: [email protected]]On Behalf Of herni sn
Sent: Tuesday, July 12, 2005 3:18 PM
To: [email protected]
Subject: [wanita-muslimah] Re: Melajang, komentar ?
Soal 'kepuasan seks', itu kan yg disebut2 sbg 'orgasme' ya? Dan
ujung2nya disebut seks is the ultimate apalah. Maksute, seks= 1% enak,
99% enak sekali :-)). Mungkin kalau ditelusuri lebih dalam, banyak cara
utk 'orgasme'. Sama halnya dng banyak jalan menuju roma (ini asbun).
Mungkin selama ini kurang kreatif aja, sehingga satu2nya jalan utk
mencapai orgasme harus intercourse dulu. Setidaknya itu kata dokter dan
pakar2 seks jaman sekarang. Kalau dulu, dianjurkannya olahraga, banyakin
aktivitas. Sekarang nasihatnya berubah menjadi masturbasi atau onani.
Di sisi lain, bisa jadi segala 'kenikmatan' soal seks sengaja
dioverdramatized. Sebuah cara yg dipilih utk mendorong masyarakat agar:
(i) kawin; (ii) nikah dini, kebelet kawin, dll (ini beda, krn ada unsur
'percepatan' atau 'kebelet'nya, hehe) Jadi bisa saja, 'dorongan menikah'
(yg dibaca jadi dorongan seks) itu tercipta dari pendapat2 masyarakat yg
meng-overdramatized soal seks.
Atau hal itu dilakukan demi; (iii) kepentingan komersialisasi seks itu
sendiri. Agar 'seks' bisa laku, lantas masyarakatnya dibuat tergila2
akan seks itu sendiri. Seks menjadi modal utama industri pornografi. Di
sisi lain, bisa jadi seks disukai orang2 bukan karena hasil yg dicapai
oleh seks itu sendiri (orgasme). Bisa saja, seks berkaitan dng relasi
kekuasaan. Maksudnya, seks dilihat sbg wujud/bukti dari kekuasaan pihak
yg satu terhadap yg lain. Dalam konteks ini, percuma having seks namun
relasi antar pihaknya timpang.
Soal ridho Allah. Buat saya, Allah itu unpredictable. Kita hanya bisa
mengira2 saja ttg Allah. Tapi satu hal yg bisa dinilai atau dijadikan
parameter adalah tanggung jawab kita dalam hubungan dng manusia lainnya,
dalam unit terkecil spt keluarga hingga komunitas besar spt negara.
Wassalam,
WM FOR ACEH
Bantu korban bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatra Utara!
Rekening BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) Koperasi Sejati Mulia Pasar Minggu No Rek. 554 001 4207 an. Herni Sri Nurbayanti.
Harap konfirmasi sebelumnya ke [EMAIL PROTECTED] atau HP 0817 149 129.
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:[email protected]
Berhenti mailto: [EMAIL PROTECTED]
Milis Keluarga Islami mailto:[EMAIL PROTECTED]
Milis Anak Muda Islam mailto: [email protected]
This mailing list has a special spell casted to reject any attachment ....
Yahoo! Groups Links
WM FOR ACEH
Bantu korban bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatra Utara!
Rekening BCA Kantor Cabang Pembantu (KCP) Koperasi Sejati Mulia Pasar Minggu No Rek. 554 001 4207 an. Herni Sri Nurbayanti.
Harap konfirmasi sebelumnya ke [EMAIL PROTECTED] atau HP 0817 149 129.
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:[email protected]
Berhenti mailto: [EMAIL PROTECTED]
Milis Keluarga Islami mailto: [EMAIL PROTECTED]
Milis Anak Muda Islam mailto: [email protected]
This mailing list has a special spell casted to reject any attachment ....
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Start your day with Yahoo! - make it your home page
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

