Baraya, kuring meunang artikel ieu, ti milis sabeulah. Ieu
artikel teu jadi diterbitkeun ku koran Suara Pembaruan, jigana
mah ieu koran nyensor sorangan. Artikel Christianto Wibisono ieu
nyoba nerangkeun sababaraha hal anu rada "dianggap aneh" dina
kasus Kartun Nabi sareng Nuklir Iran. Contona nu rada "aneh" teh
:

1) Kartun Nabi dimedalkeun di Denmark bulan September 2005, naha
ributna kakara ayeuna (4-5 bulan saenggeusna ieu kartun
muncunghul)

2) Kunaon Indonesia milih abstain dina soal Nuklir Iran, henteu
ngadukung Iran?

Mangga nyanggakeun. Kanggo informasi we .......duka leres
henteuna mah.


Suara Pembaruan declined to publish the following regular
WashWatch column
on 14 February by Christianto Wibisono.*)


KEMELUT KARTUN  & NUKLIR IRAN

Pada Saptu (11/2) Presiden Yudhoyono menulis kolom khusus dalam
IHT menyusul tokoh global yang menyerukan kebijaksanaan
penghentian kekerasan dalam kemelut kartun. Sehari sebelumnya
Presiden The International Institute of Islamic Thought, Dawam
Raharjo menulis di TEMPO pandangan kenegarawanaan global untuk
mengoreksi citra kekerasan pasca demo kartun. Pada Selasa (7/2)
Sekjen PBB Kofi Annan bersama Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu dan
â?oMenluâ? Uni Eropa Xavier Solana  membuat statemen agar 
situasi chaotic anarkis demo anti kartun segera diakhiri.
Statemen itu menyusul duet kolom PM Spanyol Zapatero dan PM Turki
Erdogan dalam IHT 5/2 menyerukan â?oreason and calmâ?. Pada
Kemis 9/2 bersama Raja Abdullah dari Jordania, Presiden Bush
menyerukan pemerintah negara negara didunia untuk menghentikan
kekerasan massa.

Walid Phares (kelahiran Beirut),  profesor  Florida Atlantic 
University menulis dari Brussels (6/2) bahwa gelombang anti
kartun memang disiapkan 4 bulan dengan timing yang sangat jitu.
Denmark bakal jadi Ketua DK PBB bulan Juni yang akan mengadili
Iran. Hamas dan Ikhwanul Muslimin sudah menang di pemilu
Palestina dan Mesir. Menhan AS  Donald Rumsfeld pada 42nd Munich
Security Conference (4/2) menyatakan bahwa kemelut kartun adalah
bagian ambisius  Islamisasi Dunia dibawah satu Kalifah Islam.

Tenggang waktu 4 bulan sejak pemuatan kartun Nabi  di Jyllands
Posten 30 September 2005 dengan aksi kekerasan di Gaza 30 Januari
2006  adalah bagian strategi perang SARA global oleh kelompok
kalifah. PM Denmark Rasmussen telah  meminta maaf  sambil
mengungkapkan konspirasi oleh warga Islam Denmark. Dua imam yang
diberi suaka politik dari ancaman rezim negara asal mereka justru
menghasut aksi demo dengan 3 kartun tambahan. Tokoh Islamic
Society of Denmark  Abu Laban dan Abu Basir keliling ke Timur
Tengah membawa pamphlet 43 halaman. Salah satu tambahan adalah
kartun dari foto orang yang meniru lagak babi pada  Festival Babi
di Prancis bulan Agustus 2005.

Tentu saja provokasi itu memicu amok keras Timur Tengah yang
menimbulkan reaksi balik solidaritas pers Eropa.  Sejak Rabu 1
Februari surakabar di 16 negara Uni Eropa  memuat ulang kartun
heboh itu. Halaman depan tabloid France-Soir menulis: "Yes, We
Have the Right to Caricature God".  Didampingi kartun Tuhan versi
Buddha, Yahudi, Muslim dan Kristen dengan komentar â?oDonâ?Tt
worry Muhammad, weâ?Tve all been caricatured here.â?

Salah satu komentar moderat  datang dari Jordania.  "Muslims of
the world, be reasonable," tulis Jihad Momani pemred tabloid
Al-Shihan dalam editorial disamping kartun yang dimuat ulang di
Al Shihan.â?oWhat brings more prejudice against Islam, these
caricatures or pictures of a hostage-taker slashing the throat of
his victim in front of the cameras or a suicide bomber who blows
himself up during a wedding ceremony in Amman?" Tapi Jihad
Momani langsung dipecat  begitu pula Hashim Khalidi dari Al
Mehwar yang juga memuat ulang kartun tsb. Tajuk The Washington
Post 9/2 menyebut orang seperti Momani dan Ayatollah Ali Sistani
di Iraq yang mengecam demo anti kartun yang merusak adalah contoh
tokoh moderat ideal Muslim. Mereka harus didukung jika dunia
ingin mengembangkan dialog antar peradaban.

Perlu dikaji apakah 1,2 milyar ummat Islam memang bersatu padu
untuk kesiapan perang seperti itu? Neena Gopal dalam Gulf News 2
Februari menulis:â? Abdullahâ?Ts message: Keep Iranâ?Ts nuclear
genie in the bottle.� Gopal mengungkap rivalitas sengit Arab
Saudi Sunni â?" Iran Shiah yang tidak kalah  dari konflik
Barat-Islam.

Arab Saudi sebagai pemimpin Sunni tidak bisa menerima kaum Shiah
Iran memiliki nuklir. Karena itu Raja Abdullah spesial terbang ke
Beijing pada 22 Januari untuk meminta dukungan RRT pada resolusi
AS-UE dan Rusia. Tentu saja tidak ada yang gratis didunia ini.
Abdullah membawa kado bantuan untuk pembangunan kota Aksu
diwilayah Xinjiang. Aramco akan membangun dua kilang di Fujian
dan Qingdao berpatungan dengan Sinopec. Saudi Arabia juga
menjamin akan memasok kebutuhan minyak RRT  sambil mengingatkan
bahwa investasi RRT di Azadegan Iran akan mubazir kalau Iran
diembargo oleh DK PBB.


Dari Beijing Abdullah terbang ke Kualalumpur, New Delhi dan
Islamabad. Jakarta dilewati oleh Abdullah karena kepagian sudah
mendukung Iran tanpa menyadari rivalitas bebuyutan Riyadh
Teheran. Memang sulit menduga plot perang saudara model Arab
Timteng. Diluar bisa pidato muluk tentang uchuwah Islamiyah dan
solidaritas Muslim melawan kafir. Tapi diam diam masing masing
siap dengan badik berbisa untuk sewaktu waktu ditancapkan ke
jantung lawan.
Pembunuhan politik sudah langsung terjadi begitu Nabi Muhammad
wafat 632, anak cucu paman keponakan dan kroni saling bunuh
berebut tahta sebagai penerus kalifah Muhamad.

Pada voting IAEA hari Saptu (4/2)  Indonesia abstain bersama 
Aljazair, Belarus, Libya dan Afrika Selatan.  Pendukung Iran
hanya Kuba, Syria dan Venezuela. 27 negara sepakat menggiring
Iran ke DK PBB. Mereka adalah 5 anggota tetap DK PBB, Jerman dan
Jepang sebagai superpower kolektif. 20 negara lain ialah
Australia dan Canada. Dari kelompok Asia   India, Mesir, Ghana,
Sri Lanka, Korea Selatan, Singapura dan Yaman. Dari Amerika
Latin, Argentina, Brazil, Colombia dan Ecuador. Dari Eropa,
Belgia, Yunani,
Slovakia, Slovenia, Norwegia, Portugal dan Swedia.

Raja Abdullah tentu lega bahwa safari diplomatik 4 negaranya
tidak sia sia karena Arab Saudi berhasil mempersatukan AS,
Inggris, Prancis, Rusia, RRT, Jerman dan Jepang untuk  menyeret
Iran ke DK PBB. Abdullah tentu tidak menduga bahwa pada 25
Januari fatwa ulama Arab Saudi menyulut kemelut kartun untuk
popularitas kubu Iran, Hamas dan jihadist. Mungkin Abdullah tidak
sadar bahwa sidang rahasia OKI pertengahan Desember yang dihadiri
Presiden
Iran sudah siap menggerakkan massa. Kamis 9 Februari Wapres Iran
terbang ke Jakarta sebagai imbangan poros Riyadh Beijing.
Manuver itu mengimbangi restu Abdullah kepada Sekjen OKI yang
mengajak PBB dan Uni Eropa memadamkan api kemelut kartun yang
bisa membuat dunia kiamat.

Abdullah sadar bahwa konspirasi Iran, Hezbollah, Syria, Hamas dan
Ikhwanul Muslimin dalam kemelut kartun ini akan menggusur
hegemoni dinasti Sunni Saudi dari puncak kalifah Islam. Hari
Selasa (14/2) ini OKI akan mengadakan sidang darurat membahas
kemelut
kartun. Kita tentu mengharapkan bahwa OKI dan menyimak pandangan
bijaksana dari Presiden Yudhoyono, PM  Erdogan, PM Zapatero,
Dawam Raharjo, Kishore Mahbubani dan Amir Taheri dalam
menyelamatkan dunia dari kiamat global gara gara kartun.
--------

*)Catetan  kanu teu acan terang :

Christianto Wibisono urang Indonesia katurunan "sipit", salah
saurang angkatan 66, salah saurang nu ngadegkeun majalah Tempo.
Ayeuna manehna cicing di Amerika, kulantaran "trauma" ku
peristiwa Mei 1998, dimana bumi anakna di Jakarta Barat dirusak.
Ceuk beja nu teu puguh mah cenah, anakna oge kungsi dirogahala.



Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke