mereun geus sa"layak"na korupsi di kategorikeun teroris

Korupsi Pangkal
Terorisme<http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.139210.html>2009-10-13
13:30:42 -
*Jakarta* -
Korupsi adalah pangkal kejahatan, termasuk terorisme. Korupsi yang
menyebabkan kemiskinan membuat orang miskin mau direkrut untuk menjadi
pengebom bunuh diri.

"Sudah ada 9 orang lokal, sejak Bom Bali. Itu (pengebom lapangan) orang
susah semua. Nggak ada yang konglomerat. Miskin semua, karena orang miskin
mudah dipermainkan," ujar pemerhati terorisme yang juga penulis buku
'Terorisme' Kolonel TNI AU Adjie Suradji.

Hal itu disampaikan dia saat bedah buku 'Terorisme' di Gedung Setwapres,
Kompleks Istana Wapres, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2009).

Menurut Adji, di mana ada kemiskinan dan pengangguran, maka  di situlah
tumbuh kejahatan seperti narkoba dan terorisme. Dan penyebab lahirnya
kemiskinan dan pengangguran itu adalah akibat nyata dari korupsi yang
sistemik.

"Korupsi itu akar dari segala bentuk kejahatan (the roots of evil) dan
kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Dampak kehancuran korupsi jauh
lebih besar dibanding aksi teroris, karena menghancurkan seluruh sendi
kehidupan. Kerugian yang diakibatrkan tak hanya materiil tapi juga nilai
immateriil yang tak terukur," jelas pria berkumis yang masih aktif sebagai
Staf Operasi di Mabes TNI AU ini.

Memburu koruptor, imbuh Adjie, jauh lebih sulit daripada memburu teroris.
"Simpel saja. Memburu teroris itu sudah cukup pakai Densus 88. Kalau
koruptor angel (susah). Kalau kabur ke luar negeri ya selesai," tukasnya.

Selain itu, pemerintahan dan sistem birokrasi yang buruk menyebabkan
perilaku korupsi yang bisa menjadi habitat penyebaran terorisme.
Pemerintahan birokrasi di Indonesia itu masih bersifat patrilineal
(kebapakan), di mana raja-rajanya adalah para pejabat.

"Paradigmanya itu kekuasaan sebagai sumber rezeki. Selama belum bisa
dihilangkan (paradigma) pemerintah yang seperti ini, rakyat Indonesia tetap
begini-begini saja. Birokrasi adalah kerajaan yang rajanya para pejabat,
reformasi birokrasi masih berjalan di tempat," tukas dia.

Adjie juga menyoroti keanehan tiap tahun anggaran negara bertambah, tapi
kemiskinan tidak berkurang, malah cenderung bertambah.

"Saya tidak mengatakan Indonesia buruk. Tapi dari sini kita sudah bisa
melihat, di mana ada persemaian kelompok teroris yang cepat, di situ ada
sistem yang tidak benar, ya hasilnya kemiskinan itu," jelasnya.

Untuk memberantas perilaku korupsi itu, perlu keberanian dan komitmen moral.
"Membutuhkan pemerintahan yang bersih dan political will. Jadikan terorisme
dan korupsi sebagai musuh bersama," seru Adjie.

* (nwk/anw)*


URL: http://dicky.wahyupurnomo.com/detik/static/artikel.139210.html


-- 
Aldo Desatura ® & ©
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata

Kirim email ke