Wa, sim kuring kantos nyarios langsung ka Uwa, rehna
tulisan Uwa (esey-esey boh nu di mangle boh nu di
cupumanik), sareng seratan dina basa Indonesia,
baleuneur. Kabuktosan tah...wilujeng ah....muga2
langkung prokduktif deui..
Usul Wa, enggal kempelkeun, terbitkeun, ajengkeun ka
kiblat...piraku kang RTH teu nyanggap...

ce2p burdansyah

--- MSasmita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> He he....siplah,.....urang rencanakeun kapayun....
> 
> MSas
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: tantan hermansah 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Saturday, May 10, 2008 2:38 PM
>   Subject: Re: [Urang Sunda] Si Ua Sas Meunang
> Hadiah Euy!
> 
> 
>   haha...sigana kudu syukuran "makan2" di resto
> sambara....
>    diantos ua..
> 
>   tantan
> 
> 
> 
> 
> 
>   2008/5/10 Tatang Sariman <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> 
>           Ngiring bingah oge Uwa Sas, mugi2
> diterskeun oge nular ka anu sanesna.
> 
>           --- On Fri, 5/9/08, Siddik Wiradireja <co
> [EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>             From: Siddik Wiradireja
> <[EMAIL PROTECTED]>
> 
>             Subject: Re: [Urang Sunda] Si Ua Sas
> Meunang Hadiah Euy!
> 
>             To: [email protected]
>             Date: Friday, May 9, 2008, 7:29 PM
> 
> 
> 
>             Wilujeng...ngiring bingah sareng ngiring
> agul..
> 
>             ssw
> 
>             mh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>               Wilujeng ka Ua Sasmita nu tos dileler
> hadiah ku Gubernur Jabar.
> 
>               salam,
>               mh
> 
>               =========
>               Lima Penulis Raih Penghargaan Gubernur
> Jabar
> 
>               PARA penerima Anugerah Gubernur Jawa
> Barat 2008 berfoto seusai
>               acara penyerahan di Gedung YPK Jln.
> Naripan Bandung, Jumat (9/5)
>               malam. Penghargaan dan uang tunai Rp 5
> juta diberikan kepada lima
>               penulis, (dari kiri) Asep Rachmat,
> Dudi R.S., Hawe Setiawan (keempat
>               kiri), Mamat B. Sasmita (kelima kiri),
> dan T. Bachtiar (keenam kiri).*
>               USEP USMAN NASRULLOH
> 
>               YAYASAN Pusat Kebudayaan (YPK) Bandung
> bekerja sama dengan Pemprov
>               Jawa Barat, Jumat (9/5) malam,
> menyerahkan Anugerah Gubernur Jawa
>               Barat 2008 kepada lima penulis yang
> menggunakan bahasa Sunda sebagai
>               media ekspresi dalam penulisan esai,
> laporan jurnalistik, dan buku.
>               Penyerahan anugerah dilaksanakan di
> Gedung YPK, Jln. Naripan No. 7-9
>               Bandung.
> 
>               Lima penulis Sunda yang menerima
> anugerah itu adalah Asep Ruhimat,
>               Dudi R.S., Hawe Setiawan, Mamat B.
> Sasmita, dan T. Bachtiar. Selain
>               menerima hadiah uang tunai
> masing-masing senilai Rp 5 juta, mereka
>               juga menerima piagam penghargaan.
> 
>               Menurut Ketua Dewan Kurator YPK, Drs.
> Uu Rukmana, pemberian anugerah
>               tersebut menunjukkan bahwa pemerintah
> daerah sangat peduli terhadap
>               perkembangan serta pertumbuhan bahasa
> dan sastra Sunda. Bila pemberian
>               anugerah ini lebih difokuskan kepada
> para penulis yang menggunakan
>               bahasa Sunda sebagai media ekspresi
> dalam menulis esai, laporan
>               jurnalistik, dan buku, hal itu karena
> pemberian hadiah untuk karya
>               sastra serta pelaku seni dan budaya,
> sudah dilakukan oleh
>               lembaga-lembaga lainnya.
> 
>               "Lembaga yang memberikan hadiah sastra
> itu, antara lain LBSS, Yayasan
>               Rancage, dan Paguyuban Pasundan, serta
> majalah Sunda Mangle," ujar Uu
>               Rukmana.
> 
>               Hadir dalam kesempatan itu sejumlah
> tamu undangan, baik dari kalangan
>               seniman maupun dari kalangan politisi
> dan penggiat media massa cetak,
>               antara lain Ketua DPRD Jabar, H.A.M.
> Ruslan.
> 
>               Lima penulis Sunda yang mendapat
> penghargaan tersebut merupakan hasil
>               seleksi dewan juri yang diketuai oleh
> Drs. Wahyu Wibisana dengan
>               sekretaris dan anggota Dra. Etty RS,
> M.Hum, dan Drs. Duduh Durahman.
>               Acara penyerahan penghargaan
> dimeriahkan lantunan kidung rajah dari
>               Euis Komariah, yang membawakan teks
> kidung rajah karya Tatang
>               Sumarsono. Acara juga dimeriahkan
> pertunjukan teater "Harewos Gaib"
>               garapan Teater Sunda Kiwari dengan
> sutradara Dadi P. Danusubrata.
>               Sedangkan naskahnya ditulis oleh
> almarhum Yoseph Iskandar.
> 
>               Cerpen "pinilih"
> 
>               Dalam kesempatan itu, YPK Bandung
> meluncurkan antologi cerita pendek
>               dalam bahasa Sunda yang diberi judul
> Kanagan 2. Antologi ini memuat 60
>               cerita pendek yang ditulis sejumlah
> sastrawan Sunda, yang cerpennya
>               mendapat hadiah sastra Uu Rukmana,
> sebagai cerpen pinilih yang dimuat
>               di majalah Sunda, Mangle.
> 
>               Pemberian hadiah sastra Sunda untuk
> penulisan cerita pendek berbahasa
>               Sunda dari H. Uu Rukmana di majalah
> Sunda tersebut, sudah berjalan
>               selama lima belas tahun. Besarnya
> hadiah dimulai dari Rp 100.000,00
>               pada tahun pertama, terus meningkat
> menjadi Rp 500.000,00 pada tahun
>               berikutnya, dan kini hadiah tersebut
> sudah mencapai Rp 1 juta untuk
>               sebuah cerpen terbaik.
> 
>               "Semua hadiah yang saya berikan untuk
> para sastrawan Sunda itu, saya
>               ambil dari kantong saya pribadi.
> Tujuannya, saya ingin meningkatkan
>               daya kreatif para sastrawan Sunda
> dalam bidang tulis-menulis.
>               Sedangkan penerbitan buku tersebut
> merupakan sebuah bukti bahwa apa
>               yang saya kerjakan ini mudah-mudahan
> bisa menambah kekayaan khazanah
>               sastra Sunda," jelas Uu Rukmana.
> 
>               Diterbitkannya antologi cerita pendek
> Kanagan 2 yang diedit oleh
>               sastrawan Tatang Sumarsono dan Duduh
> Durahman, memang menarik untuk
>               diapresiasi di tengah-tengah kurangnya
> penerbitan buku-buku cerita
>               pendek berbahasa Sunda, yang ditulis
> para penulis baru.
> 
>               "Penerbitan buku ini memberikan sebuah
> harapan, bahwa para penulis
>               Sunda dari generasi terkini bisa kita
> baca karyanya. Ini artinya,
>               perkembangan dan pertumbuhan bahasa
> Sunda tidak akan punah selama
>               masih ada orang-orang yang
> menggunakannya sebagai media ekspresi dalam
>               tulis-menulis, " ujar Tatang Sumarsono
> dalam kesempatan tersebut.
> 
>               "Saya salut dengan apa yang dilakukan
> oleh Kang Uu Rukmana selama ini.
>               Untuk itu saya mendukungnya, " ujar
> Tatang. (Soni Farid
>               Maulana/"PR" )***
> 
> 
> 
> 
> 
=== message truncated ===



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke