Ieu aya deui, dendeng Tokek cenah, bilih aya nu rek nyobian. salam, mh ======= Cacing, Tokek dan Tikus
Segmen 2 Ada lagi bisnis lain yang tidak kalah menjijikkan. Bisnis dendeng tokek. Bila Paing menjual cacing untuk makanan ternak, dendeng tokek ini sebaliknya, ada pembelinya, dan kabarnya rasanya melezatkan. Mereka ini bukanlah pekerja tambang. Kendati sepintas memang kelihatannya seperti itu. Mereka ini adalah para pemburu tokek atau cicak berukuran besar yang biasanya berkeliaran pada malam hari. Mereka umumnya adalah petani dan berburu tokek adalah pekerjaaan sampingan. Namun ada juga yang memang hidup dari pekerjaan ini. Maklum harga binatang ini cukup tinggi. Para pemburu tokek biasanya berkelompok yang terdiri dari delapan hingga sepuluh orang. Mereka tinggal di Leces, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur dimana tokek merupakan makanan favorit yang banyak penggemarnya. Tidak mudah menangkap binatang ini, perlu penglihatan yang jeli. Dan harus hati - hati, karena beracun, kendati tidak mematikan seperti bisa ular. Mendengar nama tokek, memang bisa membuat sebagian orang tidak nyaman. Suaranya saja cukup membuat bulu berdiri. Apalagi menyantapnya . Masih banyak orang yang lidahnya belum siap menerima kenyalnya daging cicak ini.Tetapi itulah kenyataannya. Ada pemburu tentunya pasti ada yang membelinya. Ribuan tokek kering ini tentunya bisnis yang menggiurkan. Kami ajak anda ke rumah milik warga di kawasan ini. Di sini tokek menjadi bisnis yang menggiurkan. Puluhan tahun yang lalu, bisnis tokek belum sebesar sekarang. Saat itu tokek hanya dikonsumsi untuk sekedar makanan mujarab yang bisa menyembuhkan penyakit. Tokek ini harus dikeluarkan dahulu bagian dalamnya. Karena yang dikonsumsi adalah daging bagian luarnya saja. Tokek memang menjadi makanan yang melezatkan. Puluhan ribu ekor binatang cicak ini bahkan penggemarnya tidak saja masyarakat Probolinggo saja, melainkan Singapura, Taiwan, Cina, Hongkong, Jepang dan Korea. Proses membuat dendeng tokek ini memang tidaklah sulit. Dalam oven panas ini, daging tokek menjadi masak. Butuh waktu selama dua hari dua malam ini agar daging tokek menjadi tidak juga terlalu mentah dan tidak terlalu matang. Dan bila sudah begini, tokek menjadi makanan yang cukup melezatkan, dan bila anda berminat, bisa membelinya seharga 1500 rupiah per ekor. Tokek ...., yaaa.. binatang menjijikan. Namun ternyata bisa mendatangkan uang jutaan rupiah per hari. Barangkali perlu waktu yang cukup lama untuk memperkenalkan kelezatan makanan ini kepada masyarakat luas. Karena hanya sekelompok masyarakat tertentu saja yang sejauh ini baru bisa menikmatinya. >

