----- Original Message ----- From: Syarif Niskala To: Milis Sunda Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, March 14, 2008 11:01 AM Subject: Ajaran Sejati Ada Jika Sang Guru Masih Hidup : trik misionaris mengaburkan keyakinan Ummat Islam
Assalamu'alaykum war wab. Abdi bade mecakan, ieu surelek anu kacida jengtrena kabohonganana. Ngan ukur saliwat macana, kuring geus apal pisan kana pamolah misionaris anu sok rajin nyieun tulisan nu nyiga-nyiga maneh Islami. Da katingali pisan, yen nu nulis ieu teh lain orang Islam. Teu percanten? Tah dihandap ieu, ku abdi bade ditalungtik. Ambeh sinkron sareng bahasanana, habasana disaluyukeun sareng surelek eta. --- Posted by: "Tito Suryana" [EMAIL PROTECTED] Thu Mar 13, 2008 3:10 am (PDT) Punten ah kaleresan sim kuring maca dialog antara sang guru sareng murid duka di nagara mana (punten teu di sundakeun.....) comment SN : biasa, da ari anu boga niat jahat mah, tara eces. Sieun diboker tur teu yakin kana anu dipilampahna.... Cobi, kanggo naon tulisan ngenaan kayakinan (aqidah) anu pohara gentingna, bari jeung sumberna teu pararuguh! *********************** Your mail has been scanned by Telkom Anti Virus System ***********-*********** Ajaran Sejati Ada Jika Sang Guru Masih Hidup comment SN : judul ini memang memiliki hidden agenda. Ajaran sejati yang dimaksud dan akan diserang adalah Islam, karena hanya Islam yang memiliki otoritas ke-sejati-an, dimana kitab sucinya tak terbantahkan masih otentik, alias sejati. DIALOG ANTARA SEORANG GURU DAN MURIDNYA..DI SALAH SATU PENCERAH SPIRITUAL SUATU NEGARA LAIN... DAN INI..HANYA SEBAGAI PENAMBAH WAWASAN SAJA BAGI .. YNG MEMANG INGIN MENAMBAH WAWASAN..... .....SEBELUMNYA MOHON MAAF .. IIKA ADA KETIDAK LAYAKANNYA..AKAN ARTIKEL INI..DALAM KOMUNITAS KITA ...DI DELLETE SAJA. comment SN : lhatlah, betapa ambigu dan tidak pede-nya, artikel ini dituliskan. Jelas sekali, tidak ada niat baik, atau keyakinan dan ketegasan diri untuk mengajak kebaikan. Ini bukan tipe dakwah kebenaran! SALAM.. PERSAUDARAAN.. Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuhu! comment SN : tidak penah ada seorang muslim yang menuliskan salam persaudaraan dalam suatu dialog keagamaan. Lihat pula bagaimana menuliskan kalimat salam. Jelas orang ini tidak pernah menjiwai kalimat tersebut dan pula tidak terbiasa menggunakannya. Menuliskan 'warohmatullohi wabarokatuhu!', adalah keluguan karena tidak biasa. Para muslim yang terbiasa menuliskan lafadz salam, jarang menuliskan ro dan lo, walau dibacanya memang berbunyi huruf o. Dan saya tidak pernah menemukan kesalahan 'katuhu!'. Ini pasti bukan muslim yang menuliskannya. Jika mas Tito ingin klarifikasi 'agamanya', dapat membalas email ini via japri dengan saya. Tanya: Saya mempunyai pertanyaan spesifik tentang Islam. Apakah pendapat anda tentang Islam, WAHYU yang diturunkan Tuhan melalui Muhammad..., apakah anda berpendapat bahwa Islam seperti itu? WAHYU itu diturunkan melalui Sang Nabi? comment SN : ini dialog tipe non muslim, yang tidak begitu dekat dengan nama Allah Swt, sehingga menggunakan kata Tuhan. Seorang muslim dalam dialog tentang akidah, pasti menggunakan kata Allah Swt! Pertanyaan ini diajukan oleh non muslim, karena muslim yang awam pun tidak lagi meragukan proses wahyu. Kenapa menggunakan kata Sang Nabi, kenapa tidak langsung saja Nabi Muhammd Saw! Saya sangat tahu, bahwa orang kristen paling alergi (seperti sikap yahudi pada Nabi Isa As) terhadap ke-nabi-an Muhammad Saw. Bahkan menyebut namanya saja sudah gerah, apalagi menuliskan nama beliau. Guru: Ya, itu sungguh dari Tuhan! Tetapi bukanlah Muhammad sebagai tubuh fisik, tetapi itu adalah Muhammad sebagai utusan Tuhan. Tuhan di dalam diriNya dan Tuhan dari segalanya menjadi satu dan berbicara melalui kerangka fisik yang disebut Muhammad. Dia adalah Nabi pada masa itu. Dialah satu-satunya pada saat itu. Tetapi Tuhan harus mengirimkan banyak Muhammad pada masa yang berbeda-beda untuk mengingatkan lagi anak-anakNya. Karena kita tidak cukup beruntung untuk dapat dilahirkan pada jaman Nabi Muhammad. Kita dilahirkan sekarang! comment SN : ini khas keyakinan abstrak kristen, yang segala sesuatu diberikan sudut pandang terpisah antara fisik dengan rohani. Dalam dialog tentang haramnya babi yang sangat tegas dalam bible, dibantah dengan sudut pandang kiasan. Jika status makanan saja kiasan, mengapa konsep sepersepuluhan dalam gereja tidak dipandang hal yang sama, yaitu kiasan. Dengan sudut pandang kiasan ini, semua gereja bangkrut, karena ummatnya tidak menyumbang uang yang asli, melainkan kiasan, yaitu cukup berkata dalam hati bahwa sudah menyumbang 10 persen. Lihatlah banyak kesaksian murtadin, atau kesaksian palsu yang banyak beredar di gereja-gereja, hampir semuanya berbasis mimpi. Mimpi yang sangat pribadi itu tidak dapat dijadikan argumentasi kebenaran. Konsep keyakinan Tuhan dalam diriNya, adalah konsep keyakinan kristen tentang ruhul kudus. Konsep kelahran kembali, hanya ada dalam tradisi kristen, seperti klaim Presiden Amerika Paling Brutal George W Bush, yang merasa lahir kembali sebagai kristen yang baik setelah tenggelam dalam kemabukan yang berkepanjangan. Orang Islam tidak pernah menggunakan kata 'anak-anak-Nya' dalam hal apapun untuk mewakili apapun, tapi orang kristen sangat suka dan mendarah-daging, sehingga pencuri yang sedang dalam proses memaafkan dirinya pun dikatakan anakNya. Jadi harus ada yang mengingatkan kita setiap waktu -- keturunan Muhammad. Tetapi keturunan Muhammad atau Kristus tidak harus selalu dilahirkan di Israel atau Turki, ya? Mereka dilahirkan di mana saja sesuai dengan kehendak Tuhan. Untuk kebaikan anak-anakNya di suku bangsa yang berbeda. Itulah kehendak surga. comment SN : lihatlah kalimat 'keturunan Muhammad atau Kristus'; ini khas kristen dan sangat tidak mungkin seorang muslim menuliskan kalimat ini! Kenapa Israel, kenapa pula kalimat 'itulah kehendak surga'? Ini semua adalah kalimat khas ceramah pendeta. Tanya: apakah anda menyetujui bahwa ada beberapa perbedaan di dalam agama-agama yang berbeda.... Guru: Adat Istiadat... hanya adat istiadat... comment SN : ini pandangan agama yang tidak memiliki konsep peribadatan yang ajeg. Ini konsep agama yang sepenuhnya diliputi oleh teori ketuhanan yang absurd. Tanya: Jika semuanya dari Tuhan, maka apakah ada banyak ajaran dari Tuhan? Guru: Semua menunjuk ke satu titik, yaitu Tuhan. Dan semua ajaran memberitahu kita untuk menemukan Tuhan selagi kita masih hidup. Al Quran mengatakan bahwa semua agama adalah milik Tuhan. Dikatakan begitu! comment SN : ini kebohongan yang nyata, seperti melihat benda disiang hari tanpa tertutup apapun. Tidak ada pernyataan bahwa 'semua agama adalah milik Tuhan'. Jika Titot memiliki argumen ini, silahkan kutip pada ayat berapa surat apa! Tanya: Tetapi hal ini bukanlah seperti apa yang kami pahami saat ini. Karena pada kalimat lainnya Al Quran mengatakan bahwa: "Satu-satunya agama bagi Tuhan adalah Islam, dan tidak ada agama lainnya". Guru: Itu baik, itu benar, seratus persen benar, percayalah pada saya! Pada saat itu Muhammad sedang mentransmisikan ajaran Kebenaran, ajaran langsung dari Tuhan. Oleh karena itu, setiap orang yang hidup pada waktu Muhammad masih hidup, jika mereka percaya kepada Muhammad dan mendapatkan ajaran langsung dariNYa, maka pada saat itu Islam adalah satu-satunya ajaran sejati....., karena Sang Guru masih hidup dan mentransmisikan ajaran langsung, ajaran sejati. Semua agama lainnya yang ada pada jaman itu hanya teori saja. Anda paham? comment SN : penulis di atas tidak berani beradu argumen frontal dengan keyakinan final ummat Islam (Al Quran). Makanya dengan halus diselewengkan pemahamannya dengan pembatasan konsep ruang dan waktu. Ini kebodohan yang telanjang. Orisinalitas Al Quran adalah jaminan dan argumentasi tak terbantahkan akan konsistennya kebenaran Islam sepanjang jaman dan tempat. Bible tidak pernah ditemukan dalam bahasa aslinya di Indoensia. Yang beredar hampir diseluruh dunia adalah terjemahannya, yang tentu saja mewakili sudut pandang para penterjemahnya. Tdak layak sebuah terjemahan disebut kitab suci. Sebuah buku terjemah Al Quran (bahasa apa pun) tanpa ada Al Quran-nya, tidak dapat disebut kitab suci, dan tidak diperlakukan istimewa. Sewaktu Kristus masih hidup, agama Kristen adalah yang sejati, karena melalui ajaran langsung ini orang-orang dapat melihat Cahaya dan berkomunikasi dengan Tuhan. Setelah Sang Guru meninggal, Nabi lainnya harus datang. Apakah itu nabi yang terakhir atau yang pertama..... harus datang dan menghubungkan kembali manusia dengan Tuhan. Dan pada saat itu, siapapun yang pada saat itu membawakan ajarannya, ajaran itulah satu-satunya ajaran sejati. Tanya: Tetapi itu sungguh bertentangan dengan Al Quran..... Guru: Karena anda tidak melihat Tuhan, itulah sebabnya kita berdebat tentang kata-kata, konsep, dan teori. Pejamkanlah mata anda, saya akan membuat anda dapat melihat Tuhan dengan seketika. Dan kemudian anda dapat berbicara denganNya dan bertanya pada Allah anda, "Apakah yang sejati, apakah kebenaran itu...". Anda sangat religius dan berbakti. Saya sungguh tersentuh dengan iman anda. Tetapi ada satu hal yang hilang..... Tuhan! comment SN : semua kalimat paragraf di atas ini adalah kalimat kristen. Ini konsep seseorang dikatakan kristen yang baik jika meng-klaim dirinya bersatu dengan Tuhan. Kalimat 'bertanya pada Allah anda' adalah khas sekali kristen. Ummat Islam tidak memilki kalimat seperti ini. Kita berbicara tentang Tuhan sepanjang waktu, kita berbicara tentang Nabi Terakhir, kita berbicara tentang Kebenaran, tetapi kita tidak melihatnya. Jika saja anda melihat apa yang saya lihat, kita tidak akan berdiskusi lagi. Maukah anda melihat Tuhan? Maukah anda melihat Cahaya? Saya bisa membuat anda melihatnya, saya dapat membantu anda, karena itu semua ada di dalam diri anda! Allah ada di dalam diri anda! comment SN : kalimat-kalimat ini sering kali saya lihat dlaam ceramah pendeta di TV. Khas kristen. Karena jika kita tidak memahami hal ini, jika kita tidak melihat Tuhan; maka pengetahuan kita sangat terbatas. Al Quran mengajarkan Kebenaran, tetapi orang-orang tidak dapat memahaminya. Karena anda harus berada pada tingkatan Muhammad untuk memahami kata-kata Muhammad, harus naik..... ketingkat yang sama, atau setidaknya hampir sama. Jika tidak, maka akan timbul banyak kesalahpahaman. Itulah sebabnya dalam agama yang berbeda terdapat peperangan dan pembunuhan. Bahkan dalam Agama yang sama! Tuhan yang sama! Jangan bicara tentang agama yang berbeda, anda paham? Hal ini bisa terjadi karena kita hanya mengandalkan pemahaman kita yang terbatas daripada pengetahuan Tuhan. wassalam comment SN : sebaiknya pakai penutup syaloom, biar lebih jelas.

