Wilujeng...ngiring bingah sareng ngiring agul..
ssw
mh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wilujeng ka Ua Sasmita nu tos dileler hadiah ku Gubernur Jabar.
salam,
mh
=========
Lima Penulis Raih Penghargaan Gubernur Jabar
PARA penerima Anugerah Gubernur Jawa Barat 2008 berfoto seusai
acara penyerahan di Gedung YPK Jln. Naripan Bandung, Jumat (9/5)
malam. Penghargaan dan uang tunai Rp 5 juta diberikan kepada lima
penulis, (dari kiri) Asep Rachmat, Dudi R.S., Hawe Setiawan (keempat
kiri), Mamat B. Sasmita (kelima kiri), dan T. Bachtiar (keenam kiri).*
USEP USMAN NASRULLOH
YAYASAN Pusat Kebudayaan (YPK) Bandung bekerja sama dengan Pemprov
Jawa Barat, Jumat (9/5) malam, menyerahkan Anugerah Gubernur Jawa
Barat 2008 kepada lima penulis yang menggunakan bahasa Sunda sebagai
media ekspresi dalam penulisan esai, laporan jurnalistik, dan buku.
Penyerahan anugerah dilaksanakan di Gedung YPK, Jln. Naripan No. 7-9
Bandung.
Lima penulis Sunda yang menerima anugerah itu adalah Asep Ruhimat,
Dudi R.S., Hawe Setiawan, Mamat B. Sasmita, dan T. Bachtiar. Selain
menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp 5 juta, mereka
juga menerima piagam penghargaan.
Menurut Ketua Dewan Kurator YPK, Drs. Uu Rukmana, pemberian anugerah
tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat peduli terhadap
perkembangan serta pertumbuhan bahasa dan sastra Sunda. Bila pemberian
anugerah ini lebih difokuskan kepada para penulis yang menggunakan
bahasa Sunda sebagai media ekspresi dalam menulis esai, laporan
jurnalistik, dan buku, hal itu karena pemberian hadiah untuk karya
sastra serta pelaku seni dan budaya, sudah dilakukan oleh
lembaga-lembaga lainnya.
"Lembaga yang memberikan hadiah sastra itu, antara lain LBSS, Yayasan
Rancage, dan Paguyuban Pasundan, serta majalah Sunda Mangle," ujar Uu
Rukmana.
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah tamu undangan, baik dari kalangan
seniman maupun dari kalangan politisi dan penggiat media massa cetak,
antara lain Ketua DPRD Jabar, H.A.M. Ruslan.
Lima penulis Sunda yang mendapat penghargaan tersebut merupakan hasil
seleksi dewan juri yang diketuai oleh Drs. Wahyu Wibisana dengan
sekretaris dan anggota Dra. Etty RS, M.Hum, dan Drs. Duduh Durahman.
Acara penyerahan penghargaan dimeriahkan lantunan kidung rajah dari
Euis Komariah, yang membawakan teks kidung rajah karya Tatang
Sumarsono. Acara juga dimeriahkan pertunjukan teater "Harewos Gaib"
garapan Teater Sunda Kiwari dengan sutradara Dadi P. Danusubrata.
Sedangkan naskahnya ditulis oleh almarhum Yoseph Iskandar.
Cerpen "pinilih"
Dalam kesempatan itu, YPK Bandung meluncurkan antologi cerita pendek
dalam bahasa Sunda yang diberi judul Kanagan 2. Antologi ini memuat 60
cerita pendek yang ditulis sejumlah sastrawan Sunda, yang cerpennya
mendapat hadiah sastra Uu Rukmana, sebagai cerpen pinilih yang dimuat
di majalah Sunda, Mangle.
Pemberian hadiah sastra Sunda untuk penulisan cerita pendek berbahasa
Sunda dari H. Uu Rukmana di majalah Sunda tersebut, sudah berjalan
selama lima belas tahun. Besarnya hadiah dimulai dari Rp 100.000,00
pada tahun pertama, terus meningkat menjadi Rp 500.000,00 pada tahun
berikutnya, dan kini hadiah tersebut sudah mencapai Rp 1 juta untuk
sebuah cerpen terbaik.
"Semua hadiah yang saya berikan untuk para sastrawan Sunda itu, saya
ambil dari kantong saya pribadi. Tujuannya, saya ingin meningkatkan
daya kreatif para sastrawan Sunda dalam bidang tulis-menulis.
Sedangkan penerbitan buku tersebut merupakan sebuah bukti bahwa apa
yang saya kerjakan ini mudah-mudahan bisa menambah kekayaan khazanah
sastra Sunda," jelas Uu Rukmana.
Diterbitkannya antologi cerita pendek Kanagan 2 yang diedit oleh
sastrawan Tatang Sumarsono dan Duduh Durahman, memang menarik untuk
diapresiasi di tengah-tengah kurangnya penerbitan buku-buku cerita
pendek berbahasa Sunda, yang ditulis para penulis baru.
"Penerbitan buku ini memberikan sebuah harapan, bahwa para penulis
Sunda dari generasi terkini bisa kita baca karyanya. Ini artinya,
perkembangan dan pertumbuhan bahasa Sunda tidak akan punah selama
masih ada orang-orang yang menggunakannya sebagai media ekspresi dalam
tulis-menulis," ujar Tatang Sumarsono dalam kesempatan tersebut.
"Saya salut dengan apa yang dilakukan oleh Kang Uu Rukmana selama ini.
Untuk itu saya mendukungnya," ujar Tatang. (Soni Farid
Maulana/"PR")***
http://cikundul3.multiply.com
Tong nyaliksik naon nu bisa dicokot ti kiSunda
Tapi talungtik naon nu bisa dibikeun ka kiSunda