Pluralisme teh pluralisme anu kumaha ceuk kuring aya dua sarua model jeung
bi'ah
aya Pluraisme nu alus aya nu goreng
nu alus mah nya hirup rukun tea.. nu goreng mun masalah ibdah geus aya
carita pisahkeun atara ibah jeung kahirupan berwarga dan bernegara.. tah
iyeu pluralisme nu salah..
iyeu pluralismena JIL nu di kokojaan ku Ulil bedul absara


2009/3/18 Ahmad Dimyati <[email protected]>

>   Haturan Kang Rahman;
> Ke heula nya teu acan ngaguar deui isu nu nuju dipadungdengkeun soal Agama
> jeung Sains. Urang papada ngarangkum nu beda wae nya? Ngan perlu waktu nu
> rada rineh, ayeuna mah keur pahibut ku tupoksi (keur nu lain birokrat: tugas
> pokok dan fungsi). Tapi ieu aya artikel menarik ngeunaan isu nu sugan wae
> menarik keur urang sadaya.
>
> AD
>
> ----- Forwarded Message ----
> *From:* saidiman saidiman <[email protected]>
> *To:* [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected];
> [email protected]; [email protected]
> *Sent:* Tuesday, March 17, 2009 22:22:34
> *Subject:* <JIL> Mendudukkan Pluralisme Agama (Syafi'i Ma'arif)
>
>  Mendudukkan Pluralisme Agama
> Oleh Ahmad Syafi'i Ma'arif
> Republika, 17 Maret 2009
>
> Beberapa waktu yang lalu MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya
> pluralisme agama di samping sekularisme, dan liberalisme. Fatwa itu
> telah memicu gelombang prokon (pro-kontra) dengan argumen
> masing-masing, tetapi sejauh pengetahuan saya, belum ada kajian yang
> mendalam dan meluas tentang isme-isme itu jika dilihat dari pandangan
> Islam. Cendekiawan muda NU Abd. Moqsith Ghazali dengan karyanya yang
> berjudul Argumen Pluralisme Agama: Membangun Toleransi Berbasis Al-Qur’an
> (Jakarta: KataKita, 2009, 401 halaman) telah mengurai masalah
> pluralisme agama sebagai salah satu isu yang diharamkan itu melalui
> pendekatan akademik yang imbang. Terbukalah peluang sekarang bagi siapa
> saja yang ingin melihat masalah ini dengan kaca mata yang lebih jernih
> tanpa emosi untuk membedah tesis-tesis Moqsith ini. Para mufti MUI saya
> anjurkan agar tidak ketinggalan pula menelaah karya Moqsith ini dengan
> hati dan otak yang terbuka. Adapun hasil telaah itu nanti bisa saja
> menguatkan tingkat keharamannya atau bisa juga menjurus kepada
> pencabutan fatwa yang telah dikeluarkan itu.
> Pada ranah pemikiran Islam kontemporer bagi Indonesia, iklimnya sudah
> semakin kondusif untuk bertukar pendapat, demi mencari kebenaran, bukan
> mencari yang lain. Gelombang kebangkitan kaum intelektual muda Muslim
> dengan berbagai latar belakang sub-kultur sedang semakin membesar.
> Fenomena ini sungguh sangat membesarkan hati. Peran pesantren plus
> IAIN/UIN bagi kelahiran anak-anak muda pemikir ini sangat sentral.
> Mereka tidak hanya sibuk dengan kitab kuning, tetapi sekaligus
> menguasai kitab putih, baik yang ditulis oleh Muslim atau non-Muslim.
> Dr. Abd. Moqsith Ghazali adalah salah seorang di antara mereka yang
> berani berfikir bebas secara bertanggung jawab, baik dilihat dari sisi
> iman, maupun dari sisi disiplin ilmu.
> Adapun misalnya temuan mereka ini bercanggah dengan pendapat yang telah
> dinilai mapan jangan cepat-cepat dihukum dengan ekskomunikasi. Jalan
> terbaik adalah dengan mengikuti sumber bacaan mereka, baik yang ditulis
> dalam bahasa Arab atau bahasa asing lainnya. Dan akan lebih bijak lagi,
> jika penafsiran terhadap sumber-sumber itu saling berlawanan, solusinya
> mudah sekali, yaitu diadakan dialog yang serius dan jujur antara para
> pihak yang bersangkutan. Sikap menuduh dengan menggunakan kata-kata
> “sesat, agen zionis, agen Barat” bukanlah cara kaum yang beradab. Mari
> kita sama lepaskan prasangka lebih dulu, lalu kita adu argumen dengan
> menjadikan al-Qur’an sebagai rujukan utama dan pertama. Lalu kita
> gunakan sumber-sumber lain, baik yang ditulis oleh ulama klasik maupun
> yang kontemporer sebagai pelengkap rujukan. Karya-karya klasik umumnya
> ditulis dalam bahasa Arab, sedikit dalam bahasa Persi. Sedangkan bahasa
> yang digunakan dalam karya-karya modern jauh lebih kaya: Arab, Urdu,
> Turki, Persi, Indonesia, Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, sedikit
> Itali, Spanyol, Rusia, dan lain-lain.
>
> Karya Argumen Pluralisme Agama telah mencoba membongkar sumber-sumber
> klasik dan modern dalam berbagai bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia.
> Dalam endorsemennya K.H. A. Mustofa Bisri atas karya Moqsith ini, kita
> baca sebagai apresiasi sebagai berikut:
> Buku ini tak sekadar wacana dan pernyataan karena kobaran ghirah
> keberagamaan atau semangat pembaruan; tapi seperti yang akan segera
> pembaca ketahui, merupakan hasil kerja keras penelitian. Penelitian
> secara ilmiah tentang sesuatu yang sebenarnya atau seharusnya bukan
> menjadi masalah. Tapi bagi mereka yang menjadikan kamapanan sebagai
> mazhab, mungkin buku yang ditulis Muslim muda, Abd. Moqsith Ghazali,
> ini
> dianggap baru bahkan mengagetkan.
> Bagi saya karya ini adalah sebuah kegigihan akademik yang bernilai tinggi
> dan pasti punya jangkauan jauh.
> Akhirnya saya belum perlu mengupas kandungannya, tetapi ingin mengimbau
> para pembaca untuk mengikutinya sendiri, kemudian beri penilaian secara
> jujur, kritikal, dan obyektif. Jika ada pihak yang sangat keberatan
> dengan tesis-tesis utama pengarangnya, tulislah pula karya lain untuk
> membantahnya. Kemudian publik diberi kesempatan luas untuk
> membandingkannya. Saya merindukan lahirnya sebuah iklim intelektual
> kelas tinggi di kalangan umat Islam Indonesia, di mana peradaban otak
> dan hati dapat mengalahkan “peradaban” otot dan teriakan kasar!
>
> www.saidiman. wordpress. com
>
> New Email addresses available on Yahoo!
> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and
> @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ 
> aa/<http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------
>  New Email addresses available on Yahoo!
> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> 
>



-- 
-----------------------------------------------------------
AGUS PAKUSARAKAN
+62 812 837 7662
www.garutleather.com
-----------------------------------------------------------
www.independen.wordpress.com

Kirim email ke