http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0611/28/091649.htm

====================

BANDUNG, WARTA KOTA- Acara smack down yang ditayangkan di salah satu
stasiun televisi swasta setiap malam kembali memakan korban. Seorang
siswa SDN Babakan Surabaya VII, Ahmad Firdaus (9), pingsan setelah di-
smack down teman sebayanya, Senin (27/11) siang. Ahmad bahkan sempat
dilarikan ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS) karena menderita sakit di
bagian kepala dan selangkangannya.

Kejadian yang menimpa Ahmad berawal saat ia hendak memasuki kelas
sekitar pukul 11.30. Kebetulan, saat itu siswa SDN Babakan Surabaya
VII mendapat giliran sekolah siang. Pada saat bersamaan, siswa kelas
III SDN Babakan Surabaya IV keluar dari ruang kelas yang sama. Saat
itulah, Ahmad mengaku di-smack down temannya dari SDN Babakan
Surabaya IV.

"Sebetulnya saya mau melerai teman yang mau berkelahi. Tapi, teman
saya itu malah mengatakan agar saya tidak ikut campur dan langsung
mengajak bermain smack down. Saat itu, saya langsung ditendang dan
dipukul pada bagian kepala. Setelah itu, saya tidak ingat apa-apa
lagi," kata Ahmad, saat ditemui di sela pelajaran sekolah, Senin
(27/11) sore.

Karena pingsan, Ahmad pun langsung digotong menuju ruang UKS oleh
sejumlah guru. Sementara teman yang sempat menghajar Ahmad ala "smack
down" tersebut langsung pulang. Di ruang UKS, Ahmad mengaku menderita
sakit di bagian leher, kepala, dan selangkangannya. Meski begitu, ia
masih bisa mengkikuti pelajaran sekolah sampai selesai.

"Sekarang sih sudah tidak sakit lagi. Kalau tadi sempat merasa sakit
di bagian kepala, tangan, terus selangkangan. Meski berbeda kelas,
saya kenal sama orang yang men-smack saya. Saya pun sempat diancam.
Katanya, kalau saya tidak ikutan smack down, nanti dibilangin," kata
Ahmad tanpa memberitahu maksud ancaman yang disampaikan temannya itu.

Ahmad sendiri mengaku tidak pernah menonton tayangan berbau kekerasan
tersebut karena ngeri. Sehari-hari, Ahmad sudah harus masuk kamar
sekitar pukul 19.00 dan belajar. Putra pasangan Lili Suhandi-Sariah
itu pun mengaku tidak tertarik ikut bermain gulat ala smack down
dengan teman-temannya karena takut mati.

Sebelumnya, masih di sekolah yang sama, Angga S Rakasiwi (10)
menderita luka sobek di jidat bagian kanan karena bermain gulat ala
smack down dengan Yoga Jaya Permana (10), teman sekelasnya. Peristiwa
tersebut terjadi pada Selasa (21/11), saat kedua siswa kelas V SDN
Babakan Surabaya VII ini tengah menghabiskan waktu istirahat.

"Main smack down-nya di kelas waktu istirahat sekitar pukul 10.00.
Yang ikutan banyak. Kan ada yang sendiri-sendiri, ada juga yang
banyakan. Pada saat itu, Angga kena lantai sehingga kepalanya
berdarah. Saya juga ikut jatuh ke lantai tapi tidak terluka," kata
Yoga diiyakan Angga yang saat itu tampak masih berhiaskan perban di
jidat bagian kanan.

Korban gulat ala smack down rupanya tidak hanya berasal dari siswa
sekolah dasar. Fayza Rafiansyah (4,5) juga sempat muntah darah karena
di-smack down tetangganya pada awal November lalu. Akibat luka yang
dideritanya, siswa TK Al Wahab itu pun dirawat di RS Al Islam selama
3 hari karena menderita luka pada bagian lambung. "Kejadiannya
berlangsung siang hari sepulang Fayza sekolah. Saat itu, Fayza
kemudian bermain di rumah tetangganya. Beberapa saat kemudian, saya
melihat Fayza terlentang dengan napas tersengal-sengal. Di rumah,
Fayza langsung muntah darah," kata Eti (36), ibunda Fayza saat
ditemui di rumahnya Komplek Perumahan Propelat Kavling III.

Eti baru mengetahui kalau anak ketiganya itu telah menjadi korban
smack down setelah pelaku yang terbilang akrab dengan Fayza meminta
maaf. Ditambah lagi, lanjut Eti, di rumah tetangganya tersebut juga
ternyata tengah ditayangkan VCD smack down. Fayza pun, lanjut Eti,
mengaku kalau ia ditendang dan diinjak oleh temannya yang lebih
besar.

Sumber: Warta Kota

_


--
~:ngadék sacékna, nilas saplasna:~
:.lembur deudeuh.:
http://banjarasih.blogsome.com

Kirim email ke