Opat mahasiswa Indonesia di Mesir, ditewak jeung disiksa ku aparat kaamanan 
Mesir sabab disangka asup jaringan islam radikal. Ari pek teh salah tewak, 
pamarentah Mesir menta maap. Ngan keur nu disiksa mah meureun matak trauma, 
hese cageurna. Cik atuh ulah maen babuk wae nya. 

Ari palebah dieuna mah, asana Indonesia leuwih alus euy ...tinimbang Mesir 
atawa nagara-nagara TimTeng sejenna ....


Mesir Mohon Maaf Atas Kasus Penyiksaan 4 Mahasiswa

Jum'at, 10 Juli 2009 - 11:33 wib
Ajat M Fajar - Okezone JAKARTA

Pemerintah Mesir akhirnya memohon maaf atas insiden penangkapan dan penyiksaan 
empat mahasiswa Indonesia yang tengah kuliah di Universitas Al Azhar.

Mereka mengakui pihaknya telah salah tangkap sehingga akhirnya melayangkan 
surat permohonan maaf kepada Pemerintah Indonesia, korban, dan keluarga korban 
pada tanggal 7 Juli kemarin.

"Kedutaan Besar Mesir di Indonesia secara resmi menyatakan permohonan maaf atas 
kasus penangkapan empat mahasiswa Indonesia. Mereka juga mengakui telah terjadi 
salah tangkap," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada 
wartawan di Jakarta, Jumat (10/7/2009). 

Belum diketahui, apakah Pemerintah Mesir juga akan memberikan kompensasi kepada 
empat mahasiswa Indonesia yang menjadi korban serta mengabulkan permohonan 
jaminan keselamatan yang telah dilontarkan pihak keluarga korban.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat mahasiswa Indonesia yaitu 
Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi ditangkap polisi Mesir di Kairo pada 
pada 28 Juni lalu. mereka lantas ditahan selama tiga hari atas tuduhan terlibat 
jaringan teroris karena memiliki andil dalam peluncuran situs Ikhwan dan 
memiliki gambar tokoh pendiri Hamas, Ahmad Yasin di tempat tinggalnya.

Menurut keterangan kakak Faturrahman, Raudatul Firdaus, adik dan ketiga 
rekannya mengalami penyiksaan tidak manusiawi selama ditahan. Mereka akhirnya 
dibebaskan karena tidak terbukti terlibat dalam jaringan teroris.

(ful)



Kirim email ke