Maksadna lamun Professional hoyong janten Menteri kedah lebet partey heula...Undang2na kitu !
On 10/19/09, Waluya <[email protected]> wrote: > > > > Ceuk Tifatul Sembiring, Menteri mah jabatan politik jadi jatah politikus, > ari kaum profesional mah cukup jadi bawahanana wae ... > > Wartosna nyanggakeun: > > Senin, 19/10/2009 12:51 WIB > Tifatul: PKS Dapat Jatah 4 Menteri > Shohib Masykur - detikNews > > Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat jatah 4 menteri di > kabinet SBY periode 2009-2014. Jumlah ini naik 1 angka dari periode > sebelumnya yakni Mentan Anton Apriyantono, Menneg Pora Adhyaksa Dault, dan > Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Ashari. > > "Ada 4 menteri dari PKS yang diminta SBY. SBY menelepon 4 orang, ya kami > kirim empat-empatnya. Pertama Suswono untuk Menteri Pertanian, Salim Segaf > diminta tolong mengentaskan kemiskinan, saya Menkominfo, dan Menristek > Suharna Surapranata," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring di Gedung DPR, > Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2009). > > Dari 4 orang itu, tinggal Suswono yang belum menjalani audisi. Sementara 3 > yang lain sudah diaudisi oleh SBY. Rencananya Suswono akan menjalani audisi > hari ini. > > Tifatul sendiri yang sebelumnya sudah diplot untuk menjabat sebagai Ketua > Komisi I DPR akan menyerahkan jabatannya itu setelah kabinet resmi > diumumkan. "Nanti siang pukul 13.00 akan dikukuhkan menjadi Ketua Komisi I. > Nanti kalau sudah jelas jadi menteri, akan disiapkan penggantinya di > fraksi," kata Tifatul. > > Profesional vs Politisi > > Menurut Tifatul, posisi menteri adalah jabatan politik. Karena itu sudah > selayaknya jika yang menduduki adalah orang-orang dari parpol. Sedangkan > kalangan profesional menurutnya lebih cocok menjabat sebagai Dirjen dan > bawahannya. > > "Profesional itu jatahnya Dirjen ke bawah. Kementerian itu posisi politik. > Coba profesional yang mengaku profesional masuk ke parpol, handle itu > konstituen. Itu sangat berat. Jangan profesional asal main duduk jadi > menteri. Yang penting adalah visi dan punya komunikasi yang baik. Parpol > juga memiliki kader-kader profesional," tutur Tifatul panjang lebar. > > (sho/nrl) > > >

