Loba urang Indonesia nu dialajar di Universitas di Mesir, tapi sabalikna jeung 
Jin Mesir, malah ngaradon nyantri di salah sahiji Pasantren di Indonesia. 
Nyanggakeun wartosna:

Jin dari Mesir pun Nyantri di Lamongan 
 
 Minggu, 27 September 2009 | 18:31 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Adi Sucipto


LAMONGAN, KOMPAS.com - Pondok Pesantren Dzikrussyifa Asma Berojomusti di Jalan 
Raya Sekanor, Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, selama 
Ramadhan menggelar pengajian khusus bangsa jin. Kegiatan itu masih dilaksanakan 
seperti biasa hingga saat ini. Bahkan menurut pengasuhnya, KM Muzakkin, 
santrinya bertambah hingga ribuan. Jin yang mondok semuanya jin Islam.  

"Ada yang dari Mesir, Gunung Lawu, Gunung Bromo, Gunung Semeru, dan 
Segorokidul. Ada pula 40 jin yang biasa menjaga kapal vander vijck yang 
tenggelam di utara laut Jawa. Setelah dididik dan digembleng, diharapkan 
jin-jin tersebut bisa berdakwah mengajak jin lain yang biasa mengganggu manusia 
agar mau ke jalan Allah," kata Muzakkin Minggu (27/9).

Menurut Muzakkin, mendidik santri bangsa jin lebih mudah dibandingkan mendidik 
santri bangsa manusia. "Manusia mudah digoda syetan, sementara jin dan syetan 
sama-sama makhluk ghaib. Setelah diajak ke jalan Allah, para jin yang sudah 
Islam diharapkan beri badah dan selalu taat kepada Allah," ujarnya.

Selain menggelar pengajian khusus bangsa jin, ponpes itu juga eksis menangani 
rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba. Upaya yang tidak lazim dilakukan itu, kata 
Muzakkin, merupakan bagian dari dakwah. "Referensi soal jin pun ada dalam Al 
Quran dalam surat An nas, surat Ajin ayat 72, Al Qashash ayat 29, An Najm ayat 
32, Al An'am ayat 76, As Saba' ayat 8, dan surat Yunus ayat 66," paparnya.



Kirim email ke