Punten ka Pak Wiluya, sim kuring bade mairan. Saur Pak Waluya: Poligami oge ditarima ku Islam, terus diatur supaya ulah kaleuleuwihi sabab poligami saencanna Islam lahir langkung teu bener, contona: teu diwatesan, teu adil jrrd. Tah ari kitu mah, ceuk pamikiran kuring, sabenerna mah spirit Islam teh leuwih condong kana Monogamy, tinimbang kana poligami, saperti perbudakan nu spiritna mah anti kana perbudakan.
Nu leres HUKUM ASALNYA PERNIKAHAN ADALAH POLIGAMI Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz Pertanyaan. Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Apakah hukum asal di dalam perkawinan itu poligami ataukah monogamy ? Jawaban. Hukum asal perkawinan itu adalah poligami (menikah lebih dari satu istri) bagi laki-laki yang mampu dan tidak ada rasa kekhawatiran akan terjerumus kepada perbuatan zhalim. (Yang demikian itu diperbolehkan) karena mengandung banyak maslahat di dalam memelihara kesucian kehormatan, kesucian kehormatan wanita-wanita yang dinikahi itu sendiri dan berbuat ihsan kepada mereka dan memperbanyak keturunan yang dengannya ummat Islam akan menjadi banyak dan makin banyak pula orang yang menyembah Allah Subhanahu wa Ta窶兮la semata. Dalil poligami itu adalah firman Allah. 窶廣rtinya : Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya窶・[An-Nisa : 3] Rasulullah Shallallahu 窶和laihi wa sallam pun mengawini lebih dari satu istri, dan Allah Subhnahu wa Ta窶兮la telah berfirman. 窶廣rtinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu窶・[Al-Ahzab ; 21] Rasulullah Shallallahu 窶和laihi wa sallam pun bersabda setelah ada beberapa orang sahabat yang mengatakan : 窶廣ku akan selalu shalat malam dan tidak akan tidur窶・ Yang satu lagi berkata : 窶廣ku akan terus berpuasa dan tidak akan berbuka窶・ Yang satu lagi berkata : 窶廣ku tidak akan mengawini wanita窶・ Tatkala ucapan mereka sampai kepada Nabi Shallallahu 窶和laihi wa sallam, beliau langsung berkhutbah di hadapan para sahabatnya, seraya memuji kepada Allah kemudian beliau bersabda. 窶廣rtinya : Kaliankah tadi yang mengatakan 窶彙egini dan begitu ?!窶・ Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan paling bertaqwa kepadaNya. Sekalipun begitu, aku puasa dan aku juga berbuka, aku shalat malam tapi akupun tidur, dan aku mengawini wanita. Barangsiapa yang tidak suka kepada sunnahku ini, maka ia bukan dari (umat)ku窶・[Riwayat Al-Bukhari] Ini adalah ungkapan luar biasa dari Rasulullah Shallallahu 窶和laihi wa sallam mencakup satu istri dan lebih. Wabillahittaufiq. [Majalah Al-Balagh, edisi 1015, tanggal 19 R.Awal 1410H, Fatwa Ibnu Baz] [Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar窶冓yyah Fi Al-Masa窶冓l Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, hal 392-394 Darul Haq] Saur Pak Waluya: Tos sakitu, meunang henteu sih, kuring mikir? Kenging sakenging-kengingna nanging kedah sesuai sareng bebeneran. Dari sini dapat dikatakan bahwa keyakinan Ahlus Sunnah adalah yang benar dalam masalah penggunaan akal sebagai dalil. Jadi, akal dapat dijadikan dalil jika sesuai dengan al-Qur'an dan as-Sunnah atau tidak bertentangan dengan keduanya. Dan jika ia bertentangan dengan keduanya, maka ia dianggap bertentangan dengan sumber dan dasarnya. Dan keruntuhan pondasi berarti juga keruntuhan bangunan yang ada di atasnya. Sehingga akal tidak lagi menjadi hujjah (argumen, alasan) namun berubah men-jadi dalil yang bathil.[15] PENJELASAN KAIDAH-KAIDAH DALAM MENGAMBIL DAN MENGGUNAKAN DALIL Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Bagian Ketiga dari Enam Tulisan 3/6 Penjelasan Kaidah Keenam 泥alil 疎qli (akal) yang benar akan sesuai dengan dalil naqli/nash yang shahih.・br /> Kata 羨ql dalam bahasa Arab mempunyai beberapa arti [1], di antaranya: Ad-diyah (denda), al-hikmah (kebijakan), husnut tasharruf (tindakan yang baik atau tepat). Secara terminologi, 疎ql (selanjutnya ditulis akal) digunakan untuk dua pengertian: [1]. Aksioma-aksioma rasional dan pengetahuan-pengetahuan dasar yang ada pada setiap manusia. [2]. Kesiapan bawaan yang bersifat instinktif dan kemampuan yang matang. Akal merupakan 疎rdh atau bagian dari indera yang ada dalam diri manusia yang bisa ada dan bisa hilang. Sifat ini dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu sabdanya: "Artinya : ...dan termasuk orang gila sampai ia kembali berakal.納2] Akal adalah insting yang diciptakan Allah Subahnahu wa Ta'ala kemudian diberi muatan tertentu berupa kesiapan dan kemampuan yang dapat melahirkan sejumlah aktivitas pemikiran yang berguna bagi kehidupan manusia yang telah dimuliakan Allah Azza wa Jalla. Firman-Nya: "Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkat mereka di daratan dan di lautan.・[Al-Israa・ 70] Syari誕t Islam memberikan nilai dan urgensi yang amat tinggi terhadap akal manusia. Dan itu dapat dilihat pada beberapa point berikut: Pertama [3]: Allah hanya menyampaikan kalam-Nya kepada orang yang berakal, karena hanya mereka yang dapat memahami agama dan syariat-Nya. Allah Subahanahu wa Ta'ala berfirman: "Artinya :...Dan merupakan peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal." [Shaad: 43] Kedua [4] : Akal merupakan syarat yang harus ada dalam diri manusia untuk dapat menerima taklif (beban kewajiban) dari Allah Azza wa Jalla. Hukum-hukum syari誕t tidak berlaku bagi mereka yang tidak menerima taklif. Dan di antara yang tidak menerima taklif itu adalah orang gila karena kehilangan akalnya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Artinya : Pena (catatan pahala dan dosa) diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan; orang yang tidur sampai bangun, anak kecil sampai bermimpi, orang gila sampai ia kembali sadar (berakal)."[5] Ketiga [6]. Allah Azza wa Jalla mencela orang yang tidak menggunakan akalnya. Misalnya celaan Allah terhadap ahli Neraka yang tidak menggunakan akalnya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Artinya : Dan mereka berkata: 全ekiranya kami mendengarkan atau memi-kirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni Neraka yang menyala-nyala." [Al-Mulk: 10] Keempat [7]. Penyebutan begitu banyak proses dan anjuran berfikir dalam al-Qur-an, seperti tadabbur, tafakkur, ta-aqqul dan lainnya. Maka kalimat seperti 斗a誕llakum tatafakkaruun・(mudah-mudahan kamu berfikir), atau 殿falaa ta智iluun・(apakah kamu tidak berakal), atau 殿falaa yatadabbaruuna al-Qur'ana・(apakah mereka tidak mentadabburi/merenungi isi kandungan al-Qur'an) dan lainnya. Kelima. Islam mencela taqlid yang membatasi dan melumpuhkan fungsi dan kerja akal. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Artinya : Dan apabila dikatakan kepada mereka: 選kutilah apa yang telah diturunkan Allah, mereka menjawab: 禅idak! Tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami. (Apakah mereka akan mengikutinya juga) walau-pun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk? "[Al-Baqarah: 170] Perbedaan antara taqlid dan ittiba・adalah sebagaimana telah dikatakan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, 的ttiba・adalah sese-orang mengikuti apa-apa yang datang dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.・[8] Ibnu 羨bdil Barr (wafat th. 463 H) dalam kitabnya, Jaami置l Bayanil 選lmi wa Fadhlihi [9] menerangkan perbedaan antara ittiba・(mengikuti) dan taqlid yaitu terletak pada adanya dalil-dalil qath段 yang jelas. Bahwa ittiba・yaitu penerimaan riwayat berdasarkan diterimanya hujjah sedangkan taqlid adalah penerimaan yang ber-dasarkan pemikiran logika semata. Berkata Ibnu Khuwaiz Mindad al-Maliki (namanya adalah Muhammad bin Ahmad bin 羨bdillah, wafat th. 390 H) : 溺akna taqlid secara syar段 adalah merujuk kepada perkataan yang tidak ada hujjah/dalil atas orang yang mengatakannya. Dan makna ittiba・yaitu mengikuti apa-apa yang berdasarkan atas hujjah/dalil yang tetap. Ittiba・diperkenankan dalam agama, namun taqlid dilarang.・[10] Jadi definisi taqlid adalah menerima pendapat orang lain tanpa dilandasi dalil.[11] Keenam [12] Islam memuji orang-orang yang menggunakan akalnya dalam memahami dan mengikuti kebenaran. Allah Azza wa Jalla berfirman: 鄭rtinya : ..Sebab itu sampaikanlah berita (gembira) itu kepada hamba-hamba-Ku yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal." [Az-Zumar: 17-18] Ketujuh. Pembatasan wilayah kerja akal dan pikiran manusia sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla. "Artinya : Mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: 迭uh itu adalah urusan Rabb-ku. Dan tiadalah kalian diberi ilmu melainkan sedikit." [Al-Israa・ 85] Firman Allah Azza wa Jalla : "Artinya : Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, sedangkan ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya." [Thaahaa: 110] Ulama Salaf (Ahlus Sunnah) senantiasa mendahulukan naql (wahyu) atas 疎ql (akal). Naql adalah dalil-dalil syar段 yang tertuang dalam al-Qur-an dan as-Sunnah. Sedangkan yang dimaksud dengan akal ialah, dalil-dalil 疎qli yang dibuat oleh para ulama ilmu kalam dan mereka jadikan sebagai agama yang menundukkan/mengalahkan dalil-dalil syar段. Mendahulukan dalil naqli atas dalil akal bukan berarti Ahlus Sunnah tidak menggunakan akal. Tetapi maksudnya adalah dalam menetapkan 疎qidah mereka tidak menempuh cara seperti yang ditempuh para ahli kalam yang menggunakan rasio semata untuk memahami masalah-masalah yang sebenarnya tidak dapat dijangkau oleh akal dan menolak dalil naqli (dalil syar段) yang bertentangan dengan akal mereka atau rasio mereka. Imam Abul Muzhaffar as-Sam誕ni Rahimahullah (wafat th. 489 H) [13] berkata: 適etahuilah, bahwa madzhab Ahlus Sunnah mengatakan bahwa akal tidak mewajibkan sesuatu bagi seseorang dan tidak melarang sesuatu darinya, serta tidak ada hak baginya untuk meng-halalkan atau mengharamkan sesuatu, sebagaimana juga tidak ada wewenang baginya untuk menilai ini baik atau buruk. Seandainya tidak datang kepada kita wahyu, maka tidak ada bagi seseorang suatu kewajiban agama pun dan tidak ada pula yang namanya pahala dan dosa.・ Secara ringkas pandangan Ahlus Sunnah tentang penggunaan akal, di antaranya sebagai berikut :[14] [1]. Syari誕t didahulukan atas akal, karena syari誕t itu ma痴hum sedang akal tidak ma痴hum. [2]. Akal mempunyai kemampuan mengenal dan memahami yang bersifat global, tidak bersifat detail. [3]. Apa yang benar dari hukum-hukum akal pasti tidak bertentangan dengan syari誕t. [4]. Apa yang salah dari pemikiran akal adalah apa yang berten-tangan dengan syari誕t. [5]. Penentuan hukum-hukum tafshiliyah (terinci seperti wajib, haram dan seterusnya) adalah hak prerogatif syariat. [6]. Akal tidak dapat menentukan hukum tertentu atas sesuatu sebelum datangnya wahyu, walaupun secara umum ia dapat mengenal dan memahami yang baik dan buruk. [7]. Balasan atas pahala dan dosa ditentukan oleh syari誕t. Allah Azza wa Jalla berfirman: "Artinya : Kami tidak akan meng疎dzab sehingga Kami mengutus seorang Rasul." [Al-Israa・ 15] [8]. Janji Surga dan ancaman Neraka sepenuhnya ditentukan oleh syari誕t. [9]. Tidak ada kewajiban tertentu terhadap Allah Azza wa Jalla yang diten-tukan oleh akal kita kepada-Nya. Karena Allah mengatakan tentang diri-Nya: "Artinya :Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya" [Al-Buruuj: 16] Dari sini dapat dikatakan bahwa keyakinan Ahlus Sunnah adalah yang benar dalam masalah penggunaan akal sebagai dalil. Jadi, akal dapat dijadikan dalil jika sesuai dengan al-Qur'an dan as-Sunnah atau tidak bertentangan dengan keduanya. Dan jika ia bertentangan dengan keduanya, maka ia dianggap bertentangan dengan sumber dan dasarnya. Dan keruntuhan pondasi berarti juga keruntuhan bangunan yang ada di atasnya. Sehingga akal tidak lagi menjadi hujjah (argumen, alasan) namun berubah men-jadi dalil yang bathil.[15] [Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan Pertama Jumadil Akhir 1425H/Agustus 2004M] _________ Foote Note [1]. Lihat al-Madkhal li Diraasatil 羨qiidatil Islamiyyah 疎la Madzhab Ahlis Sunnah wal Jama誕h (hal. 40). [2]. HR. Abu Dawud (no. 4403), Shahiih Sunan Abi Dawud (no. 3703) dan Irwaa-ul Ghaliil (II/5-6). [3]. Lihat al-Madkhal li Diraasatil 羨qiidatil Islamiyyah 疎la Madzhab Ahlis Sunnah wal Jama誕h (hal. 40). [4]. Ibid, hal. 40. [5]. HR. Abu Dawud (no. 4403), Shahiih Sunan Abi Dawud (III/832 no. 3703). [6]. Lihat al-Madkhal li Diraasatil 羨qiidatil Islamiyyah 疎la Madzhab Ahlis Sunnah wal Jamaa誕h (hal. 41). [7]. Ibid, hal. 41. [8]. Lihat Taarikh Ahlil Hadits Ta馳iin al-Firqah an-Najiyah wa Annaha Tha-ifah Ahlil Hadits oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad ad-Dahlawi al-Madani, tahqiq oleh Syaikh 羨li bin Hasan al-Halaby hal. 116. [9]. Ibid, hal. 116. [10]. Ibid, hal. 117 dan Jaami・Bayanil 選lmi wa Fadhlihi, tahqiq Abu Asybal az-Zuhairi (II/993). [11]. Lihat Manhaj Imam asy-Syafi段 fii Itsbaatil 羨qiidah (I/121) karya Dr. Muhammad bin 羨bdil Wahhab al-羨qiil. [12]. Lihat al-Madkhal (hal. 41). [13]. Beliau adalah Abu Muzhaffar Manshuur bin Muhammad bin 羨bdil Jabbar as-Sam誕ni at-Taimi seorang ahli fikih, imam yang masyhur, beliau memiliki kitab-kitab tentang fikih dan ushul fikih serta hadits. Lihat al-Hujjah fi Bayyan al-Mahajjah (I/314) oleh Imam al-Ashbahani, tahqiq Muhammad bin Rabi・bin Hadi 羨mir al-Madkhaly. Cet. Daar ar-Raayah, 1411 H [14]. Lihat al-Madkhal li Diraasatil 羨qiidatil Islamiyyah 疎la Madzhab Ahlis Sunnah wal Jamaa誕h (hal. 45). [15]. Lihat al-Madkhal li Diraasatil 羨qiidatil Islamiyyah 疎la Madzhab Ahlis Sunnah wal Jama誕h. hal. 46. ----- Original Message ---- From: waluya56 <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, December 4, 2006 2:15:04 PM Subject: Re: [Urang Sunda] Horseeehhhh....!!! Aa Gym Ngawayuh yeuh... Kieu Geulis, (ngabales bongan kuring disebut kasep) punten kuring mairan deui, nu diselapkeun dina seratan Teh Ely > Kieu kasep, > > 1. Tidak setuju poligami itu menjadi salah karena konteknya > melawan ketentuan Allah, kalau tidak mau poligami itu menjadi > benar karena haknya dialah memilih tak poligami. Kata "tidak > setuju" dan kata "tidak mau" itu jauh berbeda dan berakibat hukum > berbeda. > > 2. Budak belian itu halal digauli syaratnya "dinikahi", karena di > islam tidak boleh hubungan seks pra nikah. Lihat lagi riwayat > Ismail yang menurunkan Rasullullah, siapakah ibunya ? WALUYA: Sababaraha kali kuring posting yen Poligami teh halal, salah sahijina waleran ka Kang Apri, punten diilo tah postingan kuring, jadi kuring oge teu ngaharamkeun. Tapi kudu diemut polygami teh sanes monopoli Islam wae : Hindu, Budha, Kristen (Mormon) jrrd oge ngameunangkeun. Komo suku primitif mah siga di kajeroan Papua, kapala sukuna bisa boga pamajikan puluhan urang. Islam narima sistem poligami ieu nu geus aya ti baheulana, tapi diatur. Stop heula soal poligami, ayeuna perbudakan. Perbudakan geus aya ti baheulana, ti samemeh Islam aya. Islam teu ngalarang perbudakan tapi ngatur supaya manusiawi ( upami ngalarang, punten tunjukkeun ka kuring, dalil-dalil nu ngalarang perbudakan). Perbudakan teu mungkin di pupus di jaman Kangjeng Nabi sabab pakait jeung sosial-ekonomi masyarakat. Perbudakan kakara bisa dipupus sanggeus manusa NIMUKEUN MESIN, jadi teu butuh tanaga budak-belian. Di dunya Islam sorangan, perbudakan resmi (keur ngabedakeun ti prostitusi, trafiking) tepi ka taun 1962 masih aya di Arab Saudi jeung di Mauratania. Arab Saudi kakara ngalarang perbudakan sanggeus diteken ku Presiden Kenedy. Ayeuna, urang (kuring, Teh Ely jeung baraya sadayana) yakin Islam teh anti perbudakan. Kayakinan ieu JELAS sanes tina dalil-dalil, da teu aya nu teges-teges ngalarang, tapi dina spirit/ sumanget Islam nu memener perbudakan supaya leuwih manusiawi. Poligami oge ditarima ku Islam, terus diatur supaya ulah kaleuleuwihi sabab poligami saencanna Islam lahir langkung teu bener, contona: teu diwatesan, teu adil jrrd. Tah ari kitu mah, ceuk pamikiran kuring, sabenerna mah spirit Islam teh leuwih condong kana Monogamy, tinimbang kana poligami, saperti perbudakan nu spiritna mah anti kana perbudakan. Tos sakitu, meunang henteu sih, kuring mikir? Hatur nuhun. Baktos, WALUYA ____________________________________________________________________________________ Cheap talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates. http://voice.yahoo.com

