ka Apih Siddik atanapi Kang Yaya... mugi tiasa "konfirmasi" masalah wartos ieu... leres heunteuna...
^_^
----- Original Message -----
From: Yuliarti
Subject: maraknya Telur Palsu di cina
Sampe speechless bacanya. L
Ckckck mudah2an gak basi ya beritanya
thanks
Subject: Fw: Telur Palsu
Lihat juga attachment
--------------------------------------------------------------------------
Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea
Anda sulit membedakan keasliannya!
Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar grosiran di
Beijing, China. Beberapa media utama di Korea telah memberitakan proses
pembuatan telur-telur tiruan di China, yang mana telah menggemparkan dan
menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea. (China Photos/Getty
Images)
(Erabaru.or.id) - Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah menjadi
sorotan di Korea. Beberapa media arus utama Korea telah memberitakan proses
pembuatan telur-telur tiruan di China, yang telah menggemparkan dan menyebabkan
kekhawatiran besar di antara penduduk Korea.
Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC)
menayangkan sebuah dokumenter berjudul, "Hidup tanpa produk-produk buatan
China." Acara tersebut menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan, AS,
dan Jepang yang menolak menggunakan produk-produk buatan China. Tayangan ini
juga berbicara mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China, acara ini
telah menarik perhatian publik Korea.
Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo, telah
menerbitkan sebuah artikel berjudul "MBC Special mengekspos telur-telur tiruan
buatan China," melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat.
Dong-A Ilbo , koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan
sebuah laporan berjudul "Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan
kimia telah muncul di pasaran".
Sepersepuluh Harga
Menurut laporan dari Chosun Ilbo , karena peningkatan tajam harga-harga
makanan di China, telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia tanpa
bahan alami, telah muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan.
Mr. Wang, yang menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan tambahan
makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. "'Putih telur'
dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan
terlihat seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih
telur yang sebenarnya.
"'Kuning telur' dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen kuning
dan memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium klorida.
Akhirnya, 'putih telur' dan 'kuning telur' dibungkus ke dalam 'kulit telur'
yang dibuat dari kalsium karbonat.
"Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada 'kuning
telur' tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hampir
identik dengan telur yang sebenarnya.
Wang mengatakan hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk
membuat lebih dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang
sebenarnya di pasaran (0,8 dolar AS.)
Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan tambahan
makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang
berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan
gejala-gejala seperti kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.
Korea Dikecewakan
Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah menuai perhatian dan
kegemparan di tengah penduduk Korea. Banyak orang Korea menyatakan bahwa
meskipun produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan
lain-lainnya terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka,
kualitas dan keamanannya sungguh mengkhawatirkan.
Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari rak-rak
supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah logam berat
yang sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.
Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China
Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China. Kursus-kursus latihan
untuk "membuat telur buatan" tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan,
Shandong, Hebei dan Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan
pencarian di Internet dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas
dilakukan dari satu sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800
yuan (40-100 dolar AS).
Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik
pembuatan telur buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut.
Pusat latihan tersebut menjamin bahwa "Anda sulit dapat membedakan bentuk dan
rasa antara produk kami dengan telur yang sebenarnya."
Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:
http://www.erabaru.or.id/k_23_art_76.html
Apa Makanan Asli di China?
Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing, menyatakan bahwa
"Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur buatan. Kami telah
melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di dalam negeri.
Kami juga menyediakan teknologi untuk membuat "anggur buatan," daging ayam dan
daging sapi buatan," dan "membuat permen beraroma hawthorn (sejenis buah berry
berwarna merah) tanpa menggunakan buah hawthorn ."
Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk buatan China
baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, "Lalu apa yang dapat kalian makan
di China? Sungguh industri makanan di China dibanjiri oleh kebohongan dan
penipuan, karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen."
Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007
http://en.epochtimes.com/news/7-9-11/59598.html
--------------------------------------------------------------------------------
<<image002.gif>>

