----------  Forwarded Message  ----------

Subject: [jurnalisme] Pelecehan Seksual di Universitas Pendidikan Indonesia 
Bandung (help... bantuan kawan semua)
Date: 16/12/05 10:38
From: gretong gretongan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]

Untuk kawan-kawan wartawan, tolong bantu.

  Kepada semua pembaca email ini, polisi, media, NGO/LSM, mohon bantuannya.
Terjadi pelecehan seksual di UPI,  pelakunya adalah seorang dosen (Dr. Iyos
 Ana Rosmana M.Pd). Selain dia mengajar di UPI, dia juga mengajar di STPDN
 (IPDN) Jatinangor, Akper Bandung, dan beberapa STKIP di Jawa Barat dan
 Banten.

  Catatan Dr. Iyos Ana Rosmana MPd. telan mendatangani surat pengakuan di
 atas materai, dan pihak rektorat belum mengambil keputusan

Kronologisnya seperti ini:
Sebelum Awal puasa (November) 2005, pada masal pra Penerimaan Anggota Baru 
 Himpunan Mahsiswa di UPI.   Hernawan Spd. Asisten Dosen dari Dr. Iyos A.
 Rosmana, mengajak makan seorang mahasiswi angkatan 2003 (sebutlah "Bunga")
 di KOPMA FPIPS UPI. Namun ketika Bunga sedang makan,  Hernawan tidak ada,
 justru yang ada Dr. Iyos. Setelah itu ia (bunga) diajak jalan-jalan ke King
 Plaza dan dibelikan sebuah sweater berwarna merah muda, dan beberapa tempat
 lainnya. Di setiap lampu merah Dr. Iyos, memegang tangan dan hampir bisa
 mencium "Bunga". Dengan iming-iming jaminan nilai dan tunjangan hidup
 akhirnya "bunga" memberikan apa yang diminta.

Kesepakatan yang terjadi, bahwa apa yang terjadi tidak dibocorkan kepada
 siapapuun. Akan tetapi, Dr. Iyos membeberkan kejadian tersebut kepada yang
 lainnya ( rekan-rekan dosen, termasuk kepada staf jurusan dimana ia
 mengajar). Akhirnya, karena terdesak oleh perilaku Dr. Iyos yang malah
 membocorkan hal tersebut. "Bunga" mengadukan apa yang terjadi kepada pihak
 Himpunan Mahasiwa tempat ia menjadi anggota. Pihak Himpunan melakukan
 advokasi dan melakukan pemboikotan kuliah semua mata kulaih selama satu
 minggu atau sampai tuntutan yang diajukan kepada Rektorat dipenuhi.

Tuntutan yang diajukan kepada pihak rektorat UPI, yaitu Dr. Iyos tidak boleh
 mengajar lagi di UPI. Atas tuntutan tersebut pihak Jurusan dan Fakultas
 tempat Dr. Iyos mengajar ikut terlibat menyelesaikan persoalan tersebut.

Hal yang patut disayangkan adalah Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata  dan Dekan
 FPBS Dr. Nenden S, mewanti-wanti agar kasus ini tidak mencuat di media.
 Selain hal tersebut di atas.  Sudah seyogyanya kasus  ini ditangani secara
 hukum dalam hal ini polisi dan diteruskan kepada tuntutan ke pengadilan.

Dari perkataan seorang dosen, kejadian pelecehan seksual terhadap mahasiswi
 ini, bukan pertama kali terjadi. Ditenggarai dilakukan juga oleh beberapa
 dosen lainnya di berbagai jurusan di UPI.

Sampai sejauh ini, belum ada pengusutan dari polisi dan media yang
 memberitakan hal ini.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help the victims of the Pakistan/India earthquake rebuild their lives.
http://us.click.yahoo.com/it0YpD/leGMAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke