Baraya, Punten teu disundakeun. Hoream dua kali gawe.
Ieu salah sahiji seratan si kuring di forum Kandaga: Tentang si bonten (mentimun): Ada kenalan, seorang dokter kulit senior, tinggal di Bogor. Beliau ahli kulit yang lumayan terkenal. Prakteknya di sebelah kebun raya Bogor, dekat kantor pos. Beliau juga seorang ahli ecotourism, yang punya EO (Buana Viesta namanya) di bidang wisata lingkungan, khususnya wisata gua (spelelogi, caving). Karena itu, diantara teman-teman beliau, beliau dikenal sebagai ahli kulit manusia dan sekaligus ahli kulit bumi ..:) Diantara yang akan saya ceritakan disini adalah pengalaman beliau dalam merawat kulit. Dokter yang modern ini agak aneh juga dalam saran treatment kulit. ya kulit kita, manusia. Katanya: "Tidak ada yang lebih baik dalam hal menjaga keawetmudaan kulit kita, terutama wajah, selain lulur dari dari mentimun". Dan, itu bukan sekedar wacana, namun beliau praktekan. Sewaktu saya masih bekerja di kantor Menteri Lingkungan Hidup, saya sering mendapat tugas ke tempat beliau dalam urusan perlindungan aset vital. Salah satu aset vital bangsa kita dalam hal kebumian (per-geol-ogian) adalah kawasan karst, yaitu landscap alam yang didalamnya sering dijumpai gua-gua alam. Nah, sering sekali saya memergoki beliau di tempatnya yang asri di Cisarua, Bogor, itu sedang membolak-balikan jemuran mentimun. "Untuk diambil sarinya, banyak yang pesan", katanya ketika saya tanya. Jadi....back to nature itu modern...dan Kandaga saya yakin mampu ke arah itu: menyediakan produk alami untu berbagai kebutuhan kita sehari-hari yang bermutu tinggi, terjangkau, dan menguntungkan. Syaratnya: tekun, sabar, solid, sinergi....mirip nasihat dari managemen qolbunya Aa Gym lah hehehe. Salam, K1 manAR

