Punten, Ieu seratan dina blog. Asana di milis ieu aya urang BI. Mudah2an tiasa mairan...
Baktos Tantan I Salah satu aporisme hukum besi kapitalisme adanya adanya Tangan Tuhan yang tidak terlihat (invisible hand) dalam proses pengelolaan kesejahteraan manusia. Begitu kira-kira Adam Smith menemukan spiritualitas dari nilai-nilai kapitalisme dalam magnum opusnya "the wealth of nation ". Namun sayangnya, beberapa di antara kita menganggap bahwa Tuhan itu sebenarnya sesuatu yang berpusat pada diri manusia sendiri. Sehingga, nilai-nilai kemuliaan dari sebuah sistem kehidupan di mana Tuhan tidak (hanya) bermain dadu tetapi ternyata mengarahkan dadunya langsung, banyak terbukti belakangan ini. II Salah satu yang saat ini dicemasi adalah krisis finansial global. Seperti banyak dijelaskan oleh para pengamat, analis, dan opini di banyak intelektual, penyebab utama dari krisis global adalah kapitalisme yang terlalu didewakan yang kemudian memuncak pada 'penghiatan' atas dogma kapitalisme sendiri. Nilai-nilai yang sejatinya terdiaspora pada para pelaku pasar—karena sesungguhnya mereka sendirilah 'pasar"—justru digembosi demi kepentingan sesaat mereka. Bahkan ketika simptom ini muncul, para pelaku ini bukannya malah bertaubat, justru makin gencar memetik keuntungan untuk perut mereka sendiri dengan cara-cara yang sudah tidak halal. III Dalam pengamatan saya sendiri, rontoknya kapitalisme yang salah satu kitabnya adalah buku yang dikarang oleh Adam Smith tersebut, karena nilai-nilai yang diusungnya seperti semangat saling menyejahterakan sesama, serta membiarka Tuhan hadir dalam sistem pasar yang mereka ikuti, itu sudah tidak lagi direken, digubris. Alhasil, seperti kata sebuah pepatah, kapitalisme menjadi 'menepuk air di dulang; terpercik muka sendiri'. salengkepna: http://jendelaterbuka.wordpress.com/2008/11/28/kasus-bi-akhirnya-tangan-tuhan-menghukum-mereka/#more-115

