Baraya ieu aya wawar hasil panalungtikan ngeunaan sex di Asia Pacifik, cenah 
tina bisnis Indonesia..
  Tah kinten-kintenna nudumuk dieu babakan kalebet kamananya.
  Nyanggakeun.
   
  Baktos,
  WAG
   
  JAKARTA : Ternyata orang-orang Asia Pasifik mencatat prestasi kurang gemilang 
soal seks dan berhubungan badan jika dibandingkan orang-orang di belahan dunia 
lain. 
  Secara umum orang Asia Pasifik merasa kurang puas secara seksual jika 
dibandingkan dengan penduduk di benua lain. 
  Data itu disampaikan Durex Sexual Wellbeing Global Survey yang digelar 
sepanjang Agustus dan September 2006 melibatkan 26.032 responden di 26 negara 
di seluruh dunia. 
  "Dari survei ini hanya 48% orang di seluruh dunia yang pernah mengalami 
nikmatnya orgasme, sedangkan orang Asia yang mendapatkan orgasme secara teratur 
hanya 34%," ujar Johannes Ongkowidjojo, Senior Product Manager Durex Indonesia. 
  Johannes menyebutkan berdasarkan survei orang Asia kalah dengan orang Afrika 
yang meraih angka tertinggi untuk lamanya berhubungan seks rata-rata hingga 24 
menit. Orang Asia hanya 18 menit. 
  Kemenangan juga dicatat kembali oleh orang Afrika karena 66% di antara mereka 
merasa paling puas dalam hal seks. Orang Jepang yang merasakan kepuasan dalam 
seks hanya 15%. Artinya hanya 35% orang Asia Pasifik yang benar-benar puas 
dengan kehidupan seksnya. 
  Selain Afrika, orang-orang Yunani juga mengalahkan orang Asia soal 
penghargaan dalam berhubungan intim saat 80% di antara penduduknya menanggap 
seks sangat penting dalam kehidupan mereka. 
  Jika hasil temuan ini menyebutkan rata-rata orang di seluruh dunia melakukan 
seks sebanyak 103 kali dalam setahun, negara di kawasan Asia juga memiliki 
jawara soal yang satu ini. 
  Di kawasan Asia , orang China mencatat prestasi gemilang soal frekuensi 
melakukan hubungan badan yang mencapai 122 kali dalam setahun. 
  Posisi selanjutnya diraih orang Malaysia yang mencatat frekuensi berhubungan 
badan hingga 115 kali dalam setahun, dilanjutkan kemudian dengan orang Hong 
Kong yang mencatat frekuensi hubungan badan sebanyak 82 kali dalam setahun. 
  "Angka yang paling nelangsa diraih orang Jepang yang rata-rata hanya 
melakukan hubungan badan sebanyak 48 kali dalam setahun," ujar Johannes. 
  Johannes juga mengemukakan adanya beberapa fakta penting mengenai kepuasan 
seks orang Asia yang patut dicatat. Ternyata 38% orang Thailand kurang tertarik 
dengan seks, sama dengan orang Jepang yang mencatat angka sebanyak 39%. 
   
  Penghargaan terhadap seks 
  Menurut Johannes, angka ini banyak dipengaruhi dengan rendahnya penghargaan 
mereka dengan seks. Tidak heran jika 35% orang Thailand merasa libidonya 
menurun, dan 28% di antaranya sulit ereksi. 
  Meski mengaku kurang tertarik dengan seks, orang Thailand ternyata 
mendapatkan angka reponden tertinggi yang merasakan nikmatnya orgasme hingga 
54%, dilanjutkan kemudian dengan China dan Hong Kong yang meraih angka 24%. 
  Dari hasil temuan itu pula, diperoleh data bahwa hampir 70% orang di China 
dan Hong Kong merindukan rasa cinta dan romansa. Sementara itu, 61% orang 
Malaysia mendambakan seks agar rasa stres dan kelelahan mereka terobati. 
  Johannes mengatakan bahwa tujuan Durex melakukan survei ini adalah untuk 
mendapat perilaku konsumen secara global mengenai kesejahteraan perilaku 
seksual mereka, serta ingin mengetahui faktor apa saja yang ikut menentukan. 
  Metode yang digunakan dalam survei ini dengan sistem online melalui jaringan 
internet yang dapat diakses secara mudah oleh seluruh masyarakat di dunia. 
  Dari 26.023 responden yang disurvei, 57% di antaranya berjenis kelamin pria, 
dan 34% di antaranya perempuan. Pendekatan kepada responden dilakukan secara 
online di 25 negara oleh lembaga survei Harris Interactive. 
   

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke