Assallamualikum wr,wb.
Hampunten sadayana abdi warga enggal bade nepangken kasadayana 
kumaha daramang nuhun upami damangmah eta pisan nu disuhunken.
Arinamimah Sukarto tapi kawitmah atuh asli karuhun Bogor
Hatur nuhun 


----- Pesan Asli ----
Dari: H Surtiwa <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jumat, 2 Mei, 2008 11:59:31
Topik: Re: [Urang Sunda] Minyak cenah pinuh teuing euy


Asa araraneh pan nggeus nyaho minyak teh numpuk teu bisa dijual kulantaran 
tanker teu bisa jalan kumargi  cuaca buruk...ari minyakna mah tos kajual 
sadayana...tinggal nunggu Tanker tea. Kumaha Pri Agung S ?
 
Ngantri BBM mah teu aya hubungan sareng minyak numpuk teu kajual...kulantaran 
teu sadaya minyak Indo jadi BBM. Malah lolobana keur BBM mah ngimpor Saudia 
Arabian Light Crude....


On 4/30/08, Budyana Yogaswara <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 
Asa patojaiah pisan ningali ieu berita jeung kanyataan lobana jelema ngantri 
BBM kaasup minyak tanah jeung gas ....Mangga nyanggakeun wartana.
 
http://www.detikfin ance.com/ index.php/ detik.read/ tahun/2008/ bulan/04/ 
tgl/30/time/ 092208/idnews/ 931755/idkanal/ 4
 
   
Jakarta- Penuhnya tangki-tangki penimbunan minyak mentah di Indonesia 
menunjukkan lemahnya sistem inventory perminyakan nasional.

Menurut pengamat perminyakan Pri Agung R, hal itu juga menunjukkan bahwa 
wewenang pemerintah untuk mendesak para kontraktor migas menjual minyaknya juga 
lemah.

"Semestinya itu bukan untuk dibanggakan karena hanya mencerminkan lemahnya 
sistem inventori & lemahnya wewenang pemerintah dalam konteks tidak bisa 
memaksa para KKKS untuk segera menjual minyaknya," katanya ketika 
dihubungidetikFinance, Rabu (30/4/2008).

Penuhnya tempat penampungan minyak mentah ini bisa berbahaya karena mengancam 
sumur produksi terpaksa dihentikan. Sebab jika sumur terus produksi, tidak ada 
lagi tempat untuk menampungnya.

Padahal jika satu sumur produksi sekali dihentikan, akan butuh biaya dan waktu 
yang lebih banyak lagi untuk berproduksi.

"Kalau tidak segera dijual justru ini akan menghambat produksi 
lapangan-lapangan minyak yang ada," jelasnya.

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai rapat dengan Wapres menyatakan, situasi 
minyak mentah yang ada di tanki timbun nasional saat ini sudah penuh aliastank 
top. Volumenya mencapai 14 juta barel.

Pri Agung menjelaskan, minyak sebanyak itu merupakan hasil produksi selama 15 
hari yang belum bisa terjual, sehingga masih mengendap di tangki-tangki 
tersebut.

"Penyebabnya bisa macam-macam, seperti cuaca yang buruk sehingga kapalnya tidak 
bisa berlayar," katanya. 
( lih / ddn ) 
 
Messages in this topic (2) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Calendar 
Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id

 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 
Recent Activity
        *  12
New MembersVisit Your Group 
Need traffic?
Drive customers
With search ads
on Yahoo!
Yahoo! Groups
How-To Zone
Do-It-Yourselfers
Connect & share.
Y! Messenger
All together now
Host a free online
conference on IM.
. 
__,_.._,___ 


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke