aneh nya....
Pada tanggal 21/02/08, mh <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > 3 Perwira Akhirnya Dimutasi > > BANDUNG, (PR).- > Tiga perwira Polwiltabes Bandung dan Polresta Bandung Tengah yang > terkait kasus tewasnya 11 penonton konser musik di Gedung Asia Africa > Cultural Center (AACC), Jln. Braga Bandung, Sabtu (9/2) lalu, sejak > Rabu (20/2) dimutasi ke Polda Jabar. > > Mutasi ketiga perwira itu dikukuhkan melalui telegram rahasia (TR) > dengan nomor : STR/220/11/ 2008. Dalam telegram rahasia itu > disebutkan, Kasat Intel Polwiltabes Bandung AKBP Sony Sonjaya, Kasat > Intel AKP Singgih Mardiono, dan Kapolsekta Sumur Bandung AKP Ogiyanto, > dimutasikan ke Polda Jabar. > > Posisi Sony Sonjaya selanjutnya digantikan oleh Kompol Benny Ganda > Sujana, yang sebelumnya menjabat Wakapolres Garut. Singgih Mardiono > digantikan oleh AKP Syukri Lubis, yang sebelumnya menjabat sebagai > Panit 11 Sat Ops IV Ditintelkam Polda Jabar, dan Ogiyanto digantikan > oleh AKP Alfian Nurrijal. > > Kapolda Jabar Irjen Pol Susno Duadji, melalui Kabid Humas Polda Jabar > Kombes Pol Dade Achmad, membenarkan tentang mutasi itu. "Mutasi itu > dilakukan untuk mengisi kekosongan di tiga posisi tadi," katanya. > > Menurut Dade, mutasi itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat > tidak terganggu. "Kalau tidak segera diisi, dikhawatirkan mengganggu > pelayanan kita terhadap masyarakat. Pejabat baru mulai bekerja di > posisinya masing-masing terhitung sejak keluarnya telegram rahasia > tersebut," katanya kepada wartawan, Kamis (21/2). > > Sidang kode etik > > Sementara itu, Sony, Singgih, dan Ogiyanto, minggu ini akan menjalani > sidang kode etik profesi. "Lamanya sidang tidak bisa ditentukan. Tapi, > kalau dalam sidang pertama semua kesaksian dirasa cukup, hari itu juga > bisa selesai dan langsung keluar keputusan sanksi oleh pimpinan > sidang," tutur Dade. > > Meski begitu, Dade tidak bersedia mengemukakan bentuk sanksi yang akan > diberikan kepada ketiga perwira itu. Namun yang jelas, ada beberapa > sanksi yang bisa diterapkan mulai dari yang teringan seperti mutasi, > hingga yang terberat seperti penundaan kenaikan pangkat, atau > penurunan pangkat. > > "Itu sepenuhnya keputusan pimpinan sidang. Kita tunggu saja hasil > sidangnya," ujar Dade. > > Tak ada pembatasan > > Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Susno Duadji dalam > kunjungannya ke Mapolresta Tasikmalaya mengemukakan, ketiga perwira > yang terkait dengan peristiwa di Gedung AACC tersebut, akan > disidangkan di Polda Jabar dalam waktu dekat. > > "Mereka akan disidang, tapi bukan saya yang akan memimpin > persidangannya. Nanti, yang memimpin ada tersendiri. Setelah menjalani > pemeriksaan, kasus tiga perwira itu akan disidangkan. Bagaimana > keputusan selanjutnya, tergantung dari hasil sidang tersebut," > ujarnya. > > Namun, Kapolda belum bisa menyebutkan secara pasti, kapan jadwal > sidang akan digelar. > > Pada kesempatan itu, Susno berharap semua pemerintah daerah di Jabar, > menyediakan gedung untuk pertunjukan musik. Sehingga kreasi seni > anak-anak muda di daerah bisa tersalurkan di tempat yang memadai. > > Menurut dia, polda sama sekali tidak akan melakukan pembatasan konser > musik, namun yang diperlukan penataan. "Untuk konser musik keroncong > atau klasik, nantinya bisa menempati gedung pertunjukan. Sementara > untuk musik rock, sebaiknya konser dilakukan di lapangan terbuka," > ujarnya. (A-97/A-128/CA-184)*** > > cite: http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=12924 > >

