sina lebet Kusnet...seueur guru di Kusnet
bari nungguan dina bangku cadangan (nungguan dipaenkeun) sok hurungkeun leptop, 
tuluy bukaan imel ti us.


  ----- Original Message ----- 
  From: raspati 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, August 25, 2007 9:54 AM
  Subject: [Urang Sunda] Pato Mencari Guru Bahasa Sunda



  cobi pami nyarios ka urang bakus, pasti seueur nu kersa ngabantosan, sanes 
kitu?

  Pato Mencari Guru Bahasa Sunda  
  "KAMU orang Bandung asli? Bisa bahasa Sunda?" kata Libero Persib, Muhammad 
Patricio Jimenez Diaz kepada "PR" secara tiba-tiba. Saat itu, Pato, panggilan 
akrab Patricio sedang melakukan peregangan di pinggir lapangan. Pato tidak ikut 
berlatih bersama pemain lain karena sedang dibekap cedera.

  Pertanyaan itu sontak saja membuat "PR" terheran-heran. Sadar akan 
kebingungan "PR", ia pun menceritakan keinginan besarnya untuk mempelajari 
bahasa ibu daerah tempat ia hidup dan menghirup udara. Hal yang sama juga 
pernah ia lakukan saat bermain untuk Semen Padang.

  "Saya memang selalu ingin memepelajari bahasa baru. Saat ini saya baru 
menguasai bahasa Minang, asal istri saya. Kalau bahasa Minang saya udah fasih. 
Sama lancarnya dengan bahasa Indonesia. Untuk bahasa Sunda, saya masih 
bingung," katanya.

  Hingga saat ini pun pemain asing asal Cile itu mengaku belum berani mengambil 
langkah untuk mempelajarinya. Masalahnya, ia belum menemukan seseorang yang 
benar-benar menguasai bahasa Sunda yang disebutnya sebagai bahasa Sunda "asli".

  "Saya sempat merasa aneh. Semua orang Sunda yang saya kenal tidak ada satu 
pun yang menguasai bahasa Sunda 'asli' dengan baik. Rata-rata bahasa Sunda 
mereka jelek. Teman-teman di Persib juga sama. Padahal kan mereka sudah 
menggunakan bahasa itu dari lahir. Harusnya bisa. Makanya, saya belum berani 
belajar," tuturnya.

  Ia mengaku takut seandainya bahasa yang digunakan salah. Terlebih, dalam 
bahasa Sunda dikenal beberapa tingkatan. Bahasa yang digunakan untuk berbicara 
dengan anak kecil berbeda dengan bahasa pergaulan dengan teman sebaya. Pun 
demikian dengan bahasa yang pantas untuk digunakan jika berbicara dengan orang 
tua.

  "Yang saya tahu, bahasa Sunda itu yang paling sulit di antara bahasa-bahasa 
daerah di Indonesia. Banyak kelompoknya. Kalau ingin belajar tentu jangan 
dengan orang yang salah. Haruslah dengan orang yang benar-benar menguasainya 
dengan baik," ujar pemain yang baru saja dikaruniai seorang putra itu.

  Keinginan Pato ini bisa saja menjadi tantangan bagi mereka yang benar-benar 
mengerti dan memahami bahasa Sunda dengan baik. Toh, keinginannya cukup 
sederhana dan mulia. Ingin belajar. Adakah yang tertantang untuk mengajari Pato 
bahasa Sunda yang baik? (Rika/"PR")***



------------------------------------------------------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

   

Kirim email ke