10  Kiat  Menjadi Sahabat Yang  Baik  
 
          

    Bersikaplah  terbuka. 

Keterbukaan tidak saja akan membuat sahabat Anda lebih  mengenal Anda, tetapi 
Anda juga akan lebih mengenal diri sendiri. Ungkapkanlah  perasaan2, keinginan 
dan harapan-harapan Anda. Hanya dengan keterbukaan, Anda  bisa bicara dari hati 
kehati, dan itu sangat penting bagi keintiman  persahabatan.


 
    Ciptakanlah  keseimbangan antara memberi dan menerima. 

Anda tidak cukup hanya  berperan sebagai pemberi tanpa menerima atau hanya 
sebagai penerima tanpa  memberi. Hal ini menyangkut aspek yang luas, termasuk 
berbagi kegembiraan dan  kesedihan.


 
    Terimalah sahabat  Anda sebagaimana adanya. 

Jadilah sahabatnya tanpa menuntutnya  berubah sesuai keinginan Anda. Mungkin 
dia terlalu cerewet, agak cuek, sangat  sensitif atau matre. Dia memang tidak 
sempurna dan mungkin sering melakukan  hal-hal yang Anda tidak sukai. Namun 
jangan lupa, Andapun tidak luput dari  kelemahan dan kekurangan.


 
    Bila sahabat Anda  mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak 
disukai orang lain dan bisa  menghambat pergaulannya, ingatkanlah dia pada 
waktu yang  tepat.

Barangkali selama ini dia tidak menyadari atau belum pernah  ada seorangpun 
yang mengkritiknya. Kalau diperlukan, berilah saran dan biarkan  dia berubah 
sedikit demi sedikit. Supaya fair, boleh juga Anda memintanya  mengkritik Anda.


 
    Bermurahhatilah.  

Ulurkanlah tangan ketika ia memerlukan bantuan, hiburlah ketika dia  sedang 
sedih, dengarkanlah ketika dia mencurahkan isi hatinya, temanilah ketika  dia 
mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya dll.


 
    Berikanlah  perhatian. 

Meskipun ia tampak tidak membutuhkannya, namun dia akan  senang menerimanya. 
Jangan melupakan hari-hari istimewanya, bawakan oleh-oleh  ketika Anda Pulang 
dari kota, pujilah potongan rambutnya yg bagus, tanyakan  khabar keluarganya, 
dsb.


 
    Bersikaplah penuh  toleransi.

Tidak ada masalah bila Anda berbeda dengan sahabat Anda,  baik agama, suku, 
prinsip atau kebiasaan. Semua itu bisa memperkaya suatu  persahabatan bila 
kedua belah pihak mau saling mengahargai. Dan semakin baik  toleransi Anda, 
maka akan semakin matang kemampuan Anda  bersosialisasi.


 
    Hargailah sahabat  Anda sebagai seorang pribadi yang punya harga diri.

Meskipun hubungan  sudah sangat akrab, dia masih bisa tersingung dengan sikap 
dan ucapan Anda.  Hatinya bisa terluka bila dihina, dikecam atau dipermalukan, 
meskipun dalam  konteks bercanda.


 
    Hormatilah privasi  sahabat Anda. 

Bila dia menceritakan sesuatu rahasia, jangan  membocorkannya karena itu 
berarti mengkhianati perasaannya. Ketika dia sedang  ingin sendiri, jangan 
mengganggunya. Jangan tergoda untuk membuka buku  hariannya, tas atau dompet 
miliknya tanpa ijin, dsb.


 
    Bila terjadi  konflik, selesaikanlah segera. 

Mulailah mengambil inisiatifuntuk  menyelesaikannya. Jangan menunda-nunda 
apalagi bersikap seakan-akan tidak ada  masalah. Meskipun konflik bisa 
mengganggu hubungan persahabatan, namun bila  diselesaikan dengan baik bisa 
membuat hubungan menjadi lebih  intim.

 Orang yang  mempunyai sahabat akan lebih sehat dan bahagia daripada mereka 
yang tidak punya  seorangpun. Seorang sahabat lebih berharga dari emas atau 
permata. Kekayaan  tidak bisa membelikan Anda seorang sahabat atau membayar 
kerugian akibat  kehilangan seorang sahabat.  


       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

Kirim email ke