Bahasa Sunda Tempati Tingkat Ketiga
Senin, 2 November 2009 | 12:38 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com--Bahasa Sunda, sama dengan bahasa daerah lainnya,
berada dalam level ketiga dalam penggunaan bahasa dunia, sehingga
banyak siswa yang menganggap mata pelajaran bahasa daerah Jawa Barat
ini, kurang menarik untuk dipelajari.

Dalam komunikasi internasional, kata dosen Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI) Bandung, Safrina, di Bandung, Jumat,
bahasa yang banyak digunakan adalah bahasa Inggris. Untuk komunikasi
tingkat nasional, adalah bahasa nasional, dan untuk komunikasi di
daerah adalah bahasa daerah setempat.

"Karena itu, tidak bisa disangkal lagi kalau banyak siswa yang
menganggap mata pelajaran bahasa Sunda itu kurang menarik, karena
adanya pada level ke tiga," katanya.

Untuk mengubah anggapan tersebut, menurut dosen bahasa Inggris ini,
guru bahasa Sunda harus pandai-pandai menyiasati agar siswa bisa
tertarik oleh bahasa yang kini dilindungi dan diakui Persatuan
Bangsa-Bangsa (PBB) ini.

Caranya, menurut Safrina, dalam menyampaikan mata pelajaran bahasa
Sunda guru yang bersangkutan harus berupaya agar siswa merasa tertarik
kepada gurunya dulu, tidak perlu memaksakan agar siswa dapat tertarik
oleh mata pelajaran tersebut.

"Buatlah anak didik kita ini tertarik dulu kepada kita, baru setelah
itu kita sampaikan mata pelajaran bahasa Sunda, yang menurut mereka
kurang menarik itu, dengan cara yang menarik pula," kata Safrina.

Sama halnya dengan Safrina, guru bahasa Sunda SMP Negeri 13 Bandung,
Cece Hidayat, menyarankan agar guru bahasa Sunda kreatif dalam
menyampaikan mata pelajaran ini kepada sisawanya.

Berdasarkan pengalamannya, Cece mengatakan, selain secara formal di
dalam kelas, mata pelajaran bahasa Sunda juga perlu disampaikan di
luar kelas, misalnya mengajak siswa ke perpustakaan atau menonton
pergelaran teater berbahasa Sunda.

Begitu pula dalam berbicara, kata Cece, siswa jangan terlalu diikat
oleh undak usuk basa (tingkatan penggunaan kata dalam bahasa/istilah
dalam tata bahasa Sundatata) Sunda dulu.

"Biarkan saja mereka berbicara dengan lawan bicaranya dalam bahasa
Sunda yang sederhana, jangan menyalahkan mereka saat ada undak usuk
basa yang salah penempatannya," demikian Cece.

JY

Dapatkan artikel ini di URL:
http://www.kompas.com/read/xml/2009/11/02/12384646/bahasa.sunda.tempati.tingkat.ketiga

Kirim email ke