Resiko na ngangkat mentri nu kontroversi... 2009/10/27 mh <[email protected]>
> > > Beu, karek ge dilantik, geuning geus digugat? > > ==== > Peternak Sukabumi Adukan Menkes > > JAKARTA, (PR).- > Komisi IX DPR RI akan memanggil Menteri Kesehatan (Menkes) Endang > Rahayu Sedyaningsih untuk dimintai penjelasannya terkait dengan > laporan sejumlah peternak asal Kabupaten Sukabumi, soal transparansi > tes darah terhadap mereka. > > "Akan rapat kerja dengan Menkes Rabu (28/10), kami akan mengimbau > kepada Depkes untuk mengontrol penelitian yang dilakukan," ujar Ketua > Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning kepada wartawan di Gedung DPR, Senin > (26/10). > > Sejumlah peternak asal Sukabumi mendatangi Gedung DPR RI, kemarin. > Mereka melaporkan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dan menuntut > adanya keterbukaan menyangkut pengambilan sampel darah terhadap tiga > ratus peternak di Sukabumi pada Januari 2007. > > Endang yang saat itu sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan > Bio Medis dan Farmasi Depkes mengambil darah tiga ratus peternak di > Kabupaten Sukabumi. Pengambilan sampel itu terkait dengan matinya dua > ribu unggas di tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi yakni Cicurug, > Cikembang, dan Kebon Pedes akibat flu burung. > > Setiap peternak diambil sampel darah sebanyak 20 cc. Seusai diambil > sampel darah, mereka diberi sekaleng susu kental manis dan lima > bungkus mi instan. > > "Saat itu Endang enggak datang, dia kan kepala laboratoriumnya. Yang > datang timnya dokter Tranti dan dua orang warga negara asing dari WHO > dan Belanda dari The National Institute for Public Health and The > Environment (RIVM)," ujar Ketua Kelompok Peternak Rakyat Ayam Kampung > (Keprak) Sukabumi, Ade M. Zulkarnain. > > Para peternak, ungkap Ade, dijanjikan akan diberi tahu hasil > pengambilan sampel darah dalam waktu tiga bulan. Namun, sampai Agustus > 2008 belum ada kabar dan akhirnya mereka mengirim surat ke Menkes saat > itu yakni Siti Fadilah Supari pada 18 Agustus 2008 untuk meminta > klarifikasi pengambilan sampel darah. > > Saat itu Siti hanya mengirimkan timnya untuk menjelaskan hasil tes > peternak negatif. "Tuntutan kita transparansi pengambilan sampel > darah. Darah untuk apa dan mau dibawa ke mana? Kata dokter Tranti > darah dibawa ke Atlanta, Amerika Serikat," tuturnya. > > Ade M. Zulkarnain menambahkan, para peternak pada awalnya ingin > mengadukan kasus itu ke Komisi IX DPR yang membidangi masalah > kesehatan. Namun, Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning sedang tidak ada di > tempat. > > Akhirnya, peternak Sukabumi pun bertemu dengan anggota FPKS asal > Sukabumi Yudi Widiana Adia. Yudi berjanji untuk mengakomodasi laporan > peternak dan menyampaikannya ke Komisi IX DPR. Komisi IX DPR > direncanakan akan mengadakan raker dengan Menkes pada Rabu (28/10). > > Karena menunggu hasil pertemuan antara Komisi IX dengan Menkes, para > peternak menunda rencana berdemo ke Istana Presiden. Sebelumnya mereka > mengancam akan beraksi di Istana Presiden jika aspirasi di DPR tidak > diterima. > > Ada aturan main > > Menurut Ribka Tjiptaning, dalam penelitian harus jelas apa fungsi dan > tujuannya, serta setiap penelitian memiliki aturan mainannya. > "Penelitiannya apa, bagaimana, manfaatnya apa, harus jelas," ujarnya. > > Ribka menambahkan, dalam pertemuan dengan Menkes, Rabu (28/10), mereka > juga akan membahas beberapa isu kesehatan terkini. Program kerja > Menkes juga dipertanyakan DPR. "Soal Namru, program kerja 100 hari > Menkes, target millennium development goals 2014, dan lain-lain," > tutur Ribka. (A-109/Dtc)*** > > cite: > http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=106367 > >

