Hidup sastra Sunda!!!. Nuhun Mh, panumbu caturna. Pamugi wae Unpad 
tiasa mateakeun sagala rupi potensi anu geus patingrongheap keur 
ngawujudkeunana eta cita-cita jadi kanyataan. 

Nyawa kadua atawa aya oge anu nyebut "lebak cawene" (ayeuna mah 
sigana geus teu cawene deui, nya Kang Dudi?) atawa potensi alam maya 
dina widang dokumentasi keur, diantarana, 'ngagampangkeun akses' tea, 
muga-muga wae enggal oge kagarap dina raraga anu kasebut dina jejer 
eta warta.

Wilujeng. 
manAR
 
--- In [email protected], mh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sastra Sunda Unpad Menuju Kelas Dunia
> Kini Tengah Memperbaiki Kurikulum yang Ada
> 
> BANDUNG, (PR).-
> Jurusan Sastra Sunda Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran, 
dinilai
> memiliki peluang besar untuk masuk dalam 100 besar kelas bertaraf 
dunia.
> Selain tidak banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan Sastra 
Sunda,
> minat dunia luar untuk mempelajari sastra daerah relatif tinggi.
> 
> Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sastra Unpad, Budi 
Rukhyana
> mengatakan hal tersebut, Senin (21/1) di Bandung. Potensi ini, kata 
Budi
> tidak sekadar mimpi, karena Sastra Jawa dari Universitas Gadjah 
Mada (UGM)
> telah membuktikan diri dengan menduduki peringkat 100 besar kelas 
dunia.
> "World class di sini tidak hanya sekadar mendatangkan mahasiswa 
asing untuk
> ikut perkuliahan kita, tetapi menjadikan jurusan atau prodi 
tersebut mudah
> diakses secara internasional," ungkap Budi.
> 
> Jika hanya fokus mendatangkan mahasiswa asing belajar di Unpad, hal 
ini
> telah lama dilakukan. Hasilnya pun masih jauh dari keinginan Unpad, 
untuk
> masuk menjadi universitas yang diperhitungkan di dunia. Namun, 
melihat
> potensi prodi Sastra Jawa UGM, Budi menilai Sastra Sunda pun bisa 
dijadikan
> sebagai salah satu jurusan yang menduduki 100 besar, yang 
diperhitungkan
> dunia. Dikatakan Budi, setiap tahun selalu ada penilaian dari 
lembaga survei
> tingkat dunia untuk jurusan atau universitas seluruh dunia.
> 
> "Unpad sebagai salah satu universitas besar merasa gelisah, karena 
selama
> ini belum pernah masuk dalam peringkat yang diperhitungkan. Jika 
potensi
> Sastra Sunda sebagai ujung tombak bisa kita unggulkan, maka secara 
tidak
> langsung Unpad sebagai universitas akan ikut masuk dalam 
universitas yang
> dipehitungkan," kata Budi. Untuk itulah, Fakultas Sastra telah 
mendesain
> agar Sastra Sunda bisa masuk kelas dunia.
> 
> Dikatakan Budi, fakultas lain di Unpad sebenarnya memiliki potensi 
juga.
> Namun, untuk bersaing dengan fakultas yang sama di kancah 
internasional
> dinilai terlalu berat. Sementara itu, Sastra Sunda merupakan 
potensi yang
> tidak dimiliki oleh banyak universitas, tetapi diminati dunia 
internasional.
> 
> 
> Untuk itulah, saat ini pihaknya tengah memperbaiki kurikulum 
bermuatan
> bahasa dan budaya Sunda yang telah ada di Unpad. Sastra Sunda tidak 
bekerja
> sendiri, karena untuk menarik perhatian dunia internasional Unpad 
masih
> menggunakan perantara kursus Bahasa Indonesia yang ada di Unpad dan 
sering
> dikunjungi mahasiswa dari luar.
> 
> Diakui Budi, target ini memang membutuhkan waktu yang panjang. 
Namun,
> setidaknya telah mulai dipetakan 2008 ini. Untuk dapat menembus 
peringkat
> 100 besar tersebut, kata Budi, memang diperlukan kualitas jurusan 
yang baik,
> selain aksesibilitas. "Untuk itulah, kita mengusahakan penambahan 
bandwidth
> supaya kurikulum kami bisa diakses dunia internasional," kata Budi.
> (A-155)***
> 
> cita: http://beta.pikiran-rakyat.com/index.php?
mib=beritadetail&id=8969
>


Kirim email ke