Nyanggakeun ti milis sapalih. Hapunten teu ditarjamahkeun kana basa
Sunda. Patarosan: upami kaayaan Indonesia sakumaha dina ranking di
handap, kumaha jawa barat.

Kade hilap, abdi aya di dua ranking ( :) heureuy).

Salam,
manAR

---------- Forwarded message ----------
From: Ari Condrowahono <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Feb 9, 2007 12:40 AM
Subject: [wanita-muslimah] Ranking Negara-negara di Dunia Januari 21, 2007
To: [email protected]

...Indoensia bukan negera penghutang terbesar lho..... :D dan untuk
pengeluaran untuk kesehatan, indonesia emang suck. buat belanja R&D,
Indoensia gak bisa
diharapkan ....

http://pjvermonte.wordpress.com/page/2/

*Ranking Negara-negara di Dunia Januari 21, 2007*
Posted by philips vermonte in my own. 10 comments

Sore tadi saya dapat kiriman dari majalah The Economist. Karena saya
berlangganan majalah ini, saya mendapat hadiah awal tahun sebuah buku
kecil berjudul World in Figures 2007 edition. Isinya data-data
berdasarkan beragam kategori mengenai negara-negara di dunia, dikemas
menjadi handy dan accessible sebesar buku saku, tebalnya 254 halaman.

Saya melakukan quick reading, dan menemukan hal-hal menarik yang bisa
dibagi di sini.

Beberapa dari data itu saya kutip di bawah, juga saya sertakan data
mengenai negara tetangga seperti Thailand, Filipina, Malaysia atau
Singapura.

Ini dia:

A. Largest Population: (1) Cina 1,31 milyar penduduk, (2) India 1,08
milyar, (3) Amerika Serikat 297 juta, (4) Indonesia 222 juta, (5)
Brazil 180 juta, (6) Pakistan 157 juta...(9) Jepang 128 juta, (13)
Vietnam 82 juta, (14) Filipina 81 juta, (19) Thailand 63,5 juta.

Bandingkan dengan data tahun 1950: (1) Cina 555 juta penduduk, (2)
India 358 juta, (3) Amerika Serikat 158 juta, (4) Rusia 103 juta, (5)
Jepang 84 juta, (6) Indonesia 80 juta.

Estimasi majalah Economist untuk tahun 2050 (dengan tingkat
pertumbuhan penduduk seperti saat ini): (1) India akan memiliki 1,5
milyar penduduk, (2) Cina 1,32 milyar (3) Amerika Serikat 395 juta (4)
Pakistan 304 juta (5) Indonesia 284 juta.

B. Most Male Population (negara dengan jumlah pria per 100 wanita
terbanyak): (1) Uni Emirat Arab 214 pria per 100 wanita, (2) Qatar
206, (3) Kuwait 150, (4) Bahrain 132, (5) Oman 128, (6) Arab Saudi
117.

C. Most Female Population (negara dengan jumlah pria per 100 wanita
tersedikit): (1) Latvia 84 pria per 100 wanita, (2) Estonia 85 (3)
Ukraine 85 (4) Armenia 87 (5) Lesotho 87 (6) Lithuania 87 (7) Rusia
87.

D. Biggest Cities (berdasarkan jumlah penduduk tahun 2005): (1) Tokyo
35 juta penduduk, (2) Mexico City 19 juta (3) New York 18,5 juta (4)
Mumbai -- India 18,3 juta (5) Sao Paolo-Brazil 18,3 juta (6) New Delhi
15,3 juta (7) Kolkata -- India 14 juta (8) Buenos Aires-Argentina 13,3
juta (9) Jakarta 13,2 juta (10) Shanghai 12,7 juta...(19) Manila 10,7
juta.

E. Kota dengan Highest Quality of Life (index New York = 100, November
2005): (1) Zurich - Switzerland 108 (2) Geneva-Switzerland 108 (3)
Vancouver -- Canada 107,7 (4) Vienna -- Austria 107,5 (5) Auckland --
New Zealand 107,3.

F. Kota dengan Lowest Quality of Life (index New York =100, November
2005): (1) Baghdad 14,5 (2) Brazzavile -- Congo-Braz 30,3 (3) Bangui
-- Republik Afrika Tengah 30,6 (4) Khartoum -- Sudan 31,7...(31)
Yangon -- Myanmar (39) Tehran -- Iran

Untuk E dan F, indeks didasarkan pada 39 faktor mulai dari fasilitas
rekreasi hingga stabilitas politik.

G. Biggest Economies* (berdasarkan Gross Domestik Produk -- GDP): (1)
Amerika Serikat 11,7 trilyun dolar (2) Jepang 4,6 trilyun dolar (3)
Jerman 2,7 trilyun dolar (4) Inggris 2,1 trilyun dolar (5) Perancis 2
trilyun dolar (6) Cina 1,9 trilyun dolar...(11) Korea Selatan 679
milyar dolar (13) Australia 637 milyar dolar (20) Taiwan 305 milyar
dolar (23) Indonesia 257 milyar dolar (24) Arab Saudi 250 milyar dolar
(41) Singapura 106,8 milyar dolar

. jangan lupa dibagi jumlah penduduk nantinya...he..he

Majalah Economist juga mempunyai cara penghitungan menarik untuk
mengukur exchange rate mata uang sebuah negara terhadap dolar, untuk
menilai apakah mata uang yang bersangkutan bisa dikategorikan sebagai
under-valued currency atau over-valued currency. Indeks yang digunakan
adalah harga sebuah hamburger Big Mac punya McDonald di negara
bersangkutan lalu dikonversi ke dolar Amerika. Ini dia hasilnya:

H. Countries with the most under valued currencies (as of May 2006):
(1) Cina, dengan harga Bic Mac 1,3 dolar (2) Macau 1,39 dolar (3)
Malaysia 1,52 dolar (4) Argentina 1,55 dolar (5) Hong Kong 1,55 dolar
(6) Thailand 60 baht=1,56 dolar (7) Indonesia 14,600 rupiah = 1,57
dolar (8) Filipina 85 peso=1,62 dolar

I. Countries with the most over-valued currencies (as of May 2006):
(1) Norwegia dengan harga sebuah Bic Mac 7,05 dolar (2) Eslandia 6,37
dolar (3) Oman (!) 6,39 dolar (4) Switzerland 5,21 dolar (5) Denmark
4,77 dolar.

J. Largest Bilateral and Multilateral Donor: (1) Amerika Serikat telah
memberi bantuan luar negeri sebesar 19 trilyun dolar (2) Jepang 8,9
trilyun dolar (3) Perancis 8,4 trilyun (4) Inggris 7,8 trilyun dolar
(5) Jerman 7,5 trilyun dolar (6) Belanda 4,2 trilyun

K. Largest Recipients of bilateral and multilateral aid: (1) Irak 4,6
trilyun dolar (2) Afghanistan 2,1 trilyun (3) Vietnam 1,8 trilyun (4)
Etiopia 1,8 trilyun...(7) Cina 1,6 trilyun (11) Bangladesh 1,4 trilyun
(13) Rusia 1,3 trilyun (29) Bosnia 671 milyar dolar (44) Israel 479
milyar (45) Kamboja 478 milyar dolar (48) Filipina 463 milyar dolar
(60) Malaysia 290 milyar dolar (68) Mongolia 262 milyar dolar

Ternyata, Indonesia tidak masuk dalam list 68 besar negara penerima
bantuan asing, tidak seperti negara tetangga Vietnam, Filipina atau
Malaysia misalnya. Artinya, mereka yang berteriak-teriak atas nama
nasionalisme bahwa Indonesia terlalu bergantung pada bantuan asing
mungkin sekarang harus mulai tutup mulut karena teriakan itu sama
sekali tidak berdasar.

L. Ranking Negara berdasarkan Total Pengeluaran untuk Research &
Design (R&D) (perhitungan berdasarkan persentase terhadap GDP): (1)
Israel 4,3% (2) Swedia 4,2% (3) Finlandia 3,4% (4) Jepang 3,12% (5)
Eslandia 3,10% (6) Korea Selatan 2,6% (7) Amerika Serikat 2,59% (8)
Switzerland 2,57% ...(15) Singapura 2.13% (23) Cina 1,31% (33) India
0,84% (37) Malaysia 0.69% (43) Venezuela 0,46% (44) Kolumbia 0,40%
(45) Mexico 0,40%.

Dalam hal alokasi anggaran untuk riset, Indonesia sama sekali tidak
muncul dalam list. Maka tidak perlu heran kalau kita banyak tertinggal
di segala bidang. Karena tidak ada riset memadai, kita lebih banyak
bekerja berdasarkan insting, daripada berdasarkan riset yang
mengakumulasi dan memanfaatkan pengetahuan.

Berikutnya, soal bisnis, birokrasi dan korupsi mungkin bisa
digambarkan dengan kategori berikut:

M.Number of days taken to register a new company: (1) Haiti 203 hari
(2) Laos 198 hari (3) Congo 155 hari (4) Mozambique 153 hari (5)
Brazil 152 hari (6) Indonesia 151 hari (7) Angola 146 hari

sementara negara dengan birokrasi termudah untuk membuka perusahaan:
(1) Australia 2 hari (2) Canada 2 hari (3) Denmark 5 hari (4) Amerika
Serikat 5 hari (6) Singapura 6 hari...(12) Hong Kong 11 hari.

Tentu saja, lamanya proses birokrasi untuk mendaftarkan perusahaan
adalah salah satu faktor penyebab tidak kompetitifnya sebuah negara
dan enggannya investor menanamkan modal.

N. Business software piracy (persentase software yang dibajak, data
tahun 2004): (1) Vietnam 92% (2) Ukraina 91% (3) Cina 90% (4) Zimbabwe
90% (5) Indonesia 87% (6) Rusia 87%.

O. Ranking berdasar jumlah pemenang Hadiah Nobel periode 1901-2005

Nobel Perdamaian: (1) Amerika Serikat 17 orang (2) Inggris 11 orang
(3) Perancis 9 orang (4) Swedia 5 orang (5) Belgia 4 orang.

Nobel Ekonomi: (1) Amerika Serikat 29 orang (2) Inggris 8 (3) Norwegia
2 orang (4) Swedia 2 orang (5) Perancis 1 orang

Nobel Sastra: (1) Perancis 14 orang (2) Amerika Serikat 12 orang (3)
Inggris 10 orang (4) Jerman 7 orang (5) Swedia 6 orang

Nobel Kedokteran: (1) Amerika Serikat 49 orang (2) Inggris 21 orang
(3) Jerman 14 orang (4) Swedia 7 orang (5) Perancis 6 orang

Nobel Fisika: (1) Amerika Serikat 47 orang (2) Inggris 19 orang (3)
Jerman 18 orang (4) Perancis 8 (5) Belanda 6 orang (6) Rusia 6
orang...(15) India 1 orang

Nobel Kimia: (1) Amerika Serikat 41 orang (2) Inggris 22 orang (3)
Jerman 14 orang (4) Perancis 7 orang (5) Switzerland 6 orang.

P. Negara dengan pengeluaran bidang kesehatan tertinggi (berdasarkan
persentase terhadap GDP): (1) Amerika Serikat 15,2 persen (2)
Switzerland 11,5% (3) Jerman 11.1% (4) Kamboja 10,9% (5) Eslandia
10,5%

Q. Negara dengan pengeluaran bidang kesehatan terendah (persentase
terhadap GDP): (1) Kongo 2% (2) Pakistan 2,4% (3) Somalia 2,6% (4)
Iraq 2,7%...(8) Myanmar 2,8% (11) Indonesia 3,1% (29) Malaysia 3,8%.

Masih banyak data dari kiriman majalah The Economist ini. Misalnya
ranking berdasarkan human development index, pemilikan televisi
berwarna, jumlah surat kabar, presentase pemilik komputer dan pengguna
internet dan sebagainya.

Tapi setelah melihat data-data itu, saya jadi bertanya-tanya:
data-data itu kabar baik atau buruk untuk Indonesia?

[Non-text portions of this message have been removed]


Kirim email ke