edun euy... heuheu... aceh sunda jawa...nu ngadistribusikeunna: penjajah!
uing pesen hiji kang arif.

2009/3/31 riframadlans <[email protected]>

>   Punten, pak moderator manawi tiasa ngiring iklan buku enggal.
> mudah-mudahan janten bacaan urang Sunda.
>
> =========================
>
> Judul Buku : Aceh di Mata Urang Sunda
> Penulis : Arif Ramdan
> Pengantar : Drs.H.R. Hidayat Suryalaga
> Penerbit : Bandar Publishing, Aceh
> Distributor: CV Diandra Mitra Media. Jogjakarta
>
> Sunda memang bukan Jawa, meski berada dan mendiami pulau yang sama. Orang
> Sunda rata-rata tidak atau kurang berkenan disebut orang Jawa. Profesor Utju
> Ali Basyah, tokoh Sunda di Aceh selalu menegaskan bahwa Sunda itu bukan
> Jawa. Sebab di mata orang Aceh, Jawa itu penjajah! Mengapa hal ini bisa
> terjadi? Apakah semua orang Aceh berpendapat demikian?
>
> Dia lahir sebagai anak lintas budaya. Lahir dari dua garis keturunan yang
> berbeda. Dua kebiasaan dan watak yang berbeda. Dari ibunya, ia mewarisi
> sikap tegas dan pantang menyerah. Pantas dia disebut Gam Sunda, anak
> siapakah itu?
>
> Penghormatan sebagai petanda honorific “Eyang Ratu†dipersembahkan
> kepada Pahlawan wanita Cut Nya Dien yang dipusarakan di Gunung Puyuh
> Kabupaten Sumedang. Para wanita Sunda yang berjiwa heroik selalu menyambangi
> pusara beliau dengan rasa hormat yang teramat tinggi. Apakah karena itu,
> pasukan dari Kodam Siliwangi bisa diterima ketika terjun ke Aceh?
>
> Arif Ramdan tanpa sungkan menelanjangi kebiasaan ‘jelek’ orang-orang
> Aceh. Rahasia dari pintu-pintu peradaban Aceh yang pernah berjaya dalam
> lintas sejarah manusia, sedikit demi sedikit dibukanya, termasuk
> “Tipu-tipu Aceh†dalam lintas sejarah.
>
> Jalan yang ditempuh Arif Ramdan untuk memahami Aceh tidak
> tanggung-tanggung; dia total menjadi orang Aceh. Membaca buku ini, seolah
> kita sedang diajak melancong ke negeri Serambi Mekkah.*
> http://arif-ramdan.blogspot.com
>
>  
> ,___
>



-- 
d-: dudi herlianto :-q
~nyoba ngilu ngabauan dunya~
uaduq.co.cc

Kirim email ke