dari milis tetangga....

Note: forwarded message attached.
       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--- Begin Message ---
FYI ...........semoga bermanfaat.

Terutama buat yg suka nyebur2in orang nie..... hehehe.....

Be Careful!




Kita semua pasti pernah ikutan atau menyaksikan secara ngga langsung
sebuah
permainan nyeburin temen ke kolam yg umumnya dilakukan di akhir suatu
acara.?Mungkin di acara farewell party, kelulusan, dll. Orang yg jadi
korban
seringnya dipaksa, bukan atas kerelaan hati nyeburin diri sendiri ke
kolam.?Karena suasana penuh canda kita jadi menghiraukan segi keselamatan
si
korban.

Peristiwa ini dialami oleh seorang cewek yang sedang merayakan farewell
party di sebuah universitas Teologia di jawa tengah. Tinggal besok dia
diwisuda, tapi nasib berkehendak lain. Awalnya cuma becanda, dia jadi
korban
permainan lempar temen ke kolam.?Biasalah, ada paksaan karena siapa juga
sih
yang mau basah2an apalagi malam2. Ntar kalo masuk angin bisa2 ngga jadi
diwisuda besokannya. Ini cewek diangkat rame2 sama temen2nya (cowok
semua).?Di perjalanan menuju kolam beberapa kali si cewek terjatuh karena
yang megang tangan dan kakinya terlepas. Si cewek jatuh dan mendarat
dengan
bokongnya dan yg kedua mendarat dengan kepalanya. Saat terjatuh yang ke-2
kalinya itu si cewek udah pingsan. Tapi karena nggak ada yg sadar, tetep
saja cewek itu diceburin ke kolam. Setelah agak lama, baru yang lain
sadar
bahwa cewek itu pingsan karena nggak bertindak apa2 di dalam kolam.

Hasil rumah sakit menyatakan tulang ekor cewek itu retak akibat jatuh
pertama yg akibatnya dia harus menderita kebutaan, dan karena jatuh yg
kedua
kali, dia mengalami gegar otak yang cukup serius. Selain buta, dia juga
jadi
lumpuh. Dan ternyata dia juga mengalami lepasnya persendian bahu yang
mungkin terjadi karena adanya paksaan saat digiring dan dilempar ke
kolam.

Ternyata permainan itu mengerikan juga ya dampaknya. Apalagi bisa2nya
kejadian di sekolah Teologia. Dimohon para orang tua yang membaca email
ini
bisa lebih menanamkan pengertian ke anak2nya tentang bahaya dari
permainan
ini. Jangan pernah menganggap remeh suatu permainan fisik.?Dan bagi kaum
muda, semoga email ini bisa jadi bahan renungan yang baik.?Jangan sampai
karena mengikuti tren dan nafsu keisengan membuat salah satu pihak
menderita
seumur hidup. Kita ngga pernah tau apa yg kita kerjain itu bener/aman,
salah/berbahaya pada saat emosi kita sedang terbawa suasana.

Sampai berita ini diketik, pihak keluarga masih berupaya menuntut para
pelaku ke meja hijau. Jangan sampai kita menjadi pelaku yang berikutnya
menghadap pengadilan.

--- End Message ---

Kirim email ke