Kompas. Rabu, 13 Desember 2006

HKI
Tidak Ada Perlindungan Pengetahuan Tradisional

Jakarta, Kompas - Perundangan hak kekayaan intelektual atau HKI di
Indonesia tidak melindungi pengetahuan dan kearifan tradisional. Pangkal
masalahnya karena perundangan itu mengacu pada konsep HKI dari Barat yang
tidak sesuai dengan kondisi di Indonesia.

Karena itu, "Sudah saatnya kita memikirkan cara agar kepentingan nasional
tetap diutamakan dalam mengatasi masalah ini," ujar Rahardi Ramelan, pakar
teknologi, dalam Dialog Interaktif Hak Kekayaan Intelektual yang
diselenggarakan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, di Jakarta,
Selasa (12/12).

Dalam diskusi tampil sebagai pembicara Bambang Kesowo, pakar HKI, dan Heru
Santoso, Direktur PT Panasonic Indonesia. Diskusi dimoderatori Henry
Soelistyo Budi, Sekjen Perhimpunan Masyarakat HKI Indonesia.

Rahardi, yang juga mantan Menneg Ristek/Kepala BPPT, mengatakan, konsep
perlindungan HKI ala Barat ini hanya melihat kemampuan individual dalam
menghasilkan penemuan atau invensi. Lalu memberikan hak monopoli kepada
pemilik HKI untuk menikmati manfaat ekonomi dari kekayaan intelektualnya.

Pemberian hak monopoli kepada individu dan perusahaan besar ini sering
bertentangan dengan kepentingan publik. Misalnya tentang penemuan obat,
makanan, dan produk pertanian seperti penemuan bibit unggul.

Di negara berkembang seperti Indonesia, sering dijumpai pengetahuan dan
kearifan tradisional berorientasi kepada komunitas, bukan individu.
Akibatnya, perlindungan pengetahuan tradisional seperti obat tradisional,
herbal, selalu harus diselesaikan secara khusus, papar Rahardi.

Hak paten untuk teknologi tradisional belum tuntas dirumuskan. Konsep
paten juga belum dapat mengakomodasi perlindungan pengetahuan lokal
seperti batik dan obat. (YUN) 



___ _           _ _     ___ ____ ___/ __| |_ _  _ __| (_)___| __|__  / _ \\__ \ 
 _| || / _` | / _ \__ \ / /\_, /|___/\__|\_,_\__,_|_\___/___//_/  /_/

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke