Sagala rupa oge cenah kudu "Darkum", sadar hukum, ulah "maen hakim sendiri", 
kaasup lamun aya jin iseng ngaheureuyan. Hiji kulawarga di Arab Saudi "mawa" 
jin ka pangadilan, kulantaran ngaheureuyan maledogan imah. Hanjakal dina 
wartana teu dibejakeun saha nya pengacara jinna, sabangsa jin atawa manusa?

Wartosna nyanggakeun:  

Jin Arab Masuk Pengadilan
http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/07/13/17280672/Jin.Arab.Masuk.Pengadilan
 
Senin, 13 Juli 2009 | 17:28 WIB

MADINAH, KOMPAS.com — Gemas gara-gara terganggu ulah jin, satu keluarga di Arab 
Saudi menyeret satu jin ke pengadilan. Tuduhannya, jin itu suka melemparkan 
batu ke rumah. Tak cuma itu, jin tersebut dituding mencuri hape si empunya 
rumah.

Surat kabar Al Watan, Senin (13/7), menyebutkan, adalah satu keluarga yang 
melayangkan surat tuduhan itu ke pengadilan di Kota Madinah. Sayang, kepala 
keluarga tak hendak disebutkan namanya ke publik.

Keluarga itu telah tinggal di rumah sama dekat kota Madinah selama 15 tahun. 
Namun, mereka baru-baru ini sadar keberadaan jin tersebut. Alhasil, keluarga 
tersebut sekarang telah keluar dari rumah.

Menurut pandangan Islam, jin adalah mahluk halus yang dapat mengganggu atau 
masuk ke tubuh manusia.

"Kami mulai mendengarkan suara-suara aneh," kata kepala keluarga itu yang 
datang dari Mahd Al Dahab, kepada harian di Arab Saudi itu.

"Pertama-tama kami tidak menganggapnya serius, namun ketika suara aneh itu 
mulai terjadi dan anak-anak ketakutan ketika jin itu mulai melemparkan batu," 
katanya.

Dia menambahkan, "Pertama, suara seorang perempuan berbicara kepada saya dan 
kemudian seorang pria. Mereka bilang kami harus keluar dari rumah."

Sebuah pengadilan lokal sedang menyelidki kasus ini. Pengadilan pun  memeriksa 
kebenaran klaim itu "meskipun sulit" melakukannya.

Kirim email ke