--- On Sat, 11/8/08, Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: Keimanan - 4
To: "kisunda" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, November 8, 2008, 2:24 AM
--- On Mon, 11/3/08, Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Abbas Amin <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Keimanan - 4
To: "proletar" <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "radioliner" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, November 3, 2008, 11:06 AM
Jadi dimana Tuhan sebenarnya berada ? Dan bagaimanakah Wujud Tuhan itu ?
Pertanyaan pertama tentang dimana, jelas pertanyaan yang kurang tepat; kenapa
demikian ? Karena Tuhan tidak bertempat tinggal, dan tak memerlukan tempat.
Adanya ruang dan waktu adalah setelah terjadinya Alam Semesta; dimana alam
semesta ini DILIPUTINYA ! Jadi pertanyaannya justru harus dibalik : Dimana kita
semua berada ? kita semua plus alam semesta ada didalam Tuhan itu sendiri.
Bagaimana kata kata Arsy dalam Al Qur’an ? Itu berarti arti kiasan yang artinya
Tampuk Kekuasaan Tuhan; yaa Tuhan itu sendiri, artinya tempat dan Dia Yaaa sama
saja.
Bagaimana Wujud tuhan ? Yaaa meliputi seluruhnya. Jadi LANGIT yang kita lihat,
itulah sebenanya wujudNYA; mudah2an saya tidak sesat dan menyesatkan; paling
tidak itu untuk keyakinan pribadi ! Apa alasannya ?
Selain sudah disebut oleh Nabi dari China Thian ( Tuhan = langit ); itupun
sudah didefinisikan oleh Al Qur’an. Apa kata Al Qur’an ?
Al Kabiir artinya Maha Besar; dan kalau meliputi alam semesta; maka dapat
dibayangkan besarnya; kita jelas debu saja.
Al Waasiuu = Maha Luas; jelas sesuau yang ada di alam semesta terbatas atau ada
batasnya; tapi kalau yang meliputinya jelas sangat Luas sekali ; tak terhitung
oleh matematika apapun; karena tak ada pembandingnya ! Ilmu Matematika; atau
ukuran2, atau parameter semuanya adalah hasil banding ini dan itu ! Tapi Dia
jelas tak ada Bandingannya ! Dia Dzul Jala Li Wal Ikraam.
Tunggal ! kalau bukan meliputi, tak mungkin Tunggal; kalau meliputi alam
semesta jelas walau ada di mana mana , bukan berarti banyak, tapi hanya SATU
jua.
Untuk beberapa definisi semuanya cocok, maka menurut keyakinan saya Thian
itulah sebenarnya Tuhan. Tapi walaupun dia beragama apapun; TUHAN itu yaaa
itulah. Dia tak kan berubah tetap sebagai Thian alam semesta.
Bagaimana komunikasi Dia lakukan ?
Akan dilanjutkan