reueus abdi mah aya pendidik sapertos kitu teh.
cing ah, komo ayeuna RUU Guru&Dosen tos bade di-UU-keun.. sugan guru-guru nu 
sanes ge --da kedah profesional numutkeun UU ieu teh-- tiasa nulad tapak 
lacak pa Darwa.. .


----- Original Message ----- 
From: "mj" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, 18 November, 2005 19:31
Subject: [Urang Sunda] kompas: darwa, urang desa tambaksari


>
> http://www.kompas.com/kompas-cetak/0511/18/Sosok/2184217.htm
>
>
> Darwa, Perintis Situs Desa Tambaksari
>
>
> HER SUGANDA
>
> Di dunia arkeologi nasional, arkeolog mana yang tidak mengenal situs
> Tambaksari. Walau tak seterkenal Sangiran di Jawa Tengah dan Trinil di
> Jawa Timur yang kesohor karena fosil manusia purba Pithecantropus, situs
> Tambaksari telah ikut menyumbang kekayaan koleksi arkeologi nasional.
> Kandungan kekayaannya berupa fosil yang melimpah telah mengundang minat
> para peneliti.
>
> Tambaksari adalah desa kecil di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kisah
> tentang temuan fosil-fosil yang sudah tak terhitung jumlahnya di daerah
> itu diawali secara kebetulan. Bukan oleh arkeolog atau peneliti lainnya,
> tetapi justru ditemukan oleh sekelompok murid Sekolah Menengah Pertama
> Negeri (SMPN) Tambaksari. Adalah Darwa Hardiya Ruhyana, guru Ilmu
> Pengetahuan Alam (IPA), yang mengawali temuan benda-benda yang kemudian
> diketahui bernama fosil itu.
>
> Darwa, ayah tiga anak yang mengawali kariernya sebagai guru sekolah dasar
> (SD), pada awalnya hanya bertujuan menghindarkan kejenuhan anak didiknya
> belajar di ruang kelas. Pada mulanya saya hanya menganjurkan mereka
> mengumpulkan tumbuhan atau benda-benda yang dianggap aneh di sekitar
> tempat tinggalnya, ia mengenang peristiwa sekitar seperempat abad lalu.
>
> Tetapi siapa menduga, usaha tersebut di kemudian hari mampu mengangkat
> nama sekolahnya menjadi satu-satunya SMP yang memiliki koleksi fosil
> terbanyak? Selain fosil pertama yang ditemukan siswa bernama Yayat Suryati
> berupa potongan gigi besar binatang purba yang hidup satu-dua juta tahun
> lalu, sekolah tersebut menyimpan ratusan atau mungkin ribuan fosil
> vertebrata, mamalia, dan moluska.
>
> Ada fosil Proximal tibia (pangkal tulang kering gajah purba), Astragalus
> (tulang tumir I), Molat (M) atau geraham, Distal humerus (ujung tulang
> lengan), Stegodon Sp (gajah purba), dan banyak lagi. Bahkan saking
> banyaknya, fosil-fosil tersebut pernah berserakan di lantai, meja
> laboratorium, dan sebagian lagi disimpan dalam karung.
>
> Beruntung, benda-benda yang semula dianggap aneh itu akhirnya memperoleh
> tempat penyimpanan ketika Museum Geologi Bandung pada tahun 1996
> menyumbang lemari kaca berukuran 2 x 0,5 meter. Seusai penelitian, sebuah
> lemari kaca lainnya diterima dari Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTN)
> Yogyakarta, Balai Arkeologi Bandung, Pusat Pengembangan Geologi, yang saat
> itu bekerja sama dengan Universitas Tennessee dan Universitas Alabama,
> Amerika Serikat.
>
> Menumbuhkan kesadaran
>
> Apa yang dilakukan Darwa terhadap anak didiknya itu bukan hanya merintis
> penelitian arkeologi secara ilmiah yang menjadi kekayaan tersembunyi perut
> bumi Desa Tambaksari. Sebagai seorang pendidik, ia telah menumbuhkan
> kesadaran semangat meneliti di lingkungan anak didiknya, karena setiap
> kali mereka menemukan fosil, ia memberi nilai tambah untuk mata pelajaran
> IPA, sesuai dengan bobot ilmiah fosil tersebut. Sehingga menurut para wali
> kelas, IPA yang selama ini sering kali merupakan pelajaran yang banyak
> dihindari para siswa, saat itu menjadi mata pelajaran paling populer.
>
> Dalam melakukan aktivitasnya itu, para siswa dibagi dalam
> kelompok-kelompok sehingga tumbuh rasa kebersamaan untuk bersaing secara
> sehat dengan kelompok lainnya. Seusai pelajaran di sekolah, mereka
> berbondong-bondong mencari fosil. Tentu saja karena pengetahuannya yang
> sangat minim, mereka bekerja tanpa mengindahkan kaidah-kaidah penelitian
> ilmiah dalam melakukan penggalian benda yang dicari. Tanah digali dengan
> linggis, cangkul, atau peralatan lainnya yang bisa membantu usahanya.
>
> Jika salah satu kelompok tersebut menemukan fosil yang dianggap berbobot,
> mereka berjingkrak-jingkrak kegirangan sehingga membangkitkan semangat
> pencarian bagi kelompok lainnya, kata Darwa.
>
> Wiraswasta
>
> Guru kelahiran Desa Tambaksari, 9 Juli 1941 itu, setelah 16 tahun
> membimbing anak didiknya dalam dunia arkeologi, memilih pensiun pada tahun
> 1996 dan kemudian terjun ke dunia wiraswasta. Tetapi apa yang sudah
> dirintisnya tidak terhenti sampai di situ saja. Buktinya, penelitian
> secara ilmiah dan mendalam pada situs Tambaksari masih terus dilanjutkan
> secara intensif oleh para arkeolog dan geolog.
>
> Situs Tambaksari selama ini dianggap sangat potensial, mengingat di tempat
> tersebut bukan hanya ditemukan fosil-fosil binatang purba dalam jumlah
> cukup besar, terutama di daerah yang terletak di Urugkasang. Situs
> Tambaksari menyimpan benda-benda prasejarah.
>
> Untuk menyelamatkan temuan fosil-fosil di sana, pada tahun 2002 dibangun
> museum yang dinamakan Gedung Penyelamatan Benda Cagar Budaya Tambaksari.
> Tetapi dibanding temuan yang disimpan di Laboratorium IPA SMPN Tambaksari,
> koleksi fosil yang dirintis Darwa Hardiya Ruhyana bersama anak didiknya
> jauh lebih lengkap dan lebih banyak, baik jumlah maupun jenisnya.
>
> Her Suganda Anggota Forum Wartawan dan Penulis Jawa Barat (FWP-JB)
>
> mj
>
> http://geocities.com/mangjamal
>
>
>
>
>
>
>
> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/wlSUMA/LpQLAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke