Hahahahahahha   ngabarakatak abdi seuri, uwih jumaahan maca nu kieu,,asli 
lucuuuuu, bari jeung kaduhung ge macana. nuhun kang hiburan

Naufal Fajar Gumati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                 Bahagiakah 
pasangan yang menikah hanya karena cinta?

Barangkali kisah ini bisa menjadi renungan bagi kita, utamanya yang ingin 
berumah tangga:

Alkisah, seorang pemuda miskin bernama Yogi Prasetyo, berasal dari Purwokerto, 
Jawa Tengah. Keluarganya hanyalah keluarga sederhana, kalau tidak bisa disebut 
miskin. Ayahnya sehari-hari bekerja sebagai tukang jahit di desanya. 
Karena kegigihannya, Yogi berhasil kuliah di FE UGM walaupun dengan biaya 
seadanya. Semasa semester 4 di kampus, Yogi jatuh hati pada seorang gadis 
bernama Ayu Wulaningrum, juga sama-sama kuliah di faculty yang sama.
 Ayu adalah putri seorang bupati ternama di daerah Yogyakarta & juga masih 
keturunan keraton. Walaupun secara economy mereka jauh berbeda, namun tidak 
menghalangi keduanya untuk saling
mencintai.

Ayah Ayu yang mengetahui putrinya begitu mencintai pemuda dari keturunan biasa, 
tak mampu mencegah gelora cinta putrinya. Maka begitu keduanya telah lulus, 
pernikahan keduanyapun diselenggarakan dengan megah. 
Pesta besar-besaran digelar untuk mengiringi pernikahan putrinya. Ayah Yogi 
yang tak punya banyak harta, hanya bisa memberikan bantuan sumbangan pakaian, 
sprei, sarung bantal, yang semuanya ia buat & ia jahit sendiri khusus untuk 
pernikahan putranya. 
Bahagiakah Ayu bersanding dengan Yogi ? Ternyata kebahagiaan mereka tidak 
berlangsung lama.
Tibalah saatnya malam pengantin tiba. Mereka berduapun memasuki peraduan dengan 
bahagia. Namun, ketika Yogi membuka pakaiannya & tinggal memakai celana kolor, 
berteriaklah Ayu dengan keras, sebelum akhirnya   pingsan tak sadarkan diri. 
Semua penghuni 
rumah dari kerabat & keluarga 
Ayu pun berdatangan melihat kejadian itu.

Yogi masih dalam kebingungan & mencari tahu kenapa istrinya hysterical & 
pingsan. Dilihatnya celana kolor yang ia pakai.
 Aduh, Yogi lupa kalau celana kolor itu jahitan ayahnya, dibuat dari kain bekas 
wadah tepung terigu.

Di tengah celana kolor itu masih terpampang jelas tulisan, "BERAT BERSIH 25 KG".
Tentu saja Ayu langsung pingsan melihatnya. Ayu tidak bisa membayangkan 
seberapa besar isinya dengan berat segitu. 

Bussyeeet serius bener bacanya... :P
 





   

       
---------------------------------
 For ideas on reducing your carbon footprint visit Yahoo! For Good this month.

Kirim email ke