Leres kang, abdi ngadangu ti urang oman nyalira, nya seueur mah henteu tapi aranjeuna upami hoyong "kawin kontrak" upami teu ka Thailand nya ka nagara urang...(tapi seu seu eur n amah ka Thailand) Punten ach...ngalereskeun..hehehe
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Waluya Sent: Friday, December 16, 2005 5:44 AM To: [email protected]; [email protected] Subject: [Urang Sunda] Lalakon Urang Arab "meuli" kaparawanan wanoja Sunda Baraya, ieu aya wartos tina Media Indonesia Online, aya urang Arab Saudi "meuli" Kaparawanan wanoja Sunda di Sukabumi. Ngarasa katipu lain "parawan", manehna lapor ka pulisi. "Tertipu nich ye!" .......hehehehehe Paingan atuh paingan, kuring maca dina millis tatangga (wanita Muslimah), cenah loba urang arab anu pelesiran di urang ngalakukeun "kawin kontrak" jeung awewe di daerah Sukabumi jeung Cianjur. Tadina mah kuring rek ngambek kanu posting eta teh, tapi dipikir-pikir deui, teu wani sok sieun bener. Cik baraya, naha leres ieu teh aya "kawin sakeudeung" jeung urang Arab di daerah eta? Terus terang hate kuring "nyeri". "Nyeri"na teh, kajadian ieu teh di daerah Sunda (Sukabumi oge asal pamajikan kuring). Ari nu kaduana, kawin model kieu teh "disahkeun" sangeunahna, henteu ka KUA (wakil nagara). Jadi lamun si awewe reuneuh jeung boga anak, saha nu tanggung jawab? Si Arabna pasti geus "kabur" ka nagarana. Punten, ieu rada-rada mirip jeung "pelacuran terselubung" nu dikamuflase. Wartosna nyanggakeun : Pria Arab Laporkan Istri yang Ternyata Tidak Perawan Penulis: Faizal Bagindo SUKABUMI--MIOL: Desi Febrianty, 15, warga Kampung Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), dilaporkan ke Polsek setempat, Kamis (15/12), oleh suaminya. Sang suami Yusuf Ibrahim, 22, melapor telah ditipu Desi, yang dinikahinya dua hari lalu. Pria Arab Saudi marah karena istrinya ternyata sudah tidak perawan lagi saat menikah dengannya. Yusuf Ibrahim, yang tidak pasih berbahasa indonesia ini, hanya bisa menggerutu dalam bahasa induknya, sambil mundar mandir di Aula Mapolsek Cisaat, saat melaporkan istrinya. Pihak kepolisian yang menerima pengaduan tersebut, tidak dapat berbuat banyak, karena terbentur soal komunikasi. "Pelapor tidak bisa berbahasa Inggris maupun Indonesia," kata Kapolsek Cisaat AKP Sugeng Kuncoro kepada Media di ruang kerjanya, Kamis. Lima jam kemudian, setelah muncul Dedeh, 35, warga kampung setempat yang menjadi penerjemah dadakan, laporan Yusuf dapat ditindaklanjuti. Menurut Dedeh, Yusuf Ibrahim, kecewa dengan tindakan istrinya, Desy yang mengaku perawan asli namun ternyata sudah tidak gadis lagi. Padahal, untuk menikahi gadis kampung tersebut, Yusuf mengaku telah mengeluarkan uang cukup besar, karena senang mendapat perawan. Desy, kata Dedeh, saat akan dinikahi Yusuf mengaku masih perawan. Untuk itu, dia meminta kepada Yusuf memberinya uang US$800 atau sekitar Rp8 juta (kurs Rp10.000) sebagai mahar. Karena merasa tertipu, Yusuf, meminta uangnya dikembalikan. Bahkan, pria bertubuh gemuk, dengan wajah berewokan itu, mengatakan Desy bersama kedua orang tuanya, serta penghulu Ustaz Hasan Ali telah berencana menipunya. Awal kemarahan Yusuf, ketika pada malam pertama mendapati istrinya tidak perawan lagi. Ia makin kesal saja, karena keesokan harinya Desy kabur, kembali ke rumah orangtuanya, tanpa sepengetahuannya. "No good, no good. Masuk ke kantor polisi tadi, saya sehat. Tapi sekarang kepala jadi sakit. Sudah 5 jam saya di sini, tapi belum selesai juga," kata Yusuf kesal, seperti dikutip Dedeh. Yusuf, warga Kota Riyadh mengaku ke Indonesia sebagai turis. Karena tidak mau berzinah, atas bantuan kenalannya, Ustaz Hasan Ali, dia minta dicarikan perawan untuk dinikahi. Sebelumnya, pernikahan kedua pasangan tersebut terjadi secara siri pada Selasa (13/12) di Vila Anggun, Kawasan Wisata Situ Gunung Kadudampit. Malam itu juga, sebagai istri, Desy melayani suaminya, setelah itu dia pergi tanpa pamit. Desy yang ditemui Media, hanya diam. Bahkan wanita tamatan SMP ini terkesan malu-malu dan banyak tersenyum ketika ditanya perihal malam pertamanya. "Sumpah Pak. Saya mah tidak pernah main terlalu jauh. Lagi pula saya belum pernah punya pacar. Baru kali ini kok (berhubungan dengan pria). Ditanya lagi tentang sosok Yusuf yang berbadan besar, Desy tersenyum malu. "Gitu aja Pak, ya namanya juga orang Arab," ungkapnya, tanpa bersedia menjelaskan soal orang Arab itu. Desy bersedia dinikahi lelaki Arab itu, karena ingin membantu kedua orang tuanya yang serba kekurangan. (FZ/US/OL-02). Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

