> 
> 
>   Kengeng mulungan ti milis sabeulah...!!!> 
>   Anggota DPRD Gagap Teknologi, E-mail Disangka
> Barang
> 
>   ANGGOTA DPRD Samarinda ternyata tergolong
> ketinggalan kemajuan dan gagap teknologi, khususnya
> dalam pemanfaatan surat elektronik (electronic mail
> atau e-mail) dalam berkomunikasi. Teknologi yang
> memanfaatkan komputer dan jaringan internet dan
> sudah dikenal bahkan oleh pelajar SMM ini bahkan
> tidak dikenal sebagian anggota Dewan. Sehingga
> ketika ditanya
>   sudahkah punya e-mail, jawabannya justru
> mengundang tawa.
> 
>   "Saya pernah punya, tapi sudah dijual," ujar Didik
> Sugiarto, anggota 
>   Komisi D dari Fraksi AKU dengan gaya meyakinkan
> seolah-olah e-mail adalah barang berwujud fisik yang
> bisa dipindahtangankan. 
> 
>   Wakil Ketua Dewan, Hairul Anwar setali tiga uang.
> Awalnya jawabannya terasa wajar, namun belakangan
> sama sekali tidak 'nyambung. "Secara pribadi saya
> belum memilikinya. Bukannya saya tidak mampu untuk
> memilikinya, namun saya masih cinta produk dalam
> negeri," katanya seolah-seolah e-mail adalah barang
> dari luar negeri. "Buat apa kita membanggakan produk
> luar, lihat saja HP (handphone) saya masih model
> lama," tuturnya sok yakin.
> 
>   Tak hanya Didik dan Hairul, 9 anggota Dewan
> lainnya pun tak kenal atau tidak punya e-mail. Jika
> itu terjadi di generasi tua seperti 
>   H Nichlan yang usianya sudah 70-an, mungkin masih
> wajar. Namun yang muda-muda seperti Sukardi Surbakti
> dan Blasius Watu pun tak menyentuh sarana informasi
> yang efisien dan efektif ini. Begitu juga A Marcus
> Incau, Mardiah Mulyani, Sabri, Riyanto Rais, Arifin
> Idris dan Hamzah. 
> 
>   Padahal mereka sebenarnya tak harus memiliki
> computer dan langganan internet secara pribadi,
> sebab lembaga legislatif ini pasti bisa
> menyediakannya. Baik secara fraksi maupun komisi.
> Bila memiliki e-mail, interaksi dengan masyarakat
> secara umum dan konstituen partainya bisa lebih
> berkembang dan aktif.
> 
>   Berikut tanggapan anggota Dewan saat ditanya
> apakah punya e-mail, dan apakah mereka paham
> kegunaannya di era informasi sekarang?? 
> 
>   H Nichan: Apa itu email? Saya belum punya e-mail
> karena masih kurang paham teknologi macam itu. Kalau
> keinginan punya ada, cuma untuk mengoperasikan
> komputer saja saya mesti tanya sana sini.
> Dilingkungan Dewan ini sebenarnya sudah ada, tapi
> sampai sekarang tidak dioperasikan karena tidak ada
> yang menggunakan.
> 
>   Didik Sugiarto: Saya dulu pernah punya e-mail,
> namun saya jual.
> 
>   Blasius Watu: Sekarang ini belum punya, sebab saya
> tidak ingin punya nafsu besar untuk memilikinya juga
> tidak ada waktu untuk melihatnya. 
> 
>   Riyanto Rais: E-mail memang perlu dan ini akan
> menjadi masukan buat kami untuk secepatnya
> mengadakan internet di tempat kami. Dulu sempat
> pasang di secretariat tapi nggak tahu kemudian tidak
> bisa diakses lagi. 
> 
>   Sedangkan Sabri dan Sukardi Surbakti yang mengakui
> memang penting memiliki e-mail, dan keinginan
> membuatnya, namun di rumah keduanya tidak ada akses
> telepon. "Di Palaran memang belum ada," kata Sukardi
> menyebut domisilinya.
>   (*/gs)
> 
> 
> 
> 
>    



 
____________________________________________________________________________________
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
http://mobile.yahoo.com/mail 

Kirim email ke