Wilujeng enjing
BPS.....BPS......seueur nu komplen akurasi data BPS, kalebet data jalma miskin nu rek dipasihan 100 rebu sasasih tea. Ari alesan BPS mah heureut dana operasional cenah. Tah data male/female ge bisa matak adu getreng.....tapi diilikan geuning masih jabar nya tacan dibagi jabar & banten.
salam
JP
mh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bah Willy, enya we geuning.
Eta anggota dewan teh nitenan statistik. Atawa
inget-inget poho meureun, pedah meunang beja pabeja,
jiga geus jadi pendapat umum, majar awewe leuwih loba
ti lalaki. Tetela, data nunjukeun lain.
Numutkeun data BPS tea, tetela ngan Tanah Jawa nu
mangrupakeun "tempat nyandung" teh. Nyaeta Jawa
Tengah, Jawa Timur, jeung DI Yogyakarta. Jawa Barat
mah teu cocok keur "tempat panyandungan", bisa parebut
keh. Hehehe.
Salam,
MH
=========
Statistik Penduduk Indonesia
----------------------------
Male Female Male+
KalBar 1,908.5 1,824.5 +
KalTim 1,278.8 1,164.5 +
KalSel 1,491.9 1,483.8 +
KalTng 931.1 869.9 +
DKI 4,223.12 4,123.96 +
JaBar 18,048.05 17,675.42 +
JaTng 15,419.66 15,504.50 -
JaTim 17,193.27 17,572.73 -
DIY 1,546.86 1,573.62 -
NAD 875.873 858.849 +
Sumut 5,750.3 5,756.5 -
Riau 2,431.35 2,323.83 +
Sumbar 2,078.57 2,163.03 -
Jambi 1,031.7 988.8 +
Bkulu 793.12 768.96 +
Sumsel 3,444.12 3,413.26 +
Lpung 3,438.63 3,210.55 +
SulUt 1,011.7 961.7 +
SulTngh 1,029.5 982.9 +
SulSeln 3,804.4 3,997.3 -
sulTngr 891.9 884.3 +
Sumber: BPS (http://www.bps.go.id/)
--- Waluya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Baraya, ari anggota DPR sok ningalian data statistik
> kitu, atawa tara?. Rada bingung oge kuring mah maca
> wartos dihandap ieu, bet aya anggota DPR nu
> nyebatkeun yen di Indonesia awewe langkung seueur ti
> lalaki, padahal data sensus 2000 ti BPS, sex ratio
> penduduk indonesia teh 100,6 anu hartina aya 1006
> lalaki keur 1000 awewe (sumber
> :http//www.bps.go.id), anu nunjukkeun yen lalaki teh
> langkung seueur ti awewe. Paingan atuh.....paingan,
> nagara teh ramijud wae, da nu saeutik disebut loba,
> nu loba disebut saeutik ...... hehehehe
>
>
> Ribut "Poligami" di Komisi I DPR RI
>
> Hidayatullah.com--Anggota Komisi I DPR dalam rapat
> dengar pendapat
> umum dengan aktivis dan pengurus institusi pembela
> hak asasi manusia
> (HAM) di DPR Jakarta, Kamis, sempat bersilang
> pendapat soal poligami
> yang dikaitkan dengan hak asasi perempuan.
>
> Awal mula silang pendapat itu dipicu oleh pernyataan
> Ketua Komnas
> Perempuan Tati Trisnawati yang mengatakan bahwa
> poligami tidak sesuai
> dengan upaya penegakan hak-hak perempuan untuk
> memperoleh hak
> politik, ekonomi, sosial dan budaya.
>
> Kedatangan Tati ke DPR itu terkait dengan upaya
> Komisi I DPR untuk
> mendapat masukan dari masyarakat sebelum DPR
> meratifikasi Konvensi
> Internasional Hak Sipil, Politik, dan Konvensi
> Internasional Hak
> Ekonomi, Sosil dan Budaya.
>
> Menurut Tati, poligami merupakan bukti bahwa hak-hak
> perempuan masih
> belum dihormati dan dipenuhi. Dia berharap bahwa
> dengan meratifikasi
> kedua konvensi itu, hak-hak perempuan akan lebih
> dihormati.
>
> Setelah mendengar konsep poligami itu digugat oleh
> Tati, anggota
> Komisi I DPR dari Fraksi PPP Usamah Muhammad Al
> Hadar menyatakan
> bahwa poligami bukan hal yang negatif.
>
> "Saya setuju poligami," kata Usamah. Poligami,
> tambahnya, baru
> menjadi problem ketika dipraktekkan secara keliru.
> "Jika suami
> mengabaikan hak istri pertama, di situ poligami
> menjadi problem,"
> kata Usamah.
>
> Tapi kalau suami dapat bertindak adil, poligami
> baik-baik
> saja. "Jangankan istri dua, empat pun boleh. Ini
> diatur Quran," kata
> Usamah.
>
> Usamah menambahkan, jumlah wanita di Indonesia
> sekarang lebih banyak
> dari jumlah pria. "Kalau satu pria kawin satu, ada
> yang enggak
> kebagian," katanya.
>
> Setelah Usamah selesai berbicara, Wakil Ketua Komisi
> I DPR Effendy
> Choirie berseloroh: "Pak Usamah ini anak buahnya
> Hamzah Haz. Kalau
> anak buah Gus Dur, berbeda."
>
> Tindakan berpoligami juga dibela AM Fatwa dari
> Fraksi Partai Amanat
> Nasional (PAN). Pendapat Fatwa juga tidak jauh
> berbeda dari argumen
> Usamah. "Poligami itu tidak jadi masalah sebagai
> konsep tapi kalau
> prakteknya lain, itu letak masalahnya," katanya.
>
> Tristanti Mitayani dari Fraksi PAN yang perempuan
> mengatakan bahwa
> dia tidak keberatan dengan poligami asal disetujui
> oleh istri tua.
>
> "Kalau istri tua mau dimadu ya nggak apa-apa,"
> katanya. Tristanti
> akan menentang poligami yang dilakukan dengan cara
> melanggar hak-hak
> perempuan, dalam hal ini hak istri tua. "Saya
> sendiri tidak keberatan
> dengan poligami," kata Tristanti sebagaimana dikutip
> Antara.
>
> Atas nama HAM, para aktifis perempuan acap kebakaran
> jenggot dengan
> praktek poligami. Beberapa tahun lalu, sebua LSM
> sempat mengeluarkan
> laporan tokoh-tokoh politik `berperilaku buruk'.
>
> Menariknya, dalam laporan itu, mereka memasukkan
> beberapa calon
> anggota dewan dari partai Islam sebagai `berperilaku
> buruk' hanya
> karena diantara mereka mempraktekkan poligami. Di
> sisi lain, mereka
> tak pernah mengeluarkan tokoh-tokoh "berperilaku
> buruk" karena
> terbiasa bebas maksiat atau berselingkuh.
>
> Di Indonesia praktek poligami memang tak dilarang.
> Namun tak semua
> umatnya mempraktekannya kecuali sedikit saja.
>
> Sebelumnya, Praktek poligami sudah biasa terjadi di
> kalangan kiai-
> kiai di pesantren NU dan tak pernah ada masalah.
> Namun poligami tiba-
> tiba diributkan orang setelah masuknya paham gender
> dari Barat.
> (ant/hid/ch
>
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>
=====
Situs: http://www.urang-sunda.or.id/
[Pupuh17, Wawacan, Roesdi Misnem, Al-Quran, Koropak]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "urangsunda" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

