ampir ragrag cipanon maos terasan imel teteh, mugi Alloh masihkeun salawasna kasaean ka muslim sadayana utamina ka nu dakwah di inggris ieu..
--- In [email protected], "Roro Rohmah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ti milis tatanggi. Artikel di handap ieu manawi aya patula-patalina sareng padungdengan nu nuju "haneut" di Bakus, punten teu diSundakeun, punten kanu kantos maos. Nyanggakeun & mugia mangpaat. > > ro2 > > Are You Happy To be Muslim? > > "Are You Happy to be Muslim?" adalah pertanyaan yang paling terakhir yang > dilemparkan oleh salah seorang guru, dari sejumlah 12 pertanyaan yang telah > disiapkan disebuah sekolah SD di Mottingham Primary School, Bromley, Kent, > Engand. > > " Tolong deh mbak..mereka minat banget sama Islam. Saya engga bisa ngomongnya, > apalagi tentang Islam, wah pake bahasa Inggris lagi", pinta mbak Adila disuatu > petang. Ah, dengan serta merta kusambut undangannya yang cukup menantang ini. > Ini kesempatan baik, kufikir, untuk berda'wah, dengan senang hati, saya bersedia > memenuhi undangan dan pinta Adila ."Bener nih mbak, bisa ya.makasih banget lo > ?"Adila meyakinkan dirinya. > > Demikian, suatu pagi, dihari Kamis yang cerah, dengan izin Allah, saya > berdiri didepan sebuah kelas untuk memperkenalkan apa itu Islam. Acara tsb > dijadwalkan sekitar jam 9.15 pagi disebuah sekolah 'Mottingham Primary School' > setara dengan SD, dikota kecil Mottingham, Bromley, Kent. > > Kami naik kelantai atas dan nampak anak-anak sekitar usia 8-9 tahun serta 4 > orang guru tengah menanti kedatangan kami. Kami disambut hangat. Anak-anak murid > dari kelas sebelah dipanggil untuk bergabung, katanya ada sekitar 39-40 > jumlahnya. Mereka masing masing mengambil tempat duduk. Mayoritas memang > anak-anak berkulit putih. Anak-anak Inggris. Ada dua anak lelaki berkulit > coklat, satu berkulit hitam dan satu perempuan berkulit coklat sawo matang. Ada > pula satu anak, sepertinya turunan Arab yang ternyata ayahnya orang Iraq dan > satu anak Indonesia yang bernama Rania. > > Salah seorang guru membuka acara dan mengatakan bahwa anak-anak sudah > menyiapkan pertanyaan tentang Islam...the children have already prepared some > questions for you ' ujarnya dengan senyum yang begitu sumringah. Di papan putih, > terpampang 12 pertanyaan yang terpantul dari laptop yang mereka gunakan. > > Kitab Al-Quran yang cukup besar dan kecil, ukuran pocket size saya keluarkan > dari tas, kemudian 1 tulisan kaligrafi hiasan dinding yang terbuat dari kayu > hitam atau ebony yang saya beli di Poso, bertuliskan "Allah", sejadah, semuanya > ditaruh di meja sedang poster berupa Pilar Islam saya lekatkan dipapan putih > dengan perekat > > 'Good morning children...'ujarku, dengan senyuman yang saya obral > semurah-murahnya, merekapun membalas kembali sapaan saya.. Lalu memperkenalkan > diri, siapa, dari mana asalnya serta dimana tinggal. Sebelum saya menjawab > pertanyaan mereka saya ingin memperkenalkan dulu apa itu Islam, 'Let me intoduce > what is Islam first before I answer all your question? Is that ok? > "Yeeeees..!" serempak, mereka setuju. Mereka nampak antusias sekali. . > > .'Islam..artinya damai dan penyerahan total' saya memulai. 'Islam means > peace, submission and obidience..."Muslim percaya bahwa hanya ada satu Tuhan > yang dinamakan Allah. Muslims believe that there is only one God, whose name in > the Arabic language is Allah, sambil saya meminta mereka untuk menyebutkan > kata-kata 'Allah', serempak mereka menyebut kata-kata A L L A H...saya > minta mereka mengucapkan kurang lebih 2 atau 3 kali, subhanallah, mereka > menirukan dengan susah payah namun penuh semangat. (Duuh saya berharap dan > berdoa agar nur ini masuk menyelinap ke qalbu mereka). Huruf Arab yang dalam > bentuk kaligrafi itu saya tunjukan. > > " Islam melarang menggambar atau mengimijinasi bentuk Allah" hal ini kami > yakinkan kepada mereka, 'kalaupun ada kubus hitam yang bernama Ka'bah itu hanya > sebagai patokan untuk sholat ke satu arah, bukan berarti kita menyembah kubus > hitam itu" tambah saya. Alakadarnya pula kita terangkan dimana Islam lahir, > kapan, berapa jumlah pemeluk Islam sedunia dan berapa pemeluk Islam di London, > Scotland, Wales, Irlandia Utara dan Uk secara keseluruhan. > > Lalu saya lanjutkan bahwa Tuhan memiliki nabi yang sangat spesial yaitu nabi > Ibrahim as, nabi Musa as, nabi Isa as dan Muhammad saw, God had special > messengers or prophets Abraham, Moses, Jesus and Muhammad (peace be upon them > all) were God's prophets. Sempat saya selipkan bagaimana Muslim menambahkan kata > sallalhu 'alaihi wassalam, peace be upon him tatkala kita menyebut nama nabi > Muhammad. > > > Bertutur tentang Muhammad saw, tentang keyatiman beliau sambil juga > membandingkan betapa mereka beruntung yang memiliki kedua orang tua, sekaligus > memaparkan kesantunan dan kejujuran Rasulullah, tatkala beliau remaja. Kita > berupaya untuk menyisakan kesan bahwa Rasul kita adalah semata-mata manusia > biasa' yang tidak perlu di kultuskan dan perTuhankan. Muslim tidak membolehkan > menggambar Rasulullah karena pesan yang bernama hadith dan sunah Nabi Muhammad > lebih penting. Begitu pula kami sampaikan tentang nabi Isa as, yang dikenal > sebagi Yesus serta pengakuan kita akan kenabian Nabi Isa as. > > > Disaat memaparkan mengenai Al-Quran, kapan dan berapa ayat dan berapa lama > ayat-ayat Al-Quran ini diturunkan dan berlangsung, kami sampaikan bahwa dari > seusia dini anak-anak Muslim sudah belajar membaca Al-Quan bahkan untuk > menghafalnya. > > > Ibu guru menginterupsi, mengatakan bahwa Rania sudah memberikan contoh dan > mengajar kami untuk menyebutkan kata kata : 'Bismillahirakhmanirrahiim..' > ujarnya ' Oh really...that is good, saya sangat terkesan. Rania tanpa malu > tersipu mendapat pengakuan dan pujian seperti itu didepan kelas. 'Well Done > Rani! saya memberikan pujian atau kredit kepada Rania yang duduk dibelakang > bersama teman-temannya. > > > > Diam sejenak, memandang wajah setiap anak. Saya bisa menangkap sesuatu. Kita > semua tahu bahwa berbicara didepan anak-anak sesungguhnya tidak mudah, saat > saya menangkap wajah yang kelihatannya mengantuk dan mulai menguap, lantas kita > lemparkan pertanyaan kepada mereka. 'Are you bored with me atau am I boring? > hah, tiba2 mereka menjawab serentak 'Nooooo...' merekapun jadi terbangun lagi > dari rasa kantuknya. > > Untuk menghilangkan rasa bosan dan kantuk ini segera saya lemparkan pertanyaan > tentang agama apa saja yang ada didunia dan yang mereka ketahui tentang Islam. > Sang ibu guru mendorong anak-anak muridnya agar mengatakan apa yang mereka tahu > dan baca tentang Islam:: "Come on children tell us what you have learnt about > Islam, you have read a lot..." . Mereka mengangkat tangan ingin menyampakan apa > yang mereka tahu.Yang lucunya mereka tidak bisa membedakan antara Christian dan > Chatolic (Kristen dan katolik)dianggap sebagai dua agama yang berbeda. Itulah > yang mereka ketahui. > > "Do you have Muslim friends at all..? Secara serempak mereka menoleh ke Rania. > Betul-betul Rania mendapat perhatian penuh, ia nampak tersipu malu. 'Only one? > tanya saya agak heran. Ah, betul saja ternyata Muslim disitu amat langkanya, > begitu super minoritas. > > > Ibugurupun memerangkan bahwa Rania telah banyak menunjukan bagaimana dia > menghafal surat-surat Al-quran dan bahkan menunjukan kepada kami bagaimana > sembahyang. Saya merasa kagum dan bangga terhadap sigadis kecil Indonesia ini. > > > 'Now Rani can you show us that you can recite Al-Quran, so everybody can hear > it ? pinta saya. Mamahnya Rani meminta: 'Ayo Rani baca surat yang pendek, jangan > malu-malu dong. Apa mau baca Al-Fatihah saja ya?' Rani tanpak ragu, tapi > akhirnya > ia bersedia, dengan pelan ia melafadzkan surat Al-Fatihah, semua diam, > suasana begitu hening, mendengarkan Rania. Begitu selesai, anak-anak bertepuk > tangan untuk Rania. > > > Kini giliran menjawab semua pertanyaan. Subhanallah, mereka berebut untuk > bertanya (ah dasar anak Inggris, mereka begitu berani dan sangat pede banget). > Sakingan begitu banyaknya yang mengangkat tangan ingin bertanya, terpaksa > Ibuguru memilih mereka untuk membacakan pertanyaan yang sudah terpampang dipapan > putih. > > Sesi Tanya Jawab > Dari sekian banyaknya pertanyaan seperti : 'Apakah Muslim mengalami kesulitan > dalam mencari pekerjaan? Kenapa Muslim harus puasa? Bagaimana puasa dan seperti > apa menahan lapar serta lemahnya badan kalau kita puasa. Apakah Muslim harus > puasa dikala bekerja? Itulah pertanyaan yang mereka ajukan. > > Kenapa sembahyang lima kali? Kalau sembahyang kenapa menghadap kubus hitam itu > .Do you worship the black cubical ? Why? Kalau kamu bekerja bisakah kamu > melakukan sholat ditempat bekerja, berapa lama? Subhanallah, pertanyaan ini > menggelitik. Akhirnya kuberikan keterangan kenapa kami sholat limakali sehari ' > It is a must also to thanks Allah and to remember Him as our creator, sekaligus > menggambarkan bagaimana kalau sholat ini tidak mengganggu aktifitas keseharian > kita, bahkan menjadi pengobat lelah selain memenuhi kewajiban, dan sholat adalah > fardhu. > > Bahkan saya tambahkan bahwa sejak peristiwa 11 September Islam dan Muslim > banyak mendapat perhatian. Perhatian itu sendiri ada dua macam tentunya. Yang > berminat begitu banyak terhadapa Islam atau sebaliknya 'Yes...infact since the 11 > September, I am afraid Muslim and Islam received attention, either many people > are interested or many of disliked Islam or Muslim but there are more more pople > become Muslim. Sambil menambahkan bahwa ' We are hamless people, we are normal > like others, like you all, we love peace and harmonious... only those idiots > has done something against humanity..and media exposed it, make people believed > it', eiiih koq tiba tiba saya meloncat bicara soal politik. > > Kami menambahkan bahwa justru akhir-akhir ini kami diberi kemudahan bahkan > kami ditawarkan ruangan untuk sholat sebelum kami memintanya. Misalnya salah > seorang teman kami yang diinterview (kebetulan ia seorang muslimah berjilbab), > usai interview ' Do you need room for praying?" . Bahkan disetiap gedung besar > seperti di gedung Canary Warf, pegawai Muslim yang ratusan jumlahnya mendapat > fasilitas ruangan besar untuk sholat dan sholat Jumat di gedung bergengsi di > London : http://www.canarywharf.com/mainfrm1.asp > > > Begitu pula di universitas, siswa Muslim yagn tergabung dalam ISOC (Islamic > Society) disediakan satu ruangan sebagai mushola untuk sholat , dan sholat > Jumat berjamaah, jadi kehadiran Islam dan Muslim di UK tak bisa dipungkiri > .Berkembang pesat. Para guru nampak agak terperangah mendengar keterangan ini, > maklum merekaa tinggal di pinggiran London, kota Mottingham yang mayoritas > Inggris. > > Kota kecil Mottingham ada dibawah naungan Borough of Bromley adalah bagian > dari London borough yang berpenduduk mayoritas Inggris putih sekitar 91% > sedang sisanya adalah Asia dan mungkin dari Afrika atau Afrika. Jarak antara > London pusat dan Bromley, tidak jauh, cuma 1/2 jam dengan kereta api yang berada > di zona 5 > > Disaat salah satu murid bertanya mengapa lelaki dan perempuan terpisah pada > waktu sholat...ah pertanyaan ini mengingatkan saya pada anak remajaku pada usia > yang sama dengan protesnya. Jawabnya tentu harus sesuai dengan daya tangkap > mereka: 'You know when we pray, we have to concentrate, focus only to our God > Allah, only Him' Imagine if man and women mix together, next each other, you > boys will distract to the girls thinking ' wow she look pretty or she got lovely > leg...or eyes' hah tiba-tiba tawa mereka memecah kelas. Akhirnya mereka bisa > memahami pemaparan saya dengan kapasitas cara fikir pada seusia mereka. > > Ibu guru mendorong mereka untuk bertanya lagi, salah seorang mereka mengangkat > tangan: 'Why Muslim are not alowed to eat prok?", saya senyum setengah shock > tak tahu apa jawabnya, sambil berfikir, saya lempar kembali' Why do you think > Muslim are not alow to eat pork, do you know why? saya beri waktu untuk > menjawab, "Hemmm..because they are dirty animal" jawabnya. "Anymore..? tanya > saya. 'Because they are naughty animal... binatang nakal, ada yang menambahkan. > > Akhirnya saya menyimpulkan bahwa Muslim hanya dibolehkan memakan hewan yang > makan rumput dan hewan yang tidak bertaring. Sedang babi makan segala macam, apa > saja dimakan, tidak peduli. Sepertinya mereka puas dengan jawaban itu. > > "Well I hope you are all happy and now you know what is Islam, but if there is > more question you like me to answer please ask me while I am here". Ibu guru > yang begitu cermat mendengarkan bertanya' "Are you happy to be Muslim" lalu saya > jawab. " " Thank you..yes, I am happy " Saya ulang kembali ' Yes...I am happy > and am contented to be Muslim, and even proud to be Muslim too, do you know > why?. Because I know why I am coming from, why I am here for, and I know where I > am going to when we die, insya Allah, (sakingan terbiasa mengucapkan kata kata > ini akhirnya saya terangkan apa arti insya Allah). > > Akhrnya saya tutup dan mengucapkan terima kasih atas undangan dan perhatian > mereka. Ah, lucu.. secara serempak mereka bertepuk tangan,,, rasa rasanya kami > sudah takan terbiasa mendengar applause macam ini. > > Ibu guru mendekat dan mengucapkan terima kasih, bahkan sangat menghargai juga > bahwa saya menyebut masalah tragedy 11 September. I was going to ask you that, > but you have said and clarified it, thank you' ucapnya. Kemudian ia bertanya > kalau ia dibolehkan memajang Al-Quran di stand yang terbut dari kayu. Saya > katakan boleh, asal jangan ditaruh di lantai. > > Dengan segera anak murid berkulit hitam datang mendekat: " Can you leave that > Poster for us?" . Allahu Maha Besar!. ' Yes with pleaseure you can have and > hang it on the wall' adalah poster Five Pilar of Islam yang saya dapatkan dari > kedai buku di Regent Park Mosque, London, satu-satunya dan dengan harga diskon > £1 saja. > > Luapan perasaan senang dan terima kasih disampaikan oleh para guru yang hadir, > juga anak-anak. Mereka berharap akan mengundang lagi untuk mendengarkan tentang > Islam lebih banyak. Saya katakan bahwa yang akan datang akan saya presentasikan > dengan PowerPoint yang tentu akan lebih menarik. Akhirnya kami tinggalkan > sekolah ini dengan sebongkah rasa bahagia bahwa setidaknya Risalah Islam telah > kita sampaikan dan berharap mampu menyelinap dibenak dan qalbu anak-anak dan > para guru yang asli Inggirs, yang begitu ramah dan santun bahkan sangat Islami, > menurut saya. > > Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda berda'wah? Disekitar kita, keluarga, > sahabat, tetangga, walau hanya satu ayat? Bukankah setiap kita punya kewajiban > untuk menyampaikan da'wah dengan kapasitas dan kemampuan kita. > > Da'wah sebuah keharusan yang harus dilaksanakan oleh setiap kita sebagai > Muslim. Tanpa da'wah, Islam akan segera lenyap dari permukaan bumi ini. Imam > Khalifa di Masjid Regent Park, London, mengatakan bahwa minimal 3/4 orang, > setiap hari, mengucapkan Syahadat, melakukan testimony, memeluk agama > Islam.Allah alam bisawab. (Al Shahida) > > Katakanlah (wahai Muhammad!):" Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang > yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan bashiroh (hujjah/ ilmu)yang > nyata. MahasuciAllah dan aku tidak termasuk orang-orang yang musryik".(QS. Yusuf/ 12:108) > > London, 3 April 2007 > > "Do not worry about tomorrow, for tomorrow will worry about itself. Each day has enough trouble of its own". > > AL shahida <al_shahida@> >

