Bagaimana dengan kita ?

=======================================================
Mulai 10 Rajab, Masyarakat Saudi Mulai Gerakan Boikot
Produk AS
Selasa, 1 Agu 06 15:33 WIB

Selain sikap resmi kerajaan Saudi Arabia mengkritik
aksi Hizbullah di Libanon, kalangan masyarakat Saudi
saat ini sedang intensif menyebarkan kampanye melalui
sms dan internet untuk memberi dukungan kepada
Palestina dan Libanon. Isi kampanye itu, intensifkan
senjata berupa pemboikotan produk Amerika mulai
tanggal 10 Rajab bertepatan dengan hari Jumat, 4
Agustus 2006.


Aksi ini tentu untuk menekan AS yang terang-terangan
masih tetap mendukung kegilaan Zionis Israel. Di
samping itu, isi kampanye itu juga menyebutkan ajakan
agar kaum Muslimin banyak membaca surat Al-Fath dan
berdo’a kepada Allah swt untuk menolong
mujahidin di Palestina dan Libanon.

Di antara isi sms itu berbunyi, “Satu riyal yang
Anda belanjakan untuk produk AS, adalah satu butir
peluru yang ditembakkan ke jantung rakyat Libanon atau
Palestina. Jika pemerintah tidak bersikap tegas, maka
pemboikotanlah senjata kita… “ 

Sementara sms lain berbunyi, “Boikot produk AS
sejak tanggal 10 Rajab (Jum’at pekan ini).
Boikot, Berjihadlah dengan menyebarkan pesan
ini…”

Tentang pilihan tanggal 10 Rajab sebagai tanggal awal
pemboikotan, menurut Khalid Sulaiman, seorang aktifis
yang turut menyebarkan pesan sms tersebut mengatakan,
tak ada alasan khusus dari pemilihan tanggal itu.
“Sebab menentukan tanggal awal pemboikotan itu
adalah upaya untuk memobilisir massa yang lebih luas
pada tanggal tersebut. Kami ingin menjadikan hari itu
sebagai moment aksi rakyat sebagai pengganti aksi
puncak negara Arab yang gagal dalam menyusun
kesepakatan yang satu dalam menyikapi masalah Libanon
dan Palestina,” katanya.

Menurut aktifis Saudi itu lagi, aksi pemboikotan ini
akan dilakukan dengan simbol “Untuk Palestina
dan Libanon, Boikot AS”. Ia juga mengatakan,
“Setiap kali terjadi peperangan terhadap rakyat
Palestina dan Irak, suara pemboikotan ini muncul tapi
kemudian pupus dimakan waktu.”

Shalih Rabian, seorang dosen ilmu komunikasi di
Fakultas Dakwah Universitas Malik Saud, mengatakan
bahwa aksi pemboikotan ini adalah jawaban rakyat untuk
mendukung perlawanan Islam Hizbullah dan Hamas yang
kini tengah melawan Zionis Israel. Ini juga jawaban
atas sikap dunia yang tidak bertindak apapun terhadap
aksi pembantaian di Israel. “Pemboikotan adalah
senjata efektif yang bisa memaksa negara-negara itu
untuk mengambil tindakan lebih tegas terhadap
penderitaan yang terjadi di dunia Islam,”
ujarnya. Seruan-seruan seperti ini dilakukan secara
berantai, juga untuk menghimpun dana dukungan untuk
Libanon. Sampai saat ini, menurut Islamonline, telah
terkumpul dana lebih dari 120 juta riyal. (na-str/iol)

Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 


Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke