Kuring teu kenal ka Soedjinah, sumawona maca
buku-bukuna anu tos diterbitkeun.
Tapi ningali kana gaya bahasa alinea pangahirna anu di
kutip ku kuring di handap, aya "kesan pembelaan",
Soedjinah anu GERWANI teh jalma muslimah, kolotna wae
guru ngaji.
Kesan ieu bisa positif bisa negatif, gumantung timana
ningalina. Kedah ditingali oge kumaha talajak GERWANI
jaman keur jaya-jayana.
baktos,
mrachmatrawyani
--- dudi herlianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> nuhun bah... dihaturan ka pun ua jeung pun aki nu
> sanesna ;)
> (halah na jadi menta kieu nya? heueuh da resep atuh)
>
Kini dia sedang menunggu bukunya "Terhempas Gelombang
Pasang" yang berisi memori pribadinya selama dalam
penahanan yang diterbitkan oleh ISAI dan "Mereka yang
Tersisih" (kumpulan 18 cerpen) yang diterbitkan dalam
bahasa Inggris oleh Yayasan Lontar. Dengan pengeluaran
bulanan sekitar Rp 500.000,- Soedjinah yang beragama
Islam dan kini berusia 72 tahun ini masih bisa
menyisakan sedikit uang untuk membantu
saudara-saudaranya di Sala yang mengalami kesulitan
mengarungi sisa hidupnya karena identitas mantan tapol
dan stigmatisasi pada KTPnya. Karena sikapnya yang
suka menjalin keakraban dengan tetangga, sejak bebas
hingga kini Soedjinah tak pernah mengalami kesulitan
dalam mensosialisasikan diri di lingkungan
masyarakatnya. Demikian juga bila dia sekali waktu
pulang ke Sala, kota kelahirannya. Para tetangga
menyambutnya dengan baik , lebih-lebih karena
orangtuanya dulu dikenal
sebagai seorang guru mengaji.
____________________________________________________________________________________
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel
and lay it on us. http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7