aya seratan di Koran Kompas dinten ieu (rebo ping 19
Okt 2005), anu ngawartoskeun, Bom Bali II teh dicandak
ku jalmi anu keuna pangaruh hipnotis.

seratan di handap ieu, analisis rerencangan kuring
(wartawan Trans TV), punten teu disundakeun, nyutat
saujratna,supados ngabedakeun sareng postingan
(keom)kuring sateuacanna "tong ka mol..bade aya BOM".


baktos,

mrachmatrawyani


Saya tentu tak bisa memastikan bahwa dugaan,
kecurigaan atau perkiraan ahli hipnotis ini pasti
benar. Tapi, juga bukan sesuatu yang bisa ditolak
begitu saja. Karena, dalam pengaruh hipnotis, orang
bisa disuruh apa saja di luar kesadaran (persis
seperti tayangan hipnotis entertainment di RCTI oleh 
Romy Rafael). 

Ilmu hipnotis atau teknik-teknik brainwashing bukanlah
ilmu gaib, tapi bisa dipelajari. Bahkan ada organisasi
tertentu (baca: intelijen) yang aparatnya belajar
khusus tentang hal macam itu (teknik interogasi pada
tahanan, atau sebaliknya teknik bertahan jika kita
sebagai seorang agen ditangkap dan diinterogasi pihak
lawan). 

Implikasinya, jika betul para pelaku bom Bali termasuk
orang yang bertindak di bawah pengaruh hipnotis, maka
ISTILAH "BOM BUNUH DIRI" SAMA SEKALI KELIRU, karena
mereka bertindak di luar kesadaran. Media massa dan
para wartawan tak boleh menelan mentah-mentah dan lalu
bahkan mensosialisasikan teori "bunuh diri" itu begitu
saja. 

Implikasi yang lebih mengerikan, MASTERMIND di balik
bom Bali I, Bom Bali II, Marriot dll mungkin sekarang
masih berkeliaran bebas, tak terlacak. Mereka
mengawasi dan menikmati hasil kerjanya, serta memantau
reaksi masyarakat, termasuk memantau milis-milis dan
berbagai posting (termasuk posting saya ini,
tentunya). Sementara polisi sibuk mengejar-ngejar
"ikan cere" dan "pion-pion" yang mereka mainkan.

Kalau dugaan ini benar, MASTERMIND ini pasti bukan
orang atau orang-orang sembarangan. Mereka pasti
didukung oleh suatu jaringan yang luas, dengan
dukungan teknologi, informasi dan keuangan yang maha
dahsyat (jadi bukan level "teroris" rendahan bermodal
Rp 1 juta - Rp 2 juta, buat beli bahan kimia di apotik
seberang jalan, yang paling banter hanya sanggup
menghasilkan ledakan sekelas mercon besar). Dengan
semua resources itu, mereka dengan cepat juga akan
mencoba meredam berbagai wacana yang mungkin tidak
menguntungkan. Misalnya, mengecilkannya dengan sebutan
"teori konspirasi," "teori sampah", dsb.

Bagaimanapun juga, saya menganggap para anggota milis
ini bukan lagi anak kecil. Anda tidak harus setuju
dengan dugaan saya. Silahkan Anda pikirkan sendiri.

 



                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free.
http://music.yahoo.com/unlimited/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke