Alus tah, susuganan laksana kapiduriat eta program teh.
www

sy

----- Pesan Asli ----
Dari: sitti hikmawatty <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 25 April, 2008 12:40:20
Topik: Re: [Urang Sunda] Membenahi kesehatan Dengan E-Health

                
Ass Kang HADE... !!
Yeuh geura aos salah sawios program ieu, mudah-mudahan tiasa diterapkeun di 
JABAR.
Muhun, sanaos GIZI BURUK Jabar kalebet tinggi oge diantawis propinsi nu sanes, 
tapi intina
pola berpikir ahli medis urang ulah kana kuratip wungkul, konsep prepentip komo 
promotip tos kedah diawitan oge. Hartosna nu ilubiung di dunia kasehatan ulah 
mung tangel waler dokter wungkul, tapi geuning non medis oge tiasa nyandak 
bageanana.

----- Original Message ----
From: Reporter Milist <reportermilist@ gmail.com>
Sent: Friday, March 14, 2008 8:35:20 AM
Subject: [Urang Sunda] Membenahi kesehatan Dengan E-Health

                



http://www.pikiran- rakyat.com/ index.php? mib=beritadetail&id=15277
 
Membenahi Kesehatan Rakyat dengan E-Health
Oleh HEMAT DWI NURYANTO
 
Kondisi negeri kita yang penuh wabah dan bencana alam mestinya disertai dengan 
komitmen dan kerja keras pemerintah untuk membenahi sistem kesehatan nasional. 
Pada saat dunia medis semakin kapitalistik, dibutuhkan komitmen kuat dan 
langkah cerdas untuk membenahi kesehatan rakyat. 
Terasa sekali, isu-isu tentang kesehatan rakyat yang diusung oleh petinggi 
negeri ini terasa masih dangkal, usang, dan kurang menyentuh rasa keadilan. 
Bandingkan dengan isu dan komitmen tentang kesehatan yang dilontarkan para 
kandidat presiden AS. Isu itu begitu strategis dan bersifat real time bagi 
rakyatnya.
Simak saja komitmen Hillary Clinton tentang digitalisasi rekam medis. Dalam 
berbagai kesempatan, tak jemu-jemunya dia menekankan arti pentingnya program 
digitalisasi rekam medis yang merupakan aspek vital bagi kesehatan seluruh 
warga negara. Program yang membutuhkan dana sekitar 77 miliar dolar AS itu, 
menurut Hillary, harus segera dituntaskan.
Implikasi komitmen emas Hilllary adalah bahwa rumah sakit dan klinik kesehatan 
semuanya akan terhubung dalam sistem informasi terpadu. Dengan demikian, warga 
bisa melihat data rekam medis mereka secara elektronis. Isu kesehatan yang 
ditekankan Hillary itu begitu strategis mengingat data menunjukkan banyaknya 
kesalahan perawatan yang menimpa warga AS. Di sana, sekitar 98.000 pasien 
tercatat meninggal setiap tahun karena kesalahan perawatan karena tidak 
akuratnya rekam medis pasien. Hal tersebut terjadi karena belum ada keterpaduan 
atau pertukaran data rekam medis di antara lembaga kesehatan.
Tak bisa dimungkiri lagi, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan 
berperan besar dalam meningkatkan layanan kesehatan warga dunia. Akselerasi 
penggunaan TIK dalam dunia kesehatan semakin meningkat dan mudah dengan adanya 
partisipasi Google Inc. yang mulai menyediakan layanan Medical Record Service. 
Proyek percontohan Google itu telah melibatkan puluhan ribu pasien di RS 
Cleveland yang dengan sukarela mentransfer rekam medis mereka. Rekam medis yang 
terkumpul itu dipergunakan Google untuk memberikan layanan melalui aplikasi 
terbarunya.
Perlu dicatat, setiap data pasien dalam rekam medis seperti resep, jenis 
alergi, dan riwayat kesehatan, semuanya dilindungi password, seperti yang 
disyaratkan layanan Google lainnya. Layanan Google tersebut makin membuat 
pengelola rumah sakit ingin segera memakai dan mengintegrasikan sistem 
informasi dan manajemennya dengan Google demi mewujudkan sistem layanan 
kesehatan yang lebih efektif dan progresif.
Di sisi lain, standar dan mutu layanan kesehatan di Indonesia belum 
menggembirakan dan masih tertinggal bila dibandingkan dengan negara lain. 
Perhatian negara terhadap standar fasilitas kesehatan bagi penyedia jasa 
kesehatan dan pengaruhnya terhadap hasil perawatan pasien juga masih kurang. 
Untuk membenahi sistem kesehatan nasional, secara progresif dibutuhkan solusi 
cerdas berupa layanan elektronik kesehatan atau biasa disebut e-Health. 
E-Health merupakan solusi enterprise di bidang kesehatan karena melibatkan 
masyarakat, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, produsen obat, industri 
farmasi, dan sebagainya. Bila dipadukan dengan SIAK (Sistem Informasi dan 
Administrasi Kependudukan) , baik dalam lingkup nasional, regional, dan daerah, 
e-Health sangat membantu optimalisasi sistem kesehatan rakyat masa datang.
Proses Digital Medical Records (DMR) atau rekam medis elektronik merupakan 
segmen fundamental dari e-Health. Karena DMR memberikan fasilitas pertukaran 
data antarlembaga kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, 
dan perseorangan. Sistem ini dapat menyimpan sejarah rekam medis seorang pasien 
dari lahir sampai meninggal.
Kelebihan rekam medis elektronik antara lain memungkinkan akses yang simultan 
dari lokasi berbeda, mengurangi kesalahan interpretasi data, penyajian yang 
variatif, mempercepat pembuatan keputusan, dan membantu analisis data. 
Kondisinya akan bertambah sempurna jika disertai kapasitas penyimpanan 
multimedia untuk foto rontgen, rekaman suara, diagram, laporan patologi, dan 
lain-lain. 
Aplikasi e-Health melahirkan lompatan yang luar biasa dalam sektor kesehatan 
seperti surveilans epidemiology, telemedicines, prescribing, dan sistem 
informasi geografis (SIG) kesehatan. Untuk mengembangkan aplikasi e-Health, 
penting diperhatikan standar Dicom (Digital Imaging and Communications in 
Medicine). Standar ini memungkinkan data-data hasil pemeriksaan radiologi untuk 
disimpan dan atau ditransmisikan dengan menggunakan format tertentu. Cakupan 
standar Dicom tidak hanya berkisar pada masalah penyimpanan dan penyajian data 
radiologi, namun semakin berkembang ke arah integrasi instrumen radiologi 
dengan protokol jaringan komunikasi tertentu.
Surveilans epidemiology merupakan kumpulan data penyakit yang diobservasi untuk 
mengetahui tren dan mendeteksi perubahan kejadian penyakit secara dini. Pola 
dan distribusi penyakit juga mudah diamati berdasarkan area geografis, usia, 
komunitas, dan sebagainya. Prosedur pengumpulan data secara manual dapat 
digantikan dengan digitalisasi yang lebih cepat, akurat, dan hemat. Apalagi 
jika jarak lokasi kejadian dan tempat pengumpulan data sangat berjauhan.
Lompatan luar biasa lainnya adalah mengenai telemedicine, yakni pemanfaatan TIK 
untuk memberikan informasi dan pelayanan kesehatan atau kedokteran dari suatu 
lokasi ke lokasi lainnya. Telemedicine bisa diartikan sebagai akses cepat untuk 
memberikan keahlian medis secara jarak jauh. Dalam kondisi gawat darurat atau 
bencana alam, telemedicine sangat penting karena dapat mempercepat tindakan 
medis.
Data medis seperti foto resolusi tinggi, gambar radiografi, rekaman suara, 
rekam medis pasien, konferensi video kesehatan juga dapat ditransfer ke lokasi 
lain yang berjauhan. Pelayanan kesehatan interaktif tersebut juga dapat 
menggunakan media audio visual untuk konsultasi, diagnosis, dan pengobatan, 
termasuk proses pendidikan dan latihan kepada penyedia kesehatan dan masyarakat 
luas. 
Telemedicine melahirkan subaplikasi seperti teleradiologi, teledermatologi, 
telepatologi, dan telefarmasi. Sistem informasi geografis (SIG) di bidang 
kesehatan sangat berguna untuk menampilkan berbagai peta tematik kesehatan. SIG 
sangat membantu otoritas kesehatan untuk mengambil kebijakan secara cepat dan 
tepat. Dalam hal ini, hasil-hasil dari surveilans epidemiology dalam format SIG 
bisa ditampilkan secara fleksibel melalui internet. Kemudian, jika SIG 
kesehatan diintegrasikan dengan SIG kependudukan, itu akan merupakan 
infrastruktur data yang bermutu tinggi untuk menentukan kebijakan pembangunan 
berkelanjutan.
Selain itu, dengan e-Health mekanisme prescribing atau sistem resep obat secara 
online juga bisa dilakukan. Dalam hal ini pasien hanya berurusan dengan 
institusi pelayanan kesehatan, sedangkan resep obat akan diatur secara 
otomatis. Mulai dari persediaan obat sampai dengan pembayaran oleh pihak 
asuransi kesehatan. Mekanisme di atas juga bisa mengeliminasi tindakan mafia 
obat dan memudahkan kontrol pemerintah dan publik dalam hal harga dan 
distribusi obat-obatan. ***
Penulis, penggerak IGOS Center, alumnus Universitas Paul Sabatier Toulouse 
Prancis.





-- 
************ ********* ********* ****
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************ ********* ********* ******     
                



      Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try 
it now.    
                                
<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->

<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
        
<!--

        #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-reco {
margin-bottom:20px;padding:0px;}
#ygrp-reco #reco-head {
font-weight:bold;color:#ff7900;}

#reco-grpname{
font-weight:bold;margin-top:10px;}
#reco-category{
font-size:77%;}
#reco-desc{
font-size:77%;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->
                





      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke