Wah ternyata mang ucup teh geuning penuh kejutan......cup....cup.....emang mang 
ucup HE3.....WELEH....WELEH......

--- On Wed, 1/14/09, mh <[email protected]> wrote:
From: mh <[email protected]>
Subject: Re: [Urang Sunda] Biografi: Ibrahim sang Nabi
To: [email protected]
Date: Wednesday, January 14, 2009, 3:43 PM










    
            toong kang di dieu:

http://www.mangucup .net/

http://www.mangucup .org/



On Wed, Jan 14, 2009 at 2:29 PM, ided julian <idedjul...@yahoo. com> wrote:

> ulah dicampur aduk atuh dongeng Islam jeng nu sanesna.. janten henteu

> jelas... puguh tos aya dina Al Quranul Karim dicarioskeun sajelas-jelasna. .

>

> upami mang ucup non muslim mangga we diimani versi agamana mang ucup..

> leuwih2 upami mang ucup muslim tulen kudu atuh Iman ka Al qur'an, da etamah

> Imam urang...

>

> ____________ _________ _________ __

> From: mangucup88 <mangucu...@yahoo. de>

> To: urangsu...@yahoogro ups.com

> Sent: Monday, January 12, 2009 11:35:32 PM

> Subject: [Urang Sunda] Biografi: Ibrahim sang Nabi

>

> Ibrahim (Abraham) dilahirkan tepatnya 2.166 Sebelum Masehi di tanah

> Ur-Kasdim yang letaknya sekarang ini disebelah selatan Irak. Nama

> aslinya yang diberikan ketika ia dilahirkan adalah Abram = Bapak

> Mulia.. Disana ia hidup beserta orang tua dan kedua saudaranya maupun

> istrinya Sarai. Setelah Haran kakak tuanya meninggal, ia bersama

> ayahnya dan Sarai istrinya. Mereka pindah ke Haran daerah timur

> selatan Turki. Jarak yang harus mereka tempuh cukup jauh; lebih dari

> 800 km walaupun dengan Unta sekalipun.

>

> Pada saat ia berusia 76 tahun ia mendengar panggilan Allah untuk

> pindah ke Betel – Kanaan. Beberapa tahun kemudian untuk menghindari

> wabah kelaparan di Kanaan, mereka hijrah ke Mesir. Disana ia tidak

> mengakui Sarai sebagai istrinya melainkan sebagai adiknya, hal inilah

> yang mendorong Firaun untuk menjadikan Sarai sebagai selirnya.

> Kebohongan ini akhirnya terbongkar juga oleh Firaun dimana akhirnya

> Sarai dikembalikan kepadanya dengan syarat ia dan Sarai harus segera

> meninggalkan Mesir baca Deportasi.

>

> Ia kembali ke Betel. Disana ia menerima janji dari Allah bahwa dia

> akan memiliki seluruh tanah di Efrat dan dapat keturunan. Setelah

> perjanjian tersebut ia merubah namanya dari Abram menjadi Abraham =

> Bapa Banyak Bangsa, kata Raham itu sendiri diserap bukan dari bahasa

> Ibrani melainkan dari bahasa Arab "ruham". Sarai juga merubah namanya

> menjadi Sarah.

>

> Sarah yang pada saat itu usianya sudah hampir mencapai 80 tahun,

> ketawa ngakak alias tidak percaya bahwa ia masih akan bisa melahirkan.

> Maka dari itulah ia menganjurkan agar mengambil budaknya saja Hagar

> (Siti Hajar) sebagai penggantinya. Dari Hagar ia mendapatkan seorang

> Putera yang diberi nama Ismail.

>

> Tiga belas tahun kemudian, Tuhan menepati janjinya dimana Sarah

> akhirnya melahirkan seorang putera yang diberikan nama Isaak yang

> dalam bahasa Ibrani berarti "Tertawa". Sebagai tanda ikatan dari

> perjanjian antara Allah dan Abraham, dia diwajibkan disunat. Pada saat

> disunat usia Abraham sudah mencapai 99 tahun sedangkan usia Ismail 13

> tahun.

>

> Untuk menghindari persaingan warisan dimana Ismail sebagai anak

> pertama, Sarah menuntut agar Abraham mengusir Hagar dan Ismail ke

> padang pasir, dengan harapan disana mereka akan mati kehausan.

> Walaupun demikian akhirnya atas petunjuk Malaikat mereka menemukan

> mata air yang berada dibawah kakinya Ismail, tempat tersebut diberi

> nama Zam-zam

>

> Tuhan ingin menguji imannya Abraham dimana Tuhan menuntut agar Ishak

> dibunuh untuk dijadikan korban persembahan. Abraham menunjukkan

> kesetiaannya kepada Tuhan, sehingga akhirnya Tuhan memerintahan agar

> bukan Ishak yang dijadikan korban melainkan domba jantan yang

> kebenaran berada ditempat itu. Sebagai imbalan akan kepatuhannya ini;

> ia diberikan janji lain dimana ia akan mendapatkan keturunan sangat

> banyak, seperti juga bintang di langit dan pasir di tepi laut. Tempat

> pengorbanan ini letaknya di gunung Moria, sekarang Yerusalem. Di

> tempat itu pula Bait Suci Salomon dibangun.

>

> Sarah meninggal dalam usia 126 tahun, setelah Sarah meninggal Abraham

> mengambil istri baru, Keturah. Dari dia ia mendapatkan enam putera.

> Sarah, Abraham maupun Ishak dikuburkan di makam keluarga mereka di

> Hebron, tempat dimana sekarang ini di dirikan Mesjid Ibrahim. Abraham

> meninggal dunia dalam usia 175 tahun, konon ini adalah angka mistik.

> Tuhan menciptakan dunia 7 hari, sedangkan ada 5 rukun Islam jadi

> wajarlah apabila ia meninggal dalam usia 7 x 5 x 5 = 175 tahun.

> Sedangkan Ishak maupun Ismail tidak setua seperti Abraham, Ishak

> meninggal dalam usia 76 tahun dan Ismail dalam usia 89 tahun. Mogah2an

> saja mang Ucup juga bisa mencapai usia seperti Abraham 175 tahun,

> maklum ingin kawin lagi.

>

> Abraham seperti juga Musa adalah manusia yang mampu berkomunikasi dua

> arah secara langsung dengan Allah bahkan bisa bargaining - tawar

> menawar dengan Sang Pencipta.

>

> Perlu diketahui bahwa yang tercantum diatas adalah versi dari Agama

> Yahudi dan Nasrani. Sedangkan berdasarkan versi umat Muslim yang akan

> dijadikan kurban persembahan bukanlah Ishak melainkan Ismail,

> disamping itu lokasinya pun beda bukannya di Yerusalem (Bukit Moria)

> melainkan di Mekkah, tempat dimana adanya Ka'bah sekarang ini.

>

> Hari dimana Ismail akan dipersembahan sebagai kurban, diperingati

> terus menerus sampai sekarang sebagai hari raya Idul Adha dan

> merupakan puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Muslim.

> Rukun Islam yang kelima, ibadah Haji itu juga sebenarnya untuk

> mengingatkan akan perjalanan Ibrahim dan Ismail ke tempat pengorbanan

> di Mekkah.

>

> Versi mana yang benar saya serahkan sepenuhnya kepada pembaca, maklum

> entah Kitab Perjanjian Lama maupun Al Quran, merupakan Kitab Suci yang

> di ilhamkan atau dikte secara langsung dari Allah. Apakah Kitab Al

> Quran itu merupakan Revisi dari Kitab Pernjanjian Lama; dimana Allah

> merubah isi versi pertamaNya, entahlah !

>

> Apapun keputusan atau pilihan Anda, tidak bisa dipungkiri bahwa

> Abraham/Ibrahim itu adalah manusia pertama yang mengawali agama

> Monoteisme atau Tuhan itu tunggal adanya.

>

> Di India, Abraham lebih dikenal dengan nama Brahma sedangkan Sara

> lebih dikenal dengan nama Saraswati.

>

> Perlu diketahui berdasarkan ahli sejarah keberadaannya sosok figur

> Abraham ini tidak pernah bisa terbuktikan. Disamping itu binatang

> "unta" yang seyogiyanya digunakan oleh Abraham sebagai kendaraan untuk

> mencapai tempat-tempat yang jauh, hal ini sebenarnya bertentangan

> dengan fakta sejarah. Sebab terbuktikan bedasarkan penelitian sejarah;

> binatang unta baru mulai dijinakkan dan dimanfaatkan oleh manusia pada

> 1000 tahun sebelum Masehi atau sekitar 1.200 tahun kemudian setelah

> Abraham wafat.

>

> Mang Ucup

> Facebook

> Email: mang.ucup<at> gmail.com

>

>

> 


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke