----- Forwarded Message ----
From: bainah wati <[EMAIL PROTECTED]>
To: Niken Atmi Sutrisniningrum <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Luky
Retno Andayani <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Ratna Satyaningsih
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Siti Rahmawati
<[EMAIL PROTECTED]>; Teguh Setiyanto <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, October 4, 2007 1:49:22 AM
Subject: Fwd: Renungan Berbuka Puasa
Note: forwarded message attached.
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
Simak dengan baik
semoga anak ini diberikan jalan yang terbaik..... ...
Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab.
Karena hatinya sudah tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli
jilbab.
Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama jilbab dengan
berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah
dengan hati
suka cita.
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya.
Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit.
Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.
Anak itu tentu merasa terpukul sekali...bayangkan :
Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab.
Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi
ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang-tua dan anak bila ia
berkeras.
Dia tidak akan diaku anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab.
Anak itu menggerung-gerung sejadi-jadinya.
Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara
dengan orang tuanya.
" Apa?". lacur sang guru pun menolak.
Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya untuk
membujukorang tuanya
agar diizinkan memakai jilbab...hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga menolak
mentah-mentah.
Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu.
Dia merasa betul2 sendirian di dunia ini.
Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab.
Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan truf terakhir.
Dia berkata pada orang tuanya,"Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan
memakai jilbab ini.
Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri."
Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga
itu.
Akhirnya sambil menghelan napas panjang,si ayah berkata dengan lirih,
"Bambang! Nek kowe wong wedok sak karepe ngono."
(Bambang! Kalau kamu itu cewek, sesuka hati mulah ..)
"Kowe lanang la'kok nganggo jilbab?"
(Kamu itu laki-laki koq mau pake jilbab
?")
ADUUUHHH...SERIUS BANGET BACANYA ..!!! :-P
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
____________________________________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7