aya kiriman email te tatanggi
mangga di paos mudah2an mangfaat baktos dedi --- yogar tea <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Date: Thu, 14 Dec 2006 20:44:11 -0800 (PST) > From: yogar tea <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Fwd: RE: [ft82] Re: Fwd: dilarang.... > dibebaskan.... > To: fatilah_99 <[EMAIL PROTECTED]>, dian budi > <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Note: forwarded message attached. > > --------------------------------- > Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and > get answers from real people who know.> To: <[EMAIL PROTECTED]> > From: "Dikdik Musadiq" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Thu, 14 Dec 2006 11:14:56 +0800 > Subject: RE: [ft82] Re: Fwd: dilarang.... > dibebaskan.... > > Aa Bagus & Uda Tuta, > > Berikut saya dapat forward-an bocoran > pidato Bush sewaktu > briefing di White House sebelum berkunjung ke > Indonesia 20 Nov'2006 y.l. > > Entah benar atua tidak, tapi sepanjang > pengamatan saya > kelihatannya cerita kondisi di Indonesianya kok > mirip.ya! > > Betul Gus, Hidup Republik Jengger (Ayam) > eh.Republik > Jegger..! > > > > Berikut forward-annya: > > > > > > Berikut bocoran pidato Bush sewaktu briefing di > White House sebelum > berkunjung ke Indonesia 20 November ini. > > Kepada yang terhormat Direktur CIA, FBI, Direktur > Bank Dunia, ADB, IMF, > CEO Haliburton, Exxon Mobil, Freeport, Bankir2 > Internasional, dan semua > yang telah > membantu kami membiayai perang Iraq, Afghanistan, > serta menyebarluaskan > kekuasaan imperium global, Direktur media dan > televisi CNN, ABC, NBC, > yang telah > membantu propaganda kita, kami ucapkan terima kasih. > > > Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada > hari ini saya akan > melaporkan keadaan Indonesia, yang dulu kita takuti > itu, sekarang sama > sekali tak berdaya di hadapan kita. > > Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata > mereka, karena senjata > yang mereka gunakan adalah kiriman dari negeri kita, > lihatlah ketika > kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara > mereka seperti maung > ompong ha ha ha ha (hadirin tertawa), yang lebih > lucu lagi kemarin > presidennya sendiri yang memelas pada kita untuk > menghentikan embargo > itu... ha haha. (hadirin tertawa).. kasihan-kasihan. > > > Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham > materialisme, > budaya konsumtif, hedonisme, individualisme, yang > kita ajarkan itu lewat > iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan televisi kita, > film-film kita, > propaganda-propagan da kita, sudah > tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari > mereka, jangankan > memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih agamanya, > kini mereka hanya > memikirkan kesenangan diri mereka sendiri, bayangkan > saja Negara > semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi > dalam korupsi and > dalam urusan berbelanja baju ke > Singapura, mengalahkan Jepang, Australia, dan China > sekalipun. ha ha ha > (hadirin tertawa ). > > Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena > mahasiswa-mahasiswa > terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di > perusahaan-perusaha > an minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka > dengan gaji yang > besarnya sama dengan loper koran di negeri kita ha > ha ha. (hadirin > tertawa ). Bayangkan orang-orang terbaiknya hadirin. > > > Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan > pejabatnya, karena sebagian > besar dari mereka adalah orang yang gila jabatan dan > sangat mudah untuk > disuap, untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita > minta untuk melakukan > apa saja sesuai keinginan kita. Dasar mental > koruptor! ha ha ha ha > (hadirin tertawa ). > > Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil > bisa mereka bayar, > 22% APBN mereka habis untuk membayar hutang kepada > kita, sehingga > mengurangi > anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan > pelayanan sosial > mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya > yang kelaparan, > miskin, sakit dan tak > mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita. > Karena semakin lama > jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta > generasi yang lemah dari > negeri itu. > Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang > selama ini kita > harapkan. > > Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, > lebih dari 96 % > ladang minyak mereka telah kita miliki, tambang > batu-bara, tembaga, > emas, yang > beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah > milik kita. Lebih dari > itu mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku, > walau banyak yang > ngopi, komputer-komputer, software-soffware mereka, > walau banyak yang > ngebajak, > bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah > produksi perusahaan2 > kita. > ha ha ha (hadirin tertawa), > > ....Indonesia merupakan ladang dollar kita yang > harus tetap kita > pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta lebih > penduduk negeri itu > merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan > kita. > > Singkat kata Indonesia telah kalah dari kita baik > dari segi ekonomi, > militer, politik, budaya, teknologi, dan lain-lain > dan lain-lain > > Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, > maka saya sarankan > agar lebih mengefektifkan promosi budaya konsumtif > dan hedonisme kepada > mereka, kepada > agen-agen CIA agar memecah belah, tebarkan > kecurigaan dan fitnah di > antara mereka, biar mereka terus berkelahi dan tidak > punya waktu untuk > melawan > Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda > terbaiknya agar bekerja > untuk perusahaan-perusaha an kita, sehingga tidak > akan banyak gerakan > yang > menentang kita. > > Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima > kasih atas kerja sama > yang luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah > ikut serta membantu > usaha kita, perusahaan-perusaha an Multinasional, > Televisi dan Media > masa, Bank Dunia, IMF, CGI, Negara-Negara Sekutu, > para Economic Hit Man, > Mafia Berkeley, yang terhormat pejabat korup > Indonesia. Dan lain-lain, > dan lain-lain. > > Sekian dan terima kasih. > > NB: kutipan pidato ini bersumber dari email seorang > pelajar Indonesia di London yang menerima beasiswa > dari AS (baca: Ford Foundation) > > > > > > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of > Bagus DJ, SKAI-New-Thamrin > Sent: 13 Desember 2006 11:37 > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: RE: [ft82] Re: Fwd: dilarang.... > dibebaskan.... > > > > Hidup Republig Jegger !!! > > -----Original Message----- > From: muchtarp [mailto:[EMAIL PROTECTED] > <mailto:muchtarp%40yahoo.com> > com] > Sent: Wednesday, December 13, 2006 12:08 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > <mailto:ft82%40yahoogroups.com> com > Subject: [ft82] Re: Fwd: dilarang.... dibebaskan.... > > Begini aja koq repot...! > > Negara demokrasi mayoritas penduduknya masih miskin > dan unedukatif, akan > menjadi seperti ini....always. > > Anggota DPR yang terhormat, dipilih dari mayoritas > rakyat yang buta > politik > sejak jaman dahulu...jangan harap pilihan mereka > punya 'kualitas' > > Pejabat pemerintahan seperti walikota, bupati, > gubernur dipilih > mayoritas > rakyat yang miskin harta dan ilmu politik melalui > Pilkada hasilnya tidak > akan meleset jauh dari yang terjadi sekarang. Jangan > bicara > kualitas....terlalu idealis... > > Hanya disini.. > Yang pintar tersisihkan kerja di LSM. > Yang agak begok dan enggak lulus S1 (paksain bikin > ijazah bodong) boleh > masuk DPR Yang super bego awake gede, boleh masuk > Akabri jadi jendral > dan > jadi pejabat penting. > Yang malas sekolah boleh kaya jadi pengusaha 'ali > baba'... > > Sumpah jabatan pake saksi agama tinggal seremoni. > Gelar sarjana tiap tahun nambah sekedar untuk > dihormati Naik haji tiap > tahun > jadi rutinitas Korupsi tetap lancar dan menjadi > kebanggan sosial. > > Masih perlu waktu lama sekali .... > Hingga 220 penduduk perutnya 'kenyang' dulu baru > otaknya diisi... > > Baru saat itu bicara seperti dagangan Oom George > Bush "Domocracy and > Human > Right" > > Yang muncul di media, itu baru kulit ari... > Yang aslinya DPR, jauh lebih bobrok dari berita > media.. > Enggak Percaya?, boleh chek langsung ke sana. > (soale aku pernah diajak kesana dan lihat sendiri > dengan mata > kepala..Memalukan!) > > Akhirnya pake ilmu Aa Jegger,ajah > Disini mau maling apa saja milik negara boleh asal > enggak kepergok. > Asal enggak maling punya tetangga atau istri pak > haji. > Kalo kepergok, namanya maling bego...itu aja. > (malingpun sebelum aksi kudu belajar 'ilmu > maling'...) > > He..he.. > > > > . > > > <http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=1043035/grpspId=1705240560/m > sgId=4972/stime=1165987531/nc1=4013956/nc2=3848516/nc3=3848586> > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

